Tiga Kesalahan Order Yang Bisa Mengikis Keyakinan

122878

Ada beragam kesalahan yang mungkin dilakukan oleh seorang trader. Kesalahan-kesalahan tersebut sebetulnya dapat dihindari dengan memiliki rencana trading.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kebanyakan kesalahan dapat dihindari dengan terlebih dahulu memiliki rencana trading.
Sebuah rencana trading meliputi sistem yang berisi kriteria yang digunakan untuk masuk dan keluar pasar, rencana money management seperti berapa banyak risiko pada setiap trade tertentu, dan banyak hal lain. Namun yang paling penting, Anda perlu memiliki disiplin untuk patuh mengikuti rencana. Berikut akan dibahas mengenai tiga kesalahan order yang bisa mengikis keyakinan trader.

Tiga Kesalahan Order Yang Bisa Mengikis

1. Tidak ada order yang diambil. Biasanya pengalaman trader akan netral.
Hasil trading: disiplin yang baik. Anda hanya perlu trading ketika nasib berpihak pada Anda. Hanya ketika sistem sinyal sesuai dengan sistem. Keyakinan diperoleh baik dalam diri trader dan sistem.
Kesalahan yang dibuat: tidak ada.

2. Order diambil, ternyata trading mendapatkan profit.
Hasil trading: point positif dan dapat untung.
Pengalaman yang diperoleh: kesalahan ini memiliki efek yang paling berbahaya bagi trader, sistem, dan yang paling penting bagi karir trading trader. Anda akan mulai berpikir tidak perlu sistem trading. Dari titik ini, Anda akan memulai trading berdasarkan apa yang dipikirkan. Keyakinan dalam sistem trading ini benar-benar hilang. Keyakinan dalam diri trader berubah menjadi terlalu percaya diri. Kesalahan yang dibuat: melakukan trading ketika tidak ada sinyal dari sistem.

3. Order diambil, ternyata trading mengalami loss.
Hasil trading: point negatif dan uang menghilang.
Pengalaman yang diperoleh: trader akan memikirkan kembali strateginya. Lain kali, trader akan berpikir dua kali sebelum masuk trade ketika sistem tidak menunjukkan sinyal. Trader akan berkata, "Oke, lebih baik untuk masuk pasar ketika sistem saya sesuai sinyal, hanya ketika itu trade akan memiliki probabilitas keberhasilan yang lebih tinggi". Keyakinan yang diperoleh dalam sistem meningkat.
Kesalahan yang dibuat: melakukan trading ketika tidak ada sinyal dari sistem.

Seperti yang Anda lihat, sama sekali tidak ada korelasi antara hasil trade dan kesalahan. Tak ada yang kelihatan mengganggu dari tak mengikuti sistem pada awalnya. Bahkan Anda bisa saja mendapatkan hasil trading yang positif, membuat uang, dan ini bisa menjadi awal dari karir trader. Seperti yang telah Anda nyatakan, kesalahan hanya berhubungan dengan pelanggaran aturan trader dalam ber-trading.

Semua kesalahan-kesalahan ini secara langsung berkaitan dengan sinyal yang diberikan oleh sistem. Ada juga kesalahan yang berkaitan dengan mengikuti rencana trading. Misalnya, mempertaruhkan lebih banyak uang pada trade tertentu dari jumlah trader yang mempertaruhkan uangnya.


Kesimpulan
Anda dapat membuat rencana ketika analisis dimulai, sehingga tidak ada hambatan psikologi trading yang mengganggu Anda di awal trading. Jadi, satu-satunya hal yang bisa Anda yakini tentang pasar adalah jika Anda mengikuti rencana, keputusan yang diambil tergantung pada kepentingan terbaik, dan dalam jangka panjang.

Keputusan ini akan membantu Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Anda tidak perlu khawatir tentang kejadian yang terisolasi, atau trade yang bisa memberi Anda hasil lebih baik pada awalnya, tapi kemudian bisa berubah menjadi bencana bagi karir trading Anda.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.

Budi Prasetio
Ane kurang paham, kok bisa kesalahan yg dibuat pada pengambilan order dgn hasil yg beda bisa sama? Seperti gini,
Pada order yg dibuat yg berakhir dgn profit, potensi kesalahan yg dibuat berikutnya adalah trader melakukan open yg tidak sesuai dgn sinyal sistem, karena keberhasilan di trading sebelumnya bisa bawa kepercayaan diri berlebih.

Namun pada order yg berakhir dgn loss, potensi kesalahan yg dibuat berikutnya mestinya kan trader melewatkan sinyal yg bagus utk open, karena kegagalan trading sebelumnya bs mengurangi kepercayaan diri dan meningkatkan rasa takut utk trading dgn sinyal yg sama.

Tapi kenapa disini kesalahannya tetap sama? Yakni melakukan open yg tidak sesuai dgn sinyal sistem?
Eki Saja
kl tdk ada ordr yg diambil berarti tdk ada keslhn yg dibikin, apa ini msk kategori kslhn ordr yg bs mngikis keyakinan? kl menuruti saran diatas kok kykx kita dianjurin bwt tdk order sj? pdhl trll srng melewatkan ksmptn itu jg tdk bgs kn?
Budi Prasetio
Iya, ane juga bingung sama yg itu. Pertamanya ane kirain ada 3 tipe kesalahan order yg bisa diwaspadai supaya tidak mengikis kepercayaan diri, ternyata yang keluar kemungkinan order secara umum aja. Dan lagipula memang bener tidak semua kegiatan menghindar ambil order itu efeknya bagus. Pada akhirnya ini bisa mendorong trader buat semakin ragu sama setiap posisi yg mau di open. Padahal rasa takut seperti ini kan yg perlu diminimalkan. Kalo trader tidak berani ambil risiko, kapan bisa dapet untungnya?
Risti
sangat setuju, terutama pada bagian
Jadi, satu-satunya hal yang bisa Anda yakini tentang pasar adalah jika Anda mengikuti rencana, keputusan yang diambil tergantung pada kepentingan terbaik, dan dalam jangka panjang.

masalah kepentingan terbaik itu urusannya sama trader masing2. mana yng terbaik memang bagusan diputuskan sendiri. sedangkan target jangka panjang itu, penting supaya trading juga bisa berlangsung dlm jangka panjang pula.
M. Adji
@Eki Saja, @Budi Prasetio: Ini agak sedikit rumit, karena sepertinya yang dimaksudkan disini adalah hubungan antara hasil trading dengan keputusan order tanpa mengikuti rule dari sistem yang dibuat.

Jadi bukan potensi kesalahan dari jenis order, melainkan hasil order yang timbul dari keputusan yang tidak patuh/disiplin terhadap sistem. Dimana ada 2 kemungkinan, yaitu trader bisa profit (2) atau malah loss (3).

Sebenarnya pada tipe order yang diambil dengan mengikuti aturan pun, kemungkinan loss dan profit masing-masing tetap akan ada.

Hanya saja, cara pengambilan order yang seperti ini lebih membawa kebiasaan trading yang baik dengan angka resiko yang lebih bisa dipertanggungjawabkan. Apapun hasilnya, profit ataupun loss, perolehannya tetap akan menunjukkan hasil yang konsisten,.
Budi Pamulang
Maksudnya gmana sih poin di atas koq agak semrawut yah? Kalo dia ambil posisi terus dapet profit emang kenapa masalahnya? Toh hanya orang bodoh atau trader pemula yang berani ambil posisi tanpa mengetahui keadaan pasar. Maksud saya, artikel ini ditujukan bagi siapa sih? untuk pemula atau profesional?
Rudi Siami
hmm mungkin maksudnya untuk trader pemula, begitu? Soalnya jelas trader profesional pasti sudah punya sistem trading sendiri sebelum mengambil posisi. Tapi aneh juga emang artikelnya nih, masa ga ambil posisi ada manfaatnya? kalo ga ambil posisi sih sama aja ga ada apa2 gitu, ga usah ditulis...
Budi Pamulang
iya emang semrawut nih artikelnya, katanya di judul tiga kesalahan tapi poin pertama itu ga jelas kesalahan atau bukan?? ah ga beres ah