Perbandingan Kinerja Pasar Kripto Dan Saham Selama Tahun 2017

Ketika kita melihat ke tahun 2017, banyak pasar saham memiliki kinerja kuat. Namun, bagaimana jika dibandingkan dengan kinerja pasar kripto?

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Ketika kita melihat ke tahun 2017, ada banyak sekali pasar saham (ekuitas) yang memiliki kinerja kuat dengan pertumbuhan cukup besar. Meskipun begitu, tidak ada yang bisa menandingi apresiasi besar-besaran di hampir semua jenis kripto, terutama bagi koin di peringkat 10 besar berdasarkan total valuasi pasarnya.

Pasar saham yang memiliki kinerja terbaik tahun lalu (tidak termasuk Venezuela dengan kenaikan abnormal 3,884% karena inflasi yang merajalela) adalah Zimbabwe dengan kenaikan 117.7%. Sementara pertumbuhan tertinggi yang hampir tidak bisa dibayangkan dicapai oleh kripto Ripple (XRP). Meski Ripple (XRP) hanya berakhir di level harga $0.0065 pada akhir 2016, tetapi pada 31 Desember 2017, kita bisa melihat bahwa Ripple (XRP) sudah diperdagangkan di level sekitar $2.25.

Pada akhir tahun 2017, Ripple (XRP) bahkan mampu melampaui Ethereum (ETH) sebagai kripto kedua dengan total kapitalisasi pasar terbesar; masing-masing XRP $77.1 miliar dan ETH $72.9 miliar. Meskipun masih jauh tertinggal dari kapitalisasi pasar Bitcoin yang mencapai $248.3 miliar, XRP dan ETH patut diapresiasi karena mampu mendapatkan total kapitalisasi pasar yang signifikan secara singkat.

Kapitalisasi pasar Ripple (XRP) naik sekitar 31,637% dari tahun lalu, sedangkan Ethereum (ETH) meningkat sekitar 1,300%. Bitcoin (BTC) hanya mampu membukukan kenaikan valuasi pasar sebesar 447% selama 12 bulan terakhir. Jadi dengan jelas dapat disimpulkan bahwa gelar Raja Kriptografis selama tahun 2017 disandang oleh Ripple (XRP).

Berikut ini uraian selengkapnya mengenai perbandingan kinerja pasar kripto dan pasar saham di tahun 2017.

Kinerja Pasar Kripto vs Saham

 

Kinerja Pasar Saham Tertinggi 2017

Seperti yang bisa dilihat dari tabel di bawah ini, tingkat return relatif tinggi berasal dari pasar saham di negara-negara kurang berkembang atau berkembang. Contohnya Argentina dengan tingkat kenaikan sebesar 77.7%, Mongolia dengan kenaikan 68.9%, dan Kazakhstan naik 59.3%.

Kinerja Pasar Saham 2017

 

Bagi sebagian investor, ada hambatan untuk mengakses pasar-pasar saham tersebut. Hal ini juga menjadi sebuah alasan kuat kenapa investor global lebih menyukai pasar kripto, karena bersifat global, dapat diakses dan diperdagangkan selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, non-stop.

 

Pasar Ekuitas Utama 2017

Di lingkup pasar saham utama, Indeks Hang Seng Hong Kong memimpin dengan return 36%, diikuti oleh BSE Sensex 30%, dan India naik 27.9%. Hang Seng berakhir pada 29,919.15 per Desember 2017, mendekati level tertinggi tahun ini, dan harga penutupan bulanan tertinggi kedua setelah puncak tertinggi dari November 2007 di level 31,958.41.

Kinerja Pasar Saham Utama 2017

 

Sejak tahun 2009, Hang Seng telah berkembang dan tercatat selalu berada pada Major Trend dengan kecenderungan kenaikan. Indeks tersebut saat ini sedang mencoba retest pada level resistance di sekitar level tertinggi pada tahun 2007, dan hanya berjarak sekitar 6% dari level saat ini. Yang menarik untuk dicatat bahwa Hang Seng hanya memiliki satu bulan periode penurunan selama tahun 2017, sekaligus menjadi bukti akan minat para pelaku pasar terhadap masa depan Hang Seng.

Indeks BSE Sensex 30 India berakhir hampir 10% lebih rendah dari Hang Seng pada akhir tahun 2017, tetapi sebuah pertumbuhan yang kuat tetap terjadi. Sensex memiliki titik tertinggi tahun lalu di level 34,057, sangat dekat dengan level tertinggi di 34,127.22. Bulan Desember memicu sinyal lanjutan untuk trend bullish bulanan, mengikuti trend bullish selama bulan Mei.

Jika dinilai secara global, pergerakan Sensex masih tergolong sangat sehat dengan dukungan kelanjutan tren bullish. Apalagi, jika Sensex terus melanjutkan pergerakannya dengan menciptakan serangkaian high bulanan baru dan low bulanan yang lebih tinggi, maka kenaikan lebih lanjut masih mungkin terjadi.



