Advertisement

iklan

Harga Minyak Mentah Melandai Hadapi Resisten Penting

Harga Minyak Mentah WTI berada di ambang penembusan ke level tinggi 61.555 yang sebelumnya dicapai pada Mei 2015.

Harga Minyak Mentah menyentuh atas $62 per barel dalam perdagangan Intraday untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun, setelah persediaan Minyak Mentah AS dilaporkan menurun dalam jumlah terbesar sejak Musim Panas. West Texas Intermediate (WTI) kemudian melandai ke harga penutupan pada $61.856 per barel di hari Kamis, setelah sempat mengalami kenaikan pesat dalam dua pekan terakhir.

Harga Kontrak Berjangka naik 0.6% di New York ke level tertingginya sejak Desember 2014. Kenaikan tersebut disebabkan oleh peningkatan permintaan, khususnya dari China. Energy Information Administration (EIA) mengatakan, persediaan Minyak Mentah (Crude Inventories) Amerika selip 7.42 juta barel sejak pekan lalu, karena pabrik-pabrik pengilangan menggenjot laju operasional ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade; mensinyalkan kuatnya permintaan.

"Angka inventori Minyak Mentah cukup sehat dibandingkan dengan konsensus," kata Brian Kessens, yang turut mengelola $16 milyar aset sektor energi di Tortoise Capital Advisors LLC melalui telepon, "Orang-orang optimistis akan ada dampak susulan di balik latar belakang harga Minyak Mentah ini."

Di samping kuatnya permintaan, ACY mencatat pengetatan suplai juga memainkan peran penting dalam menggerakkan harga Minyak ke arah atas. Inventori Minyak Mentah menurun, dengan persediaan di Oklahoma merosot ke bawah rerata lima tahunannya. Harga juga naik seiring OPEC dan Rusia bekerjasama menyusutkan inventori global melalui pemangkasan output. Dan ada pula kekhawatiran mengenai stabilitas produsen terbesar ketiga OPEC, Iran.

 

Outlook Teknikal WTI

Secara teknikal, dari apa yang telah diperlihatkan oleh grafik Weekly, WTI berada di ambang penembusan ke level tinggi 61.555 yang sebelumnya dicapai pada Mei 2015, yang nampak sebagai resisten penting. Apabila WTI gagal menembus ambang harga tersebut dalam jangka pendek, maka pullback kemungkinan akan terjadi, dan trader bisa mencari peluang untuk membuka posisi short karenanya. Apabila terjadi sebaliknya, maka ACY memperkirakan akan ada ruang luas bagi WTI untuk naik lebih lanjut di masa depan.

 

Grafik 1 WTICOUSD Weekly

WTICOUSD Weekly

 

Pada grafik Daily dengan diaplikasikan indikator teknikal MACD, WTI masih dalam momentum kenaikan, tanpa bukti jelas mengenai pembalikan tren (trend reversal) untuk saat ini.

 

Grafik 2 WTICOUSD Daily

WTICOUSD Daily


ACY adalah broker asal Australia yang telah memiliki ijin dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dan menyediakan berbagai macam instrumen trading seperti Forex, Indeks, Metal, dan Komoditas. ACY dikenal luas berkat program Edukasi, Loyalty, dan Promosi yang menarik.

ACY

Arsip Analisa By : Acy
281806
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

ACY adalah broker asal Australia yang telah memiliki ijin dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dan menyediakan berbagai macam instrumen trading seperti Forex, Indeks, Metal, dan Komoditas. ACY dikenal luas berkat program Edukasi, Loyalty, dan Promosi yang menarik. Profil Selengkapnya


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone