Rekam Jejak Trading Anda Dan Jadilah Trader Pro

127368

Trader pemula biasanya melakukan pendekatan acak dalam melakukan trading. Padahal, salah satu kunci kesuksesan trader adalah dengan mencatat kegiatan trading yang dilakukannya, dan mengevaluasi kemenangan dan kekalahan yang dialami. Dari catatan itu lah nantinya trader dapat belajar dan meningkatkan kompetensinya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Trader pemula biasanya melakukan pendekatan acak dalam melakukan trading. Padahal, salah satu kunci kesuksesan trader adalah dengan mencatat kegiatan trading forex yang dilakukannya, dan mengevaluasi kemenangan dan kekalahan yang dialami. Dari catatan itu lah nantinya trader dapat belajar dan meningkatkan kompetensinya.

rekam jejak trading anda
Seperti banyak trader yang sukses, Dr Alexander Elder mendorong semua trader untuk merekam trading yang pernah dieksekusi. Seperti kata pepatah, "apa yang telah diukur, kelak akan semakin meningkat". Oleh karena itu, record atau rekam jejak yang tepat memungkinkan trader untuk meninjau dan belajar dari kesalahan. Dalam "Come Into My Trading Room", ia merekomendasikan informasi berikut dari setiap transaksi untuk dicatat dalam rekam jejak trader:

 1) Entry date

 2) Long or Short

 3) Ticker (stock symbol or the name of the contract)

 4) Contract size

 5) Entry price

 6) Commission

 7) Other fees/swap

 8) Total (Entry price x size + commission + other fees)

 9) Channel Width

 10) Exit date

 11) Exit price

 12) Commission

 13) Other fees

 14) Total (Exit price x size + commission + other fees)

 15) Profit/Loss = Total (entry) – Total (exit)

 16) Entry grade

 17) Exit grade

 18) Trade grade

Diantara poin-poin tersebut, Anda mungkin sudah akrab dengan nomor 1 sampai 15. Oleh karena itu, disini kami akan membahas tiga poin terakhir (16-18) yang kami anggap paling menarik.

- Entry Grade dihitung berdasarkan persentase trading range hari itu. Sebagai contoh saat long/buy, jika Low hari itu adalah $ 10 dan high nya adalah $ 11, dan harga saat OP adalah $ 10,20, Grade entri Anda berarti menjadi 20%. Semakin rendah persentasenya akan semakin baik.

- Exit Grade Perhitungannya mirip dengan Entry Grade, tetapi didasarkan pada harga Exit dan trading Range pada hari saat exit tersebut.

- Trading grade dihitung berdasarkan jumlah profit yang diambil dari channel. Hal ini dihitung dengan mengambil perbedaan harga entry dan harga exitnya, dan kemudian dinyatakan sebagai persentase dari lebar channel. Dr Elder tidak menjelaskan lebih detail bagaimana channel ini bekerja. Namun saya kira channel tersebut lebih relevan untuk trading band daripada trading breakout. Oleh karena itu, salah satu cara untuk membuatnya lebih fleksibel adalah dengan mempertimbangkan pergerakan maksimum, dan berdasarkan harga entry dan exitnya, berapa banyak yang telah ditangkap. Lebar channel maka harus diambil dari titik terendah (setelah entry) ke titik tertinggi (sebelum exit).

Inti dari trading record ini adalah untuk menilai berapa banyak profit yang Anda ambil dari pergerakan harga di pasar forex. Tentu saja, semakin tinggi persentase, semakin baik. Berhasil melakukannya secara konsisten akan membuktikan keahlian Anda sebagai trader.

Selain itu, Dr Elder menyarankan untuk memasukkan informasi tambahan seperti sistem trading/sinyal yang digunakan, dan alasan singkat mengapa anda Open Position trading. Secara pribadi, saya merasa menulis alasan ini adalah cara yang paling efektif untuk mengevaluasi psikologi Anda dalam trading, sehingga meminimalkan gangguan emosi dalam trading.

Jika Anda ingin meningkatkan trading Anda, rekam jejak trading Anda dengan rajin dan terus-menerus seperti layaknya para trader sukses dan professional !

Asaeri sudah mengenal trading forex selama bertahun-tahun, kemudian menyadari kurangnya referensi bacaan mengenai trading di Indonesia. Oleh karenanya, Asaeri suka membuat ulasan mengenai pentingnya tata psikologi dan inspirasi-inspirasi lain bagi trader nusantara.


Adam Suroso
belum terlalu paham tuh sama exit entry trading grade.. itu samaan kaya rasio gitu enggak y? ane aja belum terlalu mudeng sih sama cara hitung winning tatio yg sudah banyak dibahas.... ini malah ada tambahan lagi soal rasio entry exit n trading....
Yani Cendol
Kl pngn tau yg lbh jls y lngsng aja dr bukuny Elder itu. Ada jg bbrp yg blom familiar sm trdr fx. ticker sm channel width maksudny gimana kn kt blom pasti tau... Buat trdng grade jg ada channel2ny, itu kl d fx kn trmsk indikator. apa bner itu yg dmksud indi channel kyk yg biasany kita pake itu? Bingung jg g phm sm maksudny
Hari Santoso
Betul saya sependapat. Untuk bisa terus mengalami peningkatan memang perlu ada record yang dicatatkan agar tahu bagian mana saja yang masih kurang dan perlu ditingkatkan atau diperbaiki lagi.

Jika tidak belajar dari kesalahan atau pengalaman yang sudah ada, maka progressnya akan jalan di tempat karena pada setiap langkahnya, kesalahan yang sama bisa kembali berulang terus.

Mengenai cara mencatatkan record itu tidak harus persis sama dengan apa yang dijelaskan di sini. Jika membingungkan, bisa memilih untuk menggunakan metode pencatatan lain yang penting mencakup semua hal yang diperlukan dan mudah untuk dipahami sendiri.
Yani Cendol
Stj mstr, ini maksudny sm kyk bkn jurnal trdng gt kn? Setau ane mang bnyk yg kasi cara & saran yg bgs buat pencatatan jurnal trdng tu yg bgs gmn. Dsni ane jg ada bbrp yg blm ngerti jadiny krg tepat jg kl ane yg pake. Dr mstr sndiri apa ada rekomen buat cr pencatatan jurnal yg lain? Sp tau ane bs lbh gmpng paham
Hari Santoso
Banyak artikel-artikel tentang jurnal trading yang bisa dibaca di kategori trading plan. Jika ingin yang lebih langsung, bisa membaca artikel tentang Jurnal Trading Sebagai Alat Evaluasi atau Cara Membuat Jurnal Trading. Di kedua artikel tersebut ada cara sekaligus contoh yang direkomendasikan untuk membuat jurnal trading dengan lebih mudah.
Semoga membantu