Ulasan Saham 09 Januari: Outlook Moneter Menopang Kinerja Positif IHSG

  By: Aditya Putra   View: 2102
Analisa Saham Teknikal Harian

Technical Story

Ulasan Saham 09 Januari: Outlook

Penguatan IHSG tertahan setelah mengalami rally selama 3 hari berturut-turut kemarin. Uniknya, setelah rally yang terjadi selama 3 hari, IHSG kemudian turun, dan ini juga terjadi pada periode (27-29) dan (04-06). Saat ini IHSG masih dalam pola bullish, dengan kecenderungan bertahan di level 5,300 cukup kuat. Range antara support-resistance IHSG ada di level 5,300-5,411. RSI maintain di level 60%, belum menyentuh jenuh beli. Masih ada indikasi untuk IHSG meningkat dengan melihat volume dan MACD yang masih dalam tren positif-nya.

 

Economy Update

Peningkatan aktivitas manufaktur, lembaga penyedia informasi keuangan ini menegaskan kondisi perekonomian China secara umum telah membaik. Data PMI Caixin sektor Jasa naik 0.3 poin dari bulan lalu menjadi 53.4 pada bulan Desember. Sementara indeks output Caixin China di Desember berada di 53.5, naik 0.6 poin dari bulan November dan merupakan tingkat tertinggi sejak 2013. Sub-indeks pesanan baru, biaya input dan harga yang dikenakan semuanya juga mengalami kenaikan.

 

What Market Says

Selama bulan Januari ini berjalan, IHSG telah berhasil menguat sebesar +0.52%. Penguatan saat ini cenderung rendah, namun jika melihat pasar baru benar-benar kembali setelah libur panjang maka hal ini dapat dimaklumi. Kita akan melewati pekan-pekan penting ke depan dengan investor akan menantikan pidato Janet Yellen di tanggal (12/01), kemudian Jobless Claims AS di tanggal yang sama.

Di dalam negeri, pemerintah berencana untuk meninjau ulang harga bahan bakar bersubsidi di bulan Maret nanti, dengan telah dinaikkan-nya harga BBM non subsidi seperti pertamax, pertalite, serta pertamax turbo yang telah mencapai harga di atas Rp 8,000/ltr. Dengan naik-nya harga minyak dunia (tren), ytd +2.17%, tentu akan membuat emiten-emiten oil and gas akan merasakan dampaknya. Saham-saham yang related pada harga minyak sendiri diantaranya seperti: ARTI, BIPI, ELSA, MEDC dan RUIS.

Sementara pelaku pasar di dalam negeri mendapat sedikit gambaran mengenai kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) tahun ini, di mana melihat masih adanya peluang pelonggaran suku bunga acuannya di tahun ini. Sepanjang tahun lalu, bank sentral terhitung sudah melonggarkan BI 7-Day Reverese Repo Rate sebesar 150 basis poin (bps). Deputi Gubernur BI menilai, peluang pelonggaran moneter tersebut lantaran kondisi global lebih kondusif dan indikator ekonomi dalam negeri menunjukkan perbaikan. Hal ini akan berdampak pada sektor-sektor yang terkait dengan sensitifitas suku bunga seperti perbankan, properti dan otomotif.

Meski hal ini masih perlu penyesuaian dan angka yang lebih jelas nanti-nya, seperti diketahui sepanjang tahun lalu kinerja sektor properti memang cukup buruk di bawah target dan kinerja sektor-sektor lain-nya. Hal ini juga ditandai dengan marketing sales developer yang masih lesu. Bagi investor yang tertarik untuk masuk dalam sektor properti, khususnya jangka panjang, alangkah baik-nya menunggu hasil laporan keuangan full year 2016, dan saham-saham seperti BSDE, ASRI, APLN, DILD, CTRA, LPKR, SMRA, PWON, CTRS, akan di-update kemudian.




Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih
IHSG BEI
Last 6,051 (0.22%)
High 6,092
Low 6,049
Volume 66,679,633
Value(Juta) 6,774,597
Saham Naik 153
Saham Turun 168
More 17 Nov 17:08

SHARE:

SHARE:

 
Sesi Amerika: EUR/USD, Jumat 17 November 2017 Sesi Amerika: EUR/USD, Jumat 17 November 2017
By Rachmat, 17 Nov 2017, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 502
Info Pasar Paket perpajakan AS secara keseluruhan diperkirakan menelan biaya sebanyak $ 1.4 triliun, sebuah jumlah yang harus di jaga oleh The Fed agar tetap waspada dalam cara mengkalibrasi dan melakukan kebijakan moneternya. Sementara probabilitas kenaikan suku bunga Desember naik pada tingkat...
Data Sentimen Yang Akan Membawa Emas Bergerak Signifikan Data Sentimen Yang Akan Membawa Emas Bergerak Signifikan
By Alpari, 17 Nov 2017, In Analisa Emas, View 585
Kedua sentimen tersebut yang akan membawa emas kembali bergerak trending, tetapi bila terealisasi malah bisa membuat emas sempoyongan.
Sesi Eropa: GBP/USD, Jumat 17 November 2017 Sesi Eropa: GBP/USD, Jumat 17 November 2017
By Rachmat, 17 Nov 2017, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 344
Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney mengatakan bahwa bank sentral mungkin bisa menaikkan suku bunga beberapa kali.
ACY: Harga Emas Masih Berkabut ACY: Harga Emas Masih Berkabut
By Acy, 17 Nov 2017, In Analisa Emas, View 509
Emas diuntungkan oleh pergerakan sentimen pasar di tengah perdebatan yang terus berlanjut mengenai prospek inflasi AS tahun depan.
Ulasan Saham 16 November: Menu Trading Saham Hari Ini Ulasan Saham 16 November: Menu Trading Saham Hari Ini
By Aditya Putra, 16 Nov 2017, In Analisa Saham Teknikal Harian, View 262
Market menunggu rilis suku bunga, sementara peluang menguat terbuka dengan sinyal rebound dari indikator RSI. Lalu apa saja menu pilihan sahamnya? berikut ulasan lengkapnya.
Ulasan Saham 15 November: Menu Trading Saham Hari Ini Ulasan Saham 15 November: Menu Trading Saham Hari Ini
By Aditya Putra, 15 Nov 2017, In Analisa Saham Teknikal Harian, View 119
IHSG gagal bertahan di level 6,000 sesuai dengan prediksi sebelumnya, lalu bagaimana dengan pergerakannya hari ini? serta apa saja menu pilihan saham-saham-nya? berikut ulasan lengkapnya.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.

IHSG BEI
Last 6,051 (0.22%)
High 6,092
Low 6,049
Volume 66,679,633
Value(Juta) 6,774,597
Saham Naik 153
Saham Turun 168
More 17 Nov 17:08