Advertisement

iklan

Industri Masa Depan Membutuhkan Blockchain, Mengapa?

Blockchain sebagai teknologi yang mendasari penciptaan Mata Uang Kripto saat ini ternyata memiliki ribuan manfaat yang bisa diimplementasikan pada banyak hal.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Sebelum kita masuk pada pembahasan inti mengenai mengapa industri masa depan membutuhkan Blockchain, mari kita review sejenak tentang apa itu Blockchain. Blockchain merupakan suatu sistem terdesentralisasi (terdistribusi) ke seluruh node jaringan pelaku blockchain, sehingga data transaksi yang sudah terjadi, valid, dan dicatat pada Ledger Blockchain (Buku Besar Blockchain) bisa dilihat oleh siapapun; tetapi "tidak bisa dihapus ataupun dimodifikasi oleh siapapun". Hal inilah yang kemudian membuat Blockchain sebagai suatu sistem yang mengunggulkan keamanan dan transparansi (kejujuran) di setiap proses transaksinya.

Blockchain

 

Hal yang akan menjadi pokok pembahasan kita adalah Blockchain, yang mendasari penciptaan Cryptocurrencies (mata uang kripto) yang saat ini menjadi investasi paling menguntungkan sekaligus paling berbahaya yang pernah ada. Dibalik fluktuasi harga yang sangat besar, mata uang kripto yang didasari oleh teknologi blockchain tersebut kemudian mendapatkan kritik pedas dari berbagai kalangan, bahwasannya Bitcoin dan Altcoins lainnya tidak bisa disebut dengan sebuah "Alat Transaksi" melainkan lebih cocok disebut sebagai "Komoditas". Bahkan tetap ada resiko Bitcoin dan seluruh mata uang kripto akan menjadi tidak berharga (bukan teknologi blockchain-nya, namun produk yang dihasilkan dari blockchain tersebut).


Bahkan beberapa Bank Sentral, termasuk Bank Nasional Belgia (NBB) dan Sberbank Rusia, menganggap positif teknologi blockchain. Masalah yang terjadi saat ini di lingkup mata uang kripto adalah "kesalahan pengemasan produk". Jadi, bukan teknologi blockchain-nya yang tidak bagus, melainkan hanya produk yang dihasilkan saat ini kurang dapat menjamin sistem transaksi yang murah, cepat, tanpa hambatan. 


Justru sebaliknya, berbagai Bank Sentral di seluruh Dunia sudah mengerti dan memahami bahwa jika Blockchain dikemas dengan cara yang "lebih sempurna", bukan tidak mungkin akan menjadi ancaman yang bisa meruntuhkan seluruh sistem keuangan moneter konvensional yang ada saat ini. Karena Blockchain menyediakan keseluruhan aspek yang dibutuhkan oleh suatu transaksi, mulai dari biaya yang ringan, keamanan, kecepatan proses transaksi, hingga desentralisasi yang akan menghasilkan sebuah transparansi yang bakal menghapuskan seluruh aspek penipuan, korupsi, maupun kejahatan pencucian uang dan lain-lain.


Setelah mengetahui Apa dan Bagaimana Blockchain dapat menjadi suatu sistem masa depan yang sangat canggih, mari kita lanjutkan pembahasan Mengapa Industri Masa Depan Membutuhkan Blockchain.

 

Beberapa Hambatan Industri Bisnis Masa Kini

Industri bisnis saat ini selalu berusaha untuk tetap up to date, namun masih ada saja beberapa isu yang memperlambat kemajuannya, seperti:

  • Uang (Dana/Modal)

Tidak mudah untuk mendapatkan modal untuk memulai bisnis baru atau mengembangkan bisnis yang sudah ada. Industri juga tidak bisa selalu mengandalkan pinjaman dari Bank, karena berbagai verifikasi kredibilitas yang harus dipenuhi sebagai syarat pemberian pinjaman. Bahkan jika prospek Industri tidak cerah, seringkali pinjaman harus dibatalkan.

  • Personil. 

Dalam kenyataan saat ini, Industri sangat membutuhkan staff yang berkualitas tinggi. Apalagi saat ini untuk menemukan orang yang kompeten dan melatih mereka menjadi tenaga yang professional membutuhkan waktu yang relatif lama.

  • Informasi. 

Saat ini, informasi merupakan salah satu sumber yang paling penting. Internet telah membuat transfer informasi lebih cepat dan mudah. Namun, dengan teknologi yang "manual" diiringi dengan banyaknya orang yang terlibat, maka membuat keterlambatan proses penyelesaian transaksi.

 

Blockchain Dapat Membantu Memecahkan Hambatan

Teknologi Blockchain yang saat ini sedang terus dikembangkan dapat memecahkan beberapa masalah yang disebutkan di atas dengan solusi terbaik, yaitu:

  • Uang (Dana/Modal).

Industri Startup ataupun yang sedang berkembang dapat meluncurkan sebuah ICO (Initial Coin Offering/Penawaran Koin Perdana) yang biasa disebut dengan Crowdfunding (Penggalangan Dana Umum), untuk mendapatkan modal memulai bisnis baru maupun mengembangkan bisnis yang sudah ada. Syaratnya pun cukup mudah, yaitu ide yang disodorkan harus berkualitas dan memiliki masa depan bagus, serta disajikan dengan baik.

Bahkan berbagai pelaku Hedging ataupun Dana Ventura telah menunjukkan ketertarikannya pada Blockchain. Menurut mereka, Blockchain akan membuat transaksi menjadi cepat dan terpercaya, sehingga Bisnis dapat menjadi lebih stabil.

  • Personil.

Sistem Ledger Blockchain yang didistribusikan akan memudahkan menemukan tenaga ahli dari latar belakang pendidikan, keterampilan, dan pengalaman kerja yang paling sesuai. Selain itu, teknologi Blockchain mampu menyediakan komunikasi lengkap antar departemen pada suatu industri, maupun dengan Industri lain yang sama-sama menggunakan Chain yang sejalan.

  • Informasi.

Sistem Blockchain terdesentralisasi mampu untuk membagikan informasi dengan instan, tanpa delay apapaun. Semua informasi juga akan langsung didistribusikan ke seluruh node Industri yang ada. Apalagi transparansi juga dapat berjalan dengan baik, dimana data dalam Ledger Blockchain yang sudah tercatat tidak dapat diubah dan pada saat bersamaan keseluruhan personil Industri memiliki akses untuk melihat bagaimana proses bisnis berjalan.

 Blockchain

 

Blockchain Dapat Meningkatkan Keuntungan

Mari kita ambil contoh penerapan pada dunia riil, misalnya sebuah Industri yang bergerak pada bidang Perhotelan dan Pariwisata. Blockchain dapat menyediakan seluruh informasi tentang wisatawan, fasilitas checking, bahkan nantinya dapat diimplementasikan sistem voting untuk rating sebuah Hotel yang direkomendasikan maupun yang merugikan klien.


Jadi, dari sini kedua belah pihak yang transparan akan diuntungkan, dimana Hotel yang kredibel akan mendapatkan rating baik, dan wisatawan akan langsung mendapatkan hotel kredibel tanpa harus "mencoba-coba".


Selain itu, data ketersediaan kamar ataupun fasilitas lainnya juga dapat dicatat pada Blockchain. Sehingga tidak akan ada ketimpangan dan salah order jika ada kamar kosong, maupun yang sudah dipesan. Perlu dicatat, keseluruhan akan berjalan secara otomatis tanpa campur tangan manusia, sehingga tingkat kesalahan dapat ditekan semaksimal mungkin.


Lalu, bagaimana dengan contoh penerapan lainnya? misalnya Industri Katering yang jauh dari kata "teknologi" dalam ranahnya. Pelaku Industri Katering mampu untuk melakukan semuanya tanpa berpindah tempat, misalnya melacak ketersediaan bahan pokok, komunikasi pembelian bahan, konfirmasi pesanan, bahkan semua data tentang makanan, kondisi penyimpanan, waktu pengiriman, indikasi produk busuk dan sebagainya dapat diimplementasikan di dalam Blockchain.


Sebenarnya masih banyak sekali contoh yang kita ambil, tetapi dari kedua contoh di atas saja sudah dapat ditarik benang merah bahwa penerapan Blockchain pada Industri lain, baik produk maupun jasa hampir sama, yaitu memudahkan proses data dan transaksi.

 

Kesimpulan

Blockchain sebagai teknologi yang mendasari penciptaan Mata Uang Kripto saat ini ternyata memiliki ribuan manfaat yang bisa diimplementasikan hampir pada "hal apapun". Karena sifatnya adalah mendigitalkan suatu data, dan men-desentralisasikan agar tidak ada kecurangan apapun yang terjadi dalam jaringannya.


Blockchain dapat memastikan Industri dan Bisnis masa depan berkembang dengan sangat pesat, karena seluruh masalah akan dapat ditangani dengan cepat. Selain itu, seluruh data bersifat transparan, sehingga kecurangan sekecil apapun akan langsung dapat terdeteksi dan ditindaklanjuti.


Dengan Blockchain juga, keamanan data Industri (Perusahaan) tidak akan dapat dirusak dengan mudah, karena ter-desentralisasi di seluruh node jaringan. Bahkan nantinya dapat diberikan suatu Backup khusus yang hanya diketahui oleh Industri, seperti Decentralized Dropbox.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.