Dolar AS Kokoh Menyambut Pidato Donald Trump

Pasar sedang menyoroti pidato Presiden Trump untuk menggali sinyal penyelesaian perang dagang dengan China. Dolar AS saat ini di level tinggi versus mata uang mayor lain.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Performa mata uang Dolar AS secara garis besar stabil dan bertahan di level tinggi sepanjang sesi Asia hari Rabu ini (6/2). Pasar sedang menunggu pidato Presiden Trump yang dijadwalkan akan berlangsung pada pukul 09:00 WIB pagi. Penguatan Dolar AS terlihat dominan terhadap Euro dan Sterling, yang mencatatkan pelemahan cukup signifikan sepanjang perdagangan hari Selasa kemarin.

Kokohnya Dolar juga tercermin dari pergerakan Indeks Dolar (DXY) yang berhasil naik untuk hari keempat secara berturut-turut, dan saat ini berada di level 96.10. Diperkirakan, USD masih akan berada di jalur kenaikan hingga hari kelima.

Dolar AS Kokoh Jelang Pidato Trump,

Saat berita ini diturunkan, Dolar Australia tumbang terhadap USD. Pair AUD/USD anjlok hingga 0.96 persen setelah pidato bernada dovish ketua RBA beberapa saat yang lalu. Sedangkan terhadap mata uang safen haven seperti Yen dan Franc Swiss, pergerakan Dolar AS terpantau stabil dan berpotensi kembali menguat; USD/JPY melemah tipis 0.15 persen di kisaran 109.78, sementara USD/CHF bergerak di sekitar level Open hariannya pada area 0.9997. Hampir sama seperti Indeks Dolar, pergerakan USD terhadap Franc Swiss juga sudