Advertisement

iklan

Breaking News: Koalisi Abe Menang Pemilu, Abenomics Terus Maju

Pertaruhan yang dilakukan oleh PM Abe dengan membubarkan majelis rendah Diet dan menyelenggarakan pemilu dadakan berbuah manis. Walaupun perolehan kursi lebih rendah dari sebelumnya, namun koalisi pemerintah diproyeksikan berhasil mengamankan "kemenangan mayoritas yang stabil dan absolut" dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Asahi Shimbun dan NHK serta real count yang masih terus berlangsung.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pertaruhan yang dilakukan oleh PM Abe dengan membubarkan majelis rendah Diet dan menyelenggarakan pemilu dadakan berbuah manis. Walaupun perolehan kursi lebih rendah dari sebelumnya, namun koalisi pemerintah diproyeksikan berhasil meraih "kemenangan mayoritas yang stabil dan absolut" dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Asahi Shimbun dan NHK serta real count yang masih terus berlangsung. Berdasarkan data yang dirilis The Japan Times per pukul 23.40 (waktu Jepang) tanggal 14 Desember 2014, koalisi pemerintah yang terdiri atas partai LDP (Liberal Democrats Party) dan Komeito telah sukses mengamankan masing-masing 269 kursi dan 30 kursi. Total jumlah itu saja sudah lebih dari persyaratan kemenangan absolut 270 kursi yang diharapkan para analis.

Perayaan Kemenangan PM Abe

Dukungan Bagi Abenomics

Kemenangan absolut ini dipandang sebagai representasi dukungan publik bagi Abenomics. Pimpinan kampanye pemilu LDP, Toshimitsu Motegi mengungkapkan, "Kami telah menyatakan bahwa Abenomics adalah satu-satunya jalan, dan reaksi para pemilih sangat bagus."

PM Abe menjanjikan pada kampanye terakhirnya pada hari Sabtu di Akihabara, "Abenomics akan memperluas lapangan kerja dan gaji. Ini penting untuk membawa angin hangat pemulihan ekonomi."

Survei terbaru menunjukkan bahwa walau para pemilih tidak puas dengan Abenomics, tetapi mereka meyakini bahwa partai oposisi gagal dan tidak bisa diharapkan untuk menyediakan kebijakan alternatif dalam membangkitkan perekonomian Jepang. Jatuhnya Jepang ke dalam resesi ketiga (triple-dip recession) di kuartal ketiga 2014 memperparah pandangan negatif masyarakat. Ketidakpuasan pemilih terbukti dengan merosotnya jumlah pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara dengan hanya 52% pemilih menyumbangkan suaranya, mencatat rekor partisipasi pemilu terendah pasca Perang Dunia 2.

Namun demikian, penguasaan kursi mayoritas setelah pemilu ini akan mengizinkan koalisi pemerintah untuk memimpin semua komisi di majelis rendah Diet dan menjamin semua undang-undang yang diajukan oleh LDP dan Komeito untuk disahkan dengan mulus, khususnya yang berkaitan dengan tiga strategi Abenomics: pelonggaran moneter, stimulus fiskal, dan reformasi struktural.

Bloomberg melaporkan bahwa deputi pimpinan sekertaris kabinet, Hiroshige Seko, telah mengatakan sebelum hari pemungutan suara bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan anggaran ekstra sebesar 3 triliun Yen (25milyar USD) untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Prospek Yen

Hidenori Suezawa dari SMBC Nikko Securities mengatakan pada Reuters, kemungkinan saham akan jatuh dan Yen melemah (USD/JPY bullish) saat pasar dibuka hari Senin, sebagai respon terhadap hasil pemilu Jepang ini. Tetapi bersamaan dengan itu, ia menilai masih ada keraguan atas kemampuan PM Abe untuk menjalankan program lebih lanjut. Sejauh ini kemajuan masih sangat terbatas akibat oposisi di dalam partainya sendiri.

215002

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.