Pasca Voting Brexit Terbaru, Pound Diliputi Ketidakpastian

290677

Euforia pasar terkait deal Brexit tertahan di sesi perdagangan kemarin, sehingga menekan Pound dan Euro. Di tengah kondisi ini, emas masih ragu menentukan arah pergerakannya.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

PM Inggris telah memenangkan suara parlemen untuk mendukung Withdrawal Agreement Bill yang diajukannya. Namun, ia gagal mendapatkan persetujuan untuk timeline legislasi rancangan undang-undang tersebut yang disesuaikan dengan deadline Brexit akhir bulan ini.

Walaupun sukses mengunci kemenangan untuk Withdrawal Agreement Bill dengan selisih 30 suara, penolakan parlemen terhadap rencana PM Johnson untuk mempercepat legislasi kesepakatan agar sesuai deadline mengindikasikan adanya ketidakpastian baru. Menurut AxiTrader, parlemen bisa saja menginginkan lebih banyak waktu agar bisa merundingkan isi rancangan undang-undang terlebih dulu, yang pada akhirnya dapat memicu masuknya kritikan atau bahkan membuka peluang pembatalan Bill yang telah diloloskan.

Apabila Uni Eropa menyepakati pengunduran deadline Brexit, maka Boris Johnson akan mengajukan mosi untuk pemilu dini dan membebankan tanggung jawab polemik Brexit yang masih berlarut-larut pada pihak oposisi.

Dengan segala ketidakpastian ini, GBP/USD mengalami volatilitas tinggi, sebagaimana terlihat pada grafik di bawah ini:

GBPUSD

 

Sementara itu, Euro juga terseret turun akibat prospek Brexit yang masih tak menentu. Meskipun demikian, pelemahan Euro cenderung terbatas karena nilai mata uang ini masih diuntungkan oleh kondisi bearish Dolar AS.

EURUSD

Terlepas dari penilaian di atas, perlu diperhatikan juga bahwa Kamis besok (24/Oktober) akan dirilis data-data PMI Zona Euro yang dikhawatirkan belum menunjukkan pertumbuhan meyakinkan. Ditambah lagi, perkiraan pasar atas Fed Rate Cut yang sudah diperhitungkan sepenuhnya dalam pergerakan pasar saat ini bisa memberikan peluang penguatan bagi Dolar AS.

 

Investor Emas Masih Wait and See

Emas mendapat kabar positif dari pembelian Bundesbank. Bank Sentral Jerman tersebut dilaporkan telah memborong emas sebanyak 90,000 oz, yang merupakan pembelian pertama mereka dalam 20 tahun terakhir. Sayangnya, optimisme tersebut tak mampu menggerakkan XAU/USD keluar dari range 1475-1500. Menurut pengamatan analis AxiTrader, para investor di pasar ini agaknya lebih berfokus pada perkembangan Brexit dan pembicaraan dagang AS-China.

Voting untuk timeline Brexit yang berujung kekalahan Johnson sempat membuat emas naik, tapi hanya dalam kisaran terbatas. Pasalnya, komentar positif dari Wakil Menlu China, Le Yucheng, semakin memudarkan kekhawatiran pasar atas tensi AS-China.

Secara teknikal, berikut adalah outlook pergerakan harga emas versus Dolar AS:

XAUUSD

 


AxiTrader adalah bagian dari perusahaan finansial berskala global yang mapan dan terpercaya. Dengan prinsip "diciptakan oleh trader, untuk trader", broker ini berkomitmen untuk memberikan layanan trading yang meluas dan terjangkau bagi semua kalangan.

Arsip Analisa By : Axitrader

AxiTrader merupakan broker yang beroperasi di bawah perusahaan AxiCorp Financial Services Pty Ltd (AxiCorp). Broker ini berupaya menyajikan layanan trading kredibel dengan fitur VPS gratis di semua akun.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.72 74.72 3
AUD/USD 0.6843 0.6843 -7
EUR/CHF 1.0968 1.0968 8
EUR/USD 1.1012 1.1012 -21
GBP/JPY 140.10 140.10 -5
GBP/USD 1.2830 1.2830 -22
NZD/USD 0.6333 0.6333 -28
USD/CAD 1.3248 1.3248 15
USD/CHF 0.9960 0.9960 26
USD/JPY 109.20 109.20 15
12 Nov 18:10