7 Kelebihan Kartu Kredit Syariah Dibanding Kartu Kredit Konvensional

276693

Ternyata beberapa keunggulan kartu kredit syariah berikut ini bisa lebih menguntungkan nasabahnya dibandingkan ketika menggunakan kartu kredit konvensional. Apa saja itu?

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Salah satu produk perbankan yang kini terus dipromosikan besar-besaran adalah kartu kredit. Kondisi ini terjadi karena gaya hidup masyarakat di era modern menuntut proses transaksi dan pembayaran menjadi lebih efisien dan mudah. Bahkan, penggunaannya oleh masyarakat juga semakin meningkat karena tingginya keinginan untuk tidak menyimpan banyak uang di dompet.

7 Kelebihan Kartu Kredit Syariah Dibanding Kartu Kredit Konvensional

Peluang besar dalam bisnis kartu kredit ini juga digunakan pelaku bank-bank syariah untuk menghadirkan piranti pembayaran berbasis syariah. Pada dasarnya cara kerjanya mempunyai persamaan dengan kartu kredit biasa (konvensional), yaitu sama-sama bisa digunakan untuk transaksi belanja dan pemenuhan kebutuhan nasabahnya. Namun, nasabah dapat merasakan beberapa keunggulan dan kelebihan kartu kredit syariah berikut ini dibandingkan dengan yang konvensional.

 

1. Ada Skema Perjanjian

Kartu kredit syariah mempunyai tiga jenis perjanjian yang dijadikan sebagai prinsip kesyariahnya. Skema perjanjian ini adalah berupa penjaminan terhadap aktivitas belanja dan transaksi dengan merchant (akad kafalah), pemberian pinjaman oleh pihak bank pada pengguna kartu kredit (akad qardh), dan penyediaan layanan pada nasabah dalam transaksi finansial yang menggunakan mata uang asing (Sharf).

 

2. Tidak Ada Penerapan Sistem Bunga

Seperti yang telah diketahui bahwa bank konvensional umumnya menerapkan sistem bunga untuk transaksi, sedangkan kartu kredit syariah menggunakan beberapa akad sebagai acuan. Sebagai contoh adalah akad kafalah, dalam akad ini bank penerbit memberikan jaminan kepada pihak merchant dan juga bank lain atas semua aktivitas pembelanjaan dan penarikan tunai oleh nasabahnya/pemegang kartu kredit syariah. Atas jaminan terhadap aktivitas pemegang kartu ini, bank penerbit bisa mendapatkan sejumlah fee dari nasabahnya.

Kedua adalah akad ijarah. Akad ini adalah biaya keanggotaan atau yang juga disebut iuran tahunan. Iuran tersebut dibayarkan nasabah pada bank penerbit. Biaya keanggotaan atau member fee ini merupakan pembayaran atas fasilitas dan jasa serta layanan bank penerbit. Besaran member fee ini bersifat tetap dan biasanya akan dipaparkan oleh pihak bank dengan jelas kepada calon pemegang kartu kredit syariah di awal pengajuan aplikasi tersebut.


3. Biaya Administrasi (Fee) Lebih Rendah

Dalam hal fasilitas transaksi, kelebihan kartu kredit syariah membuatnya lebih menguntungkan daripada kartu kredit umumnya. Kartu kredit syariah sama sekali tidak menggunakan sistem bunga, tapi pengguna akan dikenakan biaya administrasi.

Biaya administrasi (fee) ini adalah biaya yang wajib dibayarkan pengguna kepada pihak bank penerbit. Besaran untuk biaya administrasi dihitung berdasarkan total nilai transaksi pengguna. Jadi, pada tiap periode, jumlah fee yang harus dibayar oleh pengguna bisa berubah-ubah. Walaupun elemen-elemen penentu nilai fee tersebut beragam; dari sisi harga, biaya administrasi pada kartu kredit syariah lebih rendah daripada suku bunga yang digunakan kartu kredit konvensional.

 

4. Kartu Kredit Syariah Memiliki Jaringan Luas

Kelebihan kartu kredit selanjutnya adalah mempunyai jaringan yang luas. Kondisi ini membuatnya juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan nasabah, seperti berbelanja di berbagai tempat, membayar tagihan listrik hingga menarik uang tunai lewat mesin ATM. Di samping itu, kartu kredit syariah juga didukung oleh MasterCard International. Oleh karena itu, bisa digunakan di luar negeri dan mesin ATM berlogo Cirrus atau MasterCard.

 Mastercard International

 

5. Hasil Denda Dimanfaatkan Untuk Dana Bantuan Sosial

Serupa dengan kartu kredit konvensional, pihak bank akan mengenakan denda ketika nasabah telat membayar tagihan kartu kredit syariah. Biaya keterlambatan dalam pembayaran tagihan biasanya disebut tawidh. Kalkulasi perhitungan denda adalah berdasarkan ketentuan presentase dari jumlah tagihan dan banyaknya biaya yang dikeluarkan pihak bank penerbit selama melakukan penagihan terhadap pemegang kartu.

Dana yang dikumpulkan dari biaya keterlambatan ini bukan merupakan penghasilan bank penerbit. Uang pembayaran denda akan dialihkan untuk sektor sosial dan disumbangkan ke lembaga sosial yang sudah ditunjuk oleh bank. Dengan begini, para pemegang kartu kredit syariah dapat beramal saat mereka menggunakan kartu kredit syariahnya.

 

6. Sistem Tarik Tunai ATM Lebih Menguntungkan

Pada penggunaan kartu kredit konvensional, ketika pemegang kartu melakukan transaksi tarik tunai, nasabah akan dikenai biaya penarikan minimal 4 persen dari total nominal yang ditarik. Sementara itu, jika pemegang kartu kredit syariah menarik sejumlah uang di mesin ATM, pengguna hanya dikenai biaya lebih rendah dari 4 persen tersebut, yaitu sejumlah nominal tertentu.

 Bank Syariah

 

7. Kartu Kredit Syariah Tidak Melanggar Aturan Agama

Berdasarkan fatwa oleh Dewan Syariah Nasional, kartu kredit syariah adalah sebuah kartu yang mempunyai fungsi seperti kartu kredit dan dijalankan berdasarkan prinsip syariah. Kebijakan dan aturan sudah ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional, sehingga tidak melanggar kaidah yang seharusnya.

 

Penutup

Prinsip serta ketentuan yang diterapkan dalam penggunaan kartu kredit syariah dapat menjadi nilai lebih dan bisa membuat nasabahnya merasa aman karena layanan sudah sesuai dengan fatwa serta tak melanggar agama. Di samping itu, kehadirannya bisa menjadi alternatif alat pembayaran, selain karena prinsipnya yang akan membuat nasabah tenang, beberapa kelebihan kartu kredit syariah diatas juga akan memberikan keuntungan untuk Anda.

 

Jika Anda ingin mengetahui kelebihan kartu kredit konvensional (biasa) lebih lanjut sebagai bahan pertimbangan, Anda dapat membaca artikel Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit.

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.

Mei 2019
BANK KPR Mikro
BANK CENTRAL ASIA 9.90% -
BANK DANAMON INDONESIA 10.25% 17.00%
BANK MANDIRI 10.25% 17.75%
BANK NEGARA INDONESIA 10.50% -
BANK RAKYAT INDONESIA 9.98% 17.50%
BANK TABUNGAN NEGARA 10.50% -
Selengkapnya