Indeks Kepercayaan Konsumen (CCI)

Indeks kepercayaan konsumen adalah salah satu indikator fundamental yang berdampak tinggi pada pergerakan mata uang suatu negara.

iklan

acy

iklan

Advertisement

Indeks kepercayaan konsumen atau Consumer Confidence Index (CCI) adalah salah satu indikator fundamental yang berdampak tinggi pada pergerakan mata uang suatu negara. Hampir di setiap negara industri maju merilis data indeks kepercayaan konsumen setiap bulan berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan sebelumnya. Saat ini banyak negara yang telah memiliki lembaga survey yang khusus menangani kepercayaan konsumen. Di Indonesia survey untuk kepercayaan konsumen masih ditangani oleh bank sentral (Bank Indonesia) dan mulai ditabulasikan sejak tahun 1999. Pada artikel ini dicontohkan cara pengukuran indeks kepercayaan konsumen di Amerika Serikat, kegunaan dan pengaruhnya terhadap mata uang.

Di AS indeks kepercayaan konsumen mencerminkan tingkat optimisme pada perekonomian negara yang ditunjukkan dengan tingkat tabungan dan pengeluaran konsumen dan dirilis tiap bulan oleh sebuah lembaga riset independen The Conference Board (CB). Riset ini dibuat pada 5000 rumah tangga di seluruh negara bagian. Pengukuran ini juga menunjukkan komponen level konsumsi untuk pertumbuhan ekonomi (GDP). Indeks kepercayaan ini juga menjadi salah satu acuan The Fed untuk menentukan perubahan suku bunga. Selain itu perubahan angka indeks juga bisa mempengaruhi harga-harga saham.

Rilis angka indeks kepercayaan konsumen di AS dimulai pada tahun 1967 dan saat ini mengacu pada patokan angka 100 yang terjadi pada tahun 1985 yang merupakan angka rata-rata. Angka indeks ditentukan berdasarkan opini konsumen mengenai kondisi perekonomian saat ini yang mengambil porsi 40% dari angka indeks, dan harapannya di waktu yang akan datang yang mempunyai porsi 60%. Data dibuat berdasarkan usia, penghasilan dan wilayah konsumen.

Selain The Conference Board, lembaga independen lainnya yang mengukur kepercayaan konsumen adalah University of Michigan's Institute for Social Research dengan merilis University of Michigan (UoM) Consumer Sentiment Index setiap bulan. Meski dampaknya hampir sama, pasar lebih mengacu pada indeks dari CB karena lembaga ini lebih tua dibandingkan UoM. Berikut indeks kepercayaan konsumen AS yang dirilis CB dari Desember 1966 hingga April 2012:

Indeks Kepercayaan Konsumen

Secara sederhana, naiknya angka indeks mengisyaratkan pertumbuhan ekonomi yang meningkat karena pengeluaran konsumen yang lebih banyak menunjukkan konsumsi yang juga meningkat. Semakin konsumen percaya pada kondisi perekonomian dan pekerjaannya, semakin mereka lebih banyak melakukan pembelian produk-produk. Sebaliknya menurunnya indeks kepercayaan konsumen mengisyaratkan pertumbuhan ekonomi yang melambat, dan kemungkinan sedang ada masalah.

Kegunaan angka indeks kepercayaan konsumen dan pengaruhnya terhadap mata uang
Indeks kepercayaan konsumen selalu dimonitor oleh para pelaku bisnis manufaktur, bank, pedagang retail hingga pemerintah sebagai salah satu pertimbangan untuk mengambil keputusan. Angka indeks yang berubah 5% lazim diasumsikan terjadi perubahan arah perekonomian. Jika angka indeks terus menurun dalam beberapa bulan, konsumen cenderung untuk lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluarannya untuk menjaga kemungkinan jika kehilangan pekerjaan, sementara pelaku bisnis manufaktur akan mengurangi stock produksi dan menunda ekspansi bisnis sebagai antisipasi kondisi perekonomian yang makin buruk. Sektor perbankan akan memperketat pinjaman, dan pemerintah akan berusaha untuk mengurangi pajak untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Keadaan sebaliknya akan terjadi bila trend angka indeks kepercayaan konsumen meningkat dari bulan ke bulan. Jika angka indeks sedang naik, mata uang negara tersebut akan cenderung menguat, dan sebaliknya angka indeks kepercayaan konsumen yang merosot cenderung akan memperlemah mata uang.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Dana Setiadi
Sebenarnya komponen2 apa saja yang dipertimbangkan oleh bank sentral, kusus nya the fed, dalam menaikkan suku bunga?
Ade Ade Saja
di as memang terlalu banyak data yg diperhatiin. consumer cofidence aja yg ngerilis ada 2. beda kayak consumer confidence dr negara2 lain yg sudah ada lembaga sndiri yg terpercaya utk menerbitkan laporan kepercayaan konsumen.

waktu masih nubi dulu sempet bingung sama banyakny rilis data as yg bisa keluar di jam2 yg sama. baru tau beberapa wktu kemudian klo trnyata beberapa diantarany ada yg nerbitin data yg sama cuman tngkat pengaruhny aja yg beda
Rino Purwanto
@AdeAdeSaja: Ya memang begitu gan. Dilihat dari sisi untungx aja. Beberapa data kayak gitu kan bisa dijadikan referensi tambahan terutama kalau hasilnx entar bisa mirip2. hehe. Malah ada yang menjadikan data2 yg dirilis dari sumber sekunder sebagai indikator pendahulu karena waktu rilisnya bisa lebih awal.

Memang repotnya di belajarnya sih mesti pahamin namanya dan fungsinya satu2. Tapi kalo udah terbiasa entar juga berasa kok untungnya. Lagian kan sudah ada penandax sendiri kalo dikalender. Jadi sudah pasti tau dong yang mana yang paling penting n berpengaruh buat pergerakan harga.
Remy.sunarya
angka indeks yg berubah 5% itu berarti kita lihat rate prubahannya gitu? itu berlaku di semua kondisi ya? jadi kl brtmbh 5% berarti arah ekonominya positif sdngkn kl brkurang 5% berarti arah ekonominya negatif gitu? lalu utk mata uang apa jg bs diartikan demikian? karna biasanya kan lebih dilihat dr jarak data aktual dgn forecast.
Rino Purwanto
@Remy.Sunarya: Sepertix bukan langsung diartikan sebagai ekonomi yg menguat atau melemah dari hasil pencapaian dgn standard 5% itu deh gan...

Sebelum ini ane juga kurang ngerti sama standar 5% itu, tapi ane coba buka di source wikipedia, cara pembacaanx kalo penambahanx itu kurang dari 5% berarti inconsequential atau kurang begitu ngaruh sama arah pertumbuhan ekonomi, sedangkan kalo penambahan datax itu lebih dari 5% itu yg berpengaruh ke arah pertumbuhan ekonomi.

jadi mungkin maksudx kalo berkurang atau bertambah lebiih dari 5% itu nantix yg bakal berdampak besar ke outlook pertumbuhan ekonomi. Soal penggunaanx ke pengaruh mata uang mungkin masih lebih signifikan yg selisih dari forecast, karena lebih faktual.

Tapi mungkin bisa lain lagi, karna standar 5% itu ane temuin di bagian cara pembacaan indikator cci itu.
Rohman
Sebenarnya data indeks kepercayaan konsumen (CCI) kegunaannya gimana untuk para investor?
Mahmud M
@Rohman kalau mnurut aku indek data CCI ini bisa berpengaruh pd pergerakan pasar yang signifikan jg karena itulah rilis data CCI sangat dinanti, gitu.
Pradikan Hendro
bner gan @Mahmud rilis data CCI penting krn misalny data yg rilis tdk sesuai dg estimasi ato perkiraan sebelumnya, waah akan trjd pergerakan pasar yg cukup signifikan tuhhhh. Selain hal trsbt, data ini  sngt bermanfaat untuk para investor yg mau trading saham juga kan ya. 
Yuwono Ali
Benar sekali @Pak Mahfud dan Pak Pradikan, menurut saya gagasan yang ada dibalik kepercayaan konsumen itu sendiri adalah konsumen yang sedang dalam standar hidup tinggi akan cenderung lebih banyak menghabiskan uangnya dan tentu saja membuat pembelian besar seperti pembelian di sektor properti atau berinvestasi.
Rohman
Oalah jadi begitu rupanya kegunaan data CCI ini untuk para investor, matur nuwun semuanya