Kinerja Pasar Saham Utama

 

Indeks pasar saham utama yang memiliki kinerja terbaik ketiga tahun lalu adalah S&P 500 (SPX), dengan kenaikan sebesar 19.4% menjadi 2,674. SPX juga telah mencapai level tertinggi tahun ini di level 2,694.97.

Rally SPX sebelumnya (secara bulanan), mulai Oktober 2011 telah mencatatkan kenaikan sebesar 99%, sebelum memasuki periode konsolidasi yang berkepanjangan. Sejauh ini, SPX masih menunjukkan potensi kenaikan yang lebih besar.

 

Kinerja Pasar Saham Posisi Dasar 2017

Tentu saja, tidak semua pasar saham mengalami pergerakan bullish tahun lalu. Namun, saham-saham dengan performa terburuk adalah bursa yang relatif lebih kecil. Pasar saham yang memiliki kinerja terendah untuk tahun 2017 adalah Bursa Efek Sarajevo, turun 18.5% menjadi 562. Posisi terburuk selanjutnya dialami oleh Qatar Exchange Index, dengan penurunan sebesar 18.3%; disusul oleh Karachi Index, yang mengalami penurunan 15.3%.

Qatar terkena dampak negatif akibat blokade ekonomi sejak Juni 2017 yang dipelopori oleh Arab Saudi dengan dukungan dari sejumlah negara Timur Tengah lainnya.

Kinerja Pasar Saham Terburuk 2017 

Keunggulan Pasar Kripto 2017

Grafik di bawah ini menunjukkan kinerja dari lima kripto paling populer, termasuk Bitcoin (BTC/USD). Beberapa kripto yang ditunjukkan tidak komprehensif dan dipilih sebagai sampel, karena kepopulerannya menurut Coinmarketcap (menurut Total Valuasi Pasar).

Kinerja Pasar Kripto


Hampir keseluruhan peringkat teratas mata uang kripto di Coinmarketcap mengalami kenaikan drastis dengan akselerasi yang super cepat dari sekitar awal November 2017, kecuali Ripple (XRP/USD). Ripple (XRP) memang sedikit terlambat dalam pencapaian akselerasinya, tetapi mampu membuktikan diri di akhir tahun 2017, dengan menggantikan Ethereum (ETH) di posisi kedua. Bahkan, pada seminggu terakhir di tahun 2017, Ripple membuktikan diri sebagai satu-satunya kripto yang dapat mempertahankan kenaikannya di saat hampir seluruh mata uang kripto lainnya mengalami penurunan tajam.

Kinerja Pasar Kripto

 

Ripple (XRP) mengalami pertumbuhan hingga 700% hanya dalam bulan Desember 2017. Token Ripple digunakan untuk memfasilitasi pembayaran global oleh bank dan lembaga keuangan lainnya, sehingga adopsi Ripple (XRP) dipercayai lebih mengarah kepada Safe Haven daripada untuk sekedar media spekulasi saja.

Dash (DASH/USD) mengikuti posisi Ripple (XRP) dengan membukukan setidaknya 9,400% dalam setahun terakhir. Dash (DASH) selama 10 bulan terakhir (sejak breakout) sudah menguat sebesar 10,584% pada level tertinggi baru-baru ini di $1,595.76. Sejauh ini, sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa tersebut, Dash (DASH) telah mengalami pullback; turun sebanyak 51% sebelum mengalami rebound kembali.

Kemudian Ethereum (ETH/USD) menjadi pemain dengan performa terbaik ke-3 sepanjang tahun lalu, naik sekitar 9,000% menjadi $757 pada 31 Desember 2017. Pada saat mulai memasuki tahun 2017, ETH langsung mampu naik hingga 5,000% dalam 5 bulan pertama, sebelum memasuki tahap konsolidasi selama 4 bulan.

Di tempat keempat hadir Litecoin (LTC/USD) dengan julukan sebagai "Bitcoin yang lebih sempurna" karena tidak mengalami masalah skalabilitas apapun. LTC/USD mampu membukukan kenaikan hingga 5,582% selama tahun 2017.

Lalu di posisi kelima ada Monero (XMR/USD) yang mampu membukukan kenaikan sebesar 2,481%. Pada akhir tahun 2016, XMR berakhir di level $5.90 dan meroket setidaknya hingga level tertinggi $348.02 selama 12 bulan terakhir.

Posisi keenam dan ketujuh ditempati oleh IOTA dan Bitcoin Cash (BCH) dengan masing-masing kenaikan sebesar 1,356% dan 739%. Keduanya mampu masuk ke jajaran kripto terbaik, meskipun baru diciptakan pada tahun 2017.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.