Advertisement

iklan

EUR/USD 1.084   |   USD/JPY 150.150   |   GBP/USD 1.266   |   AUD/USD 0.653   |   Gold 2,082.50/oz   |   Silver 22.89/oz   |   Wall Street 38,975.46   |   Nasdaq 16,199.59   |   IDX 7,311.91   |   Bitcoin 62,440.63   |   Ethereum 3,435.05   |   Litecoin 85.08   |   Pola Bullish Falling Wedge XAU/USD terkonfirmasi di grafik 1 Jam, 1 hari, #Forex Teknikal   |   EUR/JPY naik mendekati level 162.70 diikuti oleh penghalang psikologis, 1 hari, #Forex Teknikal   |   USD/CAD melemah mendekati level 1.3560 karena kenaikan harga minyak mentah dan IMP manufaktur AS, 1 hari, #Forex Teknikal   |   Harga emas bertahan stabil di bawah level tertinggi satu bulan yang berhasil disentuh pada hari Kamis, 1 hari, #Emas Teknikal   |   PT Millennium Pharmacon International Tbk. (SDPC) bidik ekspansi hingga 45 cabang, siapkan capex Rp30 miliar, 1 hari, #Saham Indonesia   |   Pertamina Geothermal Energy (PGEO) membukukan laba bersih Rp2.53 Triliun sepanjang 2023. Angka tersebut naik 28.47% secara year-on-year (YoY), 1 hari, #Saham Indonesia   |   PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menilai laba atau bottom line yang dihasilkan dari bisnis infrastruktur lebih stabil dibandingkan petrokimia, 1 hari, #Saham Indonesia   |   Laba bersih Japfa Comfeed (JPFA) turun 34.52% YoY menjadi Rp929.71 miliar sepanjang 2023, 1 hari, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Kebutuhan Listrik Penambang Bitcoin Lampaui Surplus Energi Kanada

Penulis

Perusahaan Listrik di Kanada, Hidro Quebec, baru-baru ini dikabarkan menolak ratusan aplikasi pembelian tenaga listrik untuk pertambangan kripto.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Perusahaan Listrik di Kanada, Hidro Quebec, baru-baru ini dikabarkan menolak ratusan permintaan dari masyarakat dan perusahaan yang ingin membeli tenaga listrik guna pertambangan kripto. Quebec yang notabene merupakan provinsi kaya energi, menurut Reuters, justru sudah tidak mampu untuk mengalokasikan daya listrik untuk para penambang baru.

Hydro Quebec

 

Banyak perusahaan pertambangan kripto, termasuk skala raksasa seperti Bitmain yang berbasis di China, telah mengukuhkan tujuan mereka dalam pelebaran sayap operasi pertambangan baru di luar negeri, terutama di negara-negara dengan biaya daya rendah dan surplus energi tinggi. Pelarangan kegiatan pertambangan dan pertukaran kripto di China, serta regulasi undang-undang yang semakin ketat, telah mendorong para penambang untuk mempertimbangkan lokasi baru untuk beroperasi. Salah satu destinasinya adalah Kanada, yang menjadi lokasi penambangan sejak 2016.

 

Surplus Energi Kanada Tidak Cukup

Ironisnya, Hydro Quebec mungkin harus membatalkan seluruh permintaan komersialnya. Hal ini karena mereka memperkirakan takkan mampu memenuhi permintaan industri di provinsi ini, walaupun ada surplus hingga 100 Terra Watt per Jam. Hydro Quebec telah melakukan kajian setelah 70 Operator pertambangan kripto mengajukan permohonan untuk mendirikan basis mereka di sana dalam waktu sepekan.

Juru Bicara Hydro Quebec, Marc-Antoine Pouliot, mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah perusahaan yang ingin memulai operasi penambangan kripto di provinsi ini harus ditolak. Hal ini disebabkan karena surplus yang diciptakan oleh Hydro Quebec sudah tidak mencukupi prakiraan. "Kami menerima puluhan permintaan setiap hari. Karena itu, secara jelas kami harus mendefinisikan strategi yang cukup hati-hati dalam menentukan siapa yang berhak mendapatkan Surplus Energi tersebut," paparnya.

Dalam sebuah wawancara sebelumnya dengan Reuters, Direktur Pengembangan Bisnis HQ David Vincent mengatakan bahwa ratusan operator pertambangan kripto potensial sedang mencari lokasi dengan kebutuhan energi. Bahkan, salah satu Industri Peleburan Logam di Quebec juga ingin terjun dalam bisnis pertambangan kripto.

282128
Penulis

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.