5 Cara Menghindari Scam Bitcoin

Scam Bitcoin semakin merajalela dan menimbulkan kerugian sampai puluhan juta di berbagai belahan dunia. Agar tak jadi korban, ini 5 cara menghindarinya.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Seiring dengan meningkatnya minat terhadap mata uang digital seperti Bitcoin, semakin banyak pula scam Bitcoin yang menjanjikan pengembalian tinggi. Iming-iming tidak realistis itu jelas menjadi kedok semata, dan biasanya akan berakhir dengan hilangnya dana para klien. Penipuan sering menyebar dalam lingkaran sosial berdasarkan hubungan tepercaya. Karena itu, kita harus sadar bahwa ada para penipu licik dapat secara aktif mencari cara untuk mengelabui dengan tipu muslihat dan penawaran yang tidak masuk akal.

 

Cara Menghindari Scam Bitcoin

 

 

Contoh Insiden Penipuan Bitcoin

Scam Bitcoin Berskema Money Game

Contoh Insiden penipuan Bitcoin yang terjadi baru-baru ini terjadi di Afrika, dengan total kerugian yang sangat besar. Insiden penipuan tersebut memakan korban 28,000 investor, yang dilaporkan telah menderita kerugian lebih dari 1 milyar Rand, atau sekitar $80.4 juta. Penipuan yang dilakukan oleh BTC Global tersebut membidik masyarakat awam dengan janji bunga 2% per hari, 14% per minggu, dan akhirnya 50% per bulan. Pembayaran dilakukan setiap hari Senin, dan beberapa investor memang sempat menerima bayaran mereka. Namun tak lama kemudian, pembayaran tiba-tiba berhenti. Dana klien yang sudah masuk pun tak kembali.

 

Scam Bitcoin Berskema Program Investasi

Penipuan selanjutnya terjadi di Austria, yang dijuluki dengan insiden skema investasi "Optioment". Dilaporkan bahwa salah satu operatornya telah mencuri sekitar 12,000 BTC ($116 juta) dari 10,000 korban yang mengikuti skema investasi tersebut. Scam Bitcoin ini beroperasi dengan menjalankan situs web (sekarang sudah Offline), dan mengklaim sebagai produk investasi global utama Bitcoin dari dana pribadi yang berbasis di Kosta Rika. Program penipuan ini juga mengklaim telah memiliki platform investasi yang didukung aset lebih dari 35,000 BTC. Iming-iming yang diberikan adalah pengembalian investasi sebesar 1.5%-4% per minggu pada Bitcoin yang didepositkan. Investor juga diberi imbalan lebih jika bisa membawa pengguna baru kedalam kelompok (Referral).

 

Scam Dalam Bentuk ICO

ICO (Initial Coin Offering) tahun lalu menghasilkan lebih dari $3.7 miliar. Dipelopori oleh Ethereum pada tahun 2014, penggalangan dana untuk penawaran koin awal dimulai pada tahun 2017. Angkanya pun telah melampaui investasi modal ventura untuk startup Blockchain. Padahal, ICO masih tidak diregulasi dan sangat berisiko.

 

Penipuan ICO

(Baca juga: Mengapa Sebagian Besar ICO Gagal?)

 

Salah satu contoh penipuan ICO adalah Prodeum yang berjanji untuk merevolusi industri buah dan sayuran. Meskipun tujuannya terlihat sangat realistis di masa depan, tetapi ICO tersebut berujung pada penipuan. Penipuan ICO terkenal lainnya adalah PlexCoin yang ditutup oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada bulan Desember. Penipuan senilai $15 juta itu mengambil uang dari ribuan investor, setelah menjanjikan laba 13 kali lipat dalam sebulan.

 

Cara Menghindari Scam Bitcoin

Mengapa orang-orang tetap jatuh ke dalam jenis penipuan seperti ini meski contoh korbannya sudah banyak? Menurut Bob Wood, pendiri Nexxus Global Rewards Community, dua hal yang menyebabkan banyak orang tertipu adalah ketidaktahuan dan keserakahan. Pada tahun 2016, ia menjelaskan bahwa teknologi baru tidak dipahami oleh orang awam, sehingga memungkinkan scammer untuk mencampur kebenaran dengan kebohongan agar bisa mengelabui orang yang tidak sadar dengan janji palsu.

 

Kiat Menghindari Scam Bitcoin

(Baca juga: 3 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Keamanan Bitcoin)

 

Dengan semakin maraknya scam Bitcoin, kita perlu bersiap-siap menghadapi segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Berikut ini ada 5 cara menghindari scam Bitcoin yang bisa Anda pelajari dan terapkan:

 

1. Ketahui Apa Yang Anda Hadapi

Anda tidak perlu tergesa-gesa memutuskan apakah suatu produk investasi adalah scam atau tidak. Yang perlu Anda lakukan adalah, luangkan waktu sejenak untuk mencari informasi lengkap tentang proyek tersebut. Cara paling mudah untuk dilakukan adalah dengan mencari informasi berupa detail perusahaan atau Whitepaper (jika ICO), dan hal lain terkait produk investasi tersebut. Pelajari seluruh detail dengan seksama dan lakukan beberapa riset terhadap testimonial, komentar, dan lain sebagainya. Cara yang lain adalah dengan bergabung ke dalam forum Bitcoin seperti Bitcointalk, dan langsung menanyakan kredibilitas suatu produk investasi atau perusahaan kepada member lain.

 

2. Hindari Penawaran Yang Tidak Realistis

Biasanya, penipuan mata uang kripto bisa menyamarkan identitasnya dengan menggunakan akun media sosial atau Banner iklan yang terlihat profesional. Mark Steward, direktur penegak hukum FCA, menjelaskan bahwa ketika orang menjadi lebih skeptis terhadap dunia nyata terkait investasi dan kebiasaan konsumen telah berubah, penipuan investasi telah berpindah ke ranah Online dan media sosial.

Cara menghindari Scam Bitcoin ini adalah, Anda lebih baik selektif terhadap seluruh penawaran investasi dari platform Online yang tidak Anda minta, baik itu melalui media sosial, email, atau bahkan melalui telepon. Sekalipun terlihat resmi, perhatikan bagaimana penawarannya. Para penipu biasanya berani menjanjikan profit tinggi untuk memancing korban. Jadi apabila Anda merasa janji keuntungannya sudah tak realistis, segera abaikan penawaran yang diajukan.

 

3. Waspadai Halaman Web Phising

Minat yang meningkat pada mata uang kripto membuat banyak investor baru masuk ke dalam pasar. Banyak lahan di halaman landing palsu yang menyatakan diri sebagai platform bursa mata uang digital populer. Salah satu contohnya adalah yang menggunakan teknik Punycode. Melalui metode ini, domain palsu 'xn--inance-hrb[dot]com' dapat ditampilkan sebagai 'Ć…inance[dot]com'. Teknik ini biasanya mampu menipu para konsumen, karena halaman web bisa terlihat benar-benar seperti aslinya. Anda bisa mengatasinya dengan mewaspadai kerentanan yang ada di browser internet, seperti Chrome, Firefox, maupun Opera,

 

4. Waspadai Dompet Digital Palsu

Dompet virtual palsu sering muncul secara online atau di toko aplikasi seluler. Dalam contoh penipuan Dompet palsu yang pernah terjadi, lebih dari $3.3 juta dicuri dari pengguna yang ingin mengklaim Bitcoin Gold mereka. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, banyak penyedia Dompet Bitcoin mewanti-wanti klien untuk mewaspadai kloning dari scammer yang ingin mencuri dana korban dengan meniru penampilan mereka.

 

Waspadai Dompet Bitcoin Palsu

(Baca juga: 7 Penyedia Wallet Bitcoin Terbaik)

 

MyEtherWallet contohnya, memperingatkan pelanggan tentang MyEtherWallet palsu pada bulan Desember. Selain itu, sebelum memilih penyedia Dompet digital, lakukan riset terlebih dahulu. Silahkan berbagi pendapat di forum-forum kripto terkemuka, baik lokal maupun mancanegara. Intinya, hanya gunakan penyedia Dompet dengan rekam jejak yang baik.

 

5. Waspadai Malware Pencuri Bitcoin

Malware adalah sesuatu yang mengkhawatirkan pemilik komputer. Namun saat ini, kategori Malware baru yang mampu mencuri data terkait Bitcoin telah muncul.  Malware yang diotorisasi oleh pemilik komputer mampu untuk merekam ketikan atau mencari sebuah file dengan kata kunci "Account", "Password", "Bitcoin", "Wallet", atau kata kunci lain yang ditentukan oleh pembuatnya, kemudian mengunggah file tersebut ke suatu server anonim secara otomatis.

Selain itu, ada pula Malware yang berupaya menyerap daya komputasi pengguna komputer untuk menambang kripto. Mengantisipasi hal ini, YouTube berupaya menonaktifkan iklan yang mengambil daya komputasi untuk menambang mata uang kripto. Diyakini, setelah pengguna melihat video iklan terkait, komputer menjadi lambat dan akan ada peringatan dari program anti-virus. Malware seperti ini mampu mencuri daya komputasi hingga 100% untuk menambang mata uang kripto (pada umumnya Monero). Solusi yang bisa diterapkan di sini adalah memasang perlindungan anti-virus yang kuat dan Firewall aktif untuk melindungi komputer.

 

Kesimpulan

Pasar mata uang kripto memang telah menjadi sektor yang menarik, tetapi investor juga harus selektif dalam membedakan mana program investasi yang valid, dan mana skema jadi-jadian yang sebenarnya adalah scam Bitcoin. Sebagai industri yang belum diregulasi, tidak ada badan otoritas atau pemerintah yang menjamin perlindungan atau pengembalian dana konsumen cryptocurrency jika terjadi penipuan, baik yang disengaja ataupun tidak.

Dengan sifat Bitcoin dan mata uang kripto lainnya yang tidak tersentuh oleh otoritas manapun, kemudian ditambah dengan faktor anonimitas yang disediakan, peluang penipuan untuk tidak terdeteksi jelas semakin lebar. Penggunaan Dompet Hardware, autentikasi 2 faktor, dan fitur keamanan lainnya memang dapat menjamin pengurangan risiko peretasan. Namun semua itu tak akan ada artinya jika Anda sendiri tidak bisa mewaspadai scam Bitcoin, karena mudah tertipu oleh tawaran investasi menggiurkan.

 

 

Satu cara alternatif untuk menghindari scam Bitcoin adalah mengetahui langkah-langkah awal yang tepat. Anda bisa belajar langsung mengenai seluk-beluknya di Tips Jual Beli Bitcoin Untuk Pemula.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.


Rachmat
Cari yang aman surahman saja..