Nada Hawkish FED Masih Meragukan, Emas Kembali Menguat

Emas Kembali Menguat Di Dalam Fase Korektifya Sehingga Membuat Bias Intraday Kembali Netral.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Emas berjangka ditutup sedikit menguat pada hari Kamis kemarin (22 Februari), karena melemahnya Dolar AS dan sedikit penurunan imbal hasil obligas. Logam mulia pun terbantu dan naik sedikit lebih tinggi. Dolar AS kembali mengendur pasca rilis notulen untuk rapat FOMC bulan Januari, karena para investor masih meragukan optimisme The Fed. Oleh karena itu, Dolar AS kembali loyo melawan para rivalnya, termasuk emas, meskipun pernyataan The Fed yang dirilis kemarin dinilai hawkish.

Namun demikian, para investor tetap mengawasi kemungkinan-kemungkinan yang ada pada surat-surat berharga dan obligasi AS, Indeks Dolar, serta ekuitas Eropa dan Asia. Sikap ragu investor berhasil membuat indeks berjangka Dow turun 102 poin (0.4%) menjadi 24.680. Sementara itu, indeks berjangka S&P 500 melemah 5.95 poin (0.2%) menjadi 2692.75, dan indeks berjangka Nasdaq-100 turun 33.75 poin (0.5%) menjadi 6726.75. Di sisi lain, emas berjangka untuk pengiriman April naik 60 sen atau kurang dari 0.1% menjadi $1332.70 per ounce.


XAUUSD Daily

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas sempat melemah hingga level 1320, sebelum akhirnya ditutup menguat di area 1332.


XAUUSD H1

Dari grafik per-jam tersebut, tampak bahwa pergerakan emas kali ini menunjukkan sedikit penguatan. Indikator teknikal pada time frame hourlymenunjukkan pembacaan bullish. RSI yang bergerak di atas level 50 dan indikator OsMA yang juga bergerak di atas level keseimbangannya (0) sama-sama bersentimen bullish. Meskipun begitu, penguatan yang telah terjadi saat ini masih belum bisa dikatakan reversal, karena belum dapat dikonfirmasikan validitasnya. Oleh karena itu, sebelum adanya sinyal dan pergerakan yang jelas, maka bias intraday kali ini adalah NETRAL.

Namun masih ada beberapa skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry poin. Berikut ulasannya:

  1. Skenario utama hari ini akan mencoba peluang Sell karena pada frame hourly, pergerakan emas masih cenderung untuk bergerak bearish. Sedangkan untuk area acuan pada skenario kali ini masih berada di support area 1322.75. Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya sebelum membuka posisi Sell. Perhatikan jika harga akhirnya berhasil menembus level area tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal dan price action, karena peluang Sell akan dapat diambil. Dengan kata lain, peluang SELL dapat diambil sesaat setelah mendapat peluang entry yang terkonfirmasi. Jika skenario breakout ini valid, maka emas akan kembali terkoreksi hingga menguji level sekitar 1314.57. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan diatas swing high terdekat.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga menguji kembali dan menembus level resisten 1335.29. Pasalnya, jika harga kembali menyentuh atau bahkan menembus level tersebut dan terkonfirmasi, maka logam mulia justru akan menguat kembali. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy, sesaat setelah mendapatkan peluang yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Dengan begitu, peluang BUY hanya berlaku jika break level terkonfirmasi. Apabila emas menembus level tersebut, maka harga akan menguat setidaknya sampai ke level 1341.04. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat.


Selalu ingat dan pahami risiko dan money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3    : 1345.47
R2    : 1341.04
R1    : 1335.29
Pivot: 1329.13
S1    : 1322.75
S2    : 1314.57
S3    : 1308.42


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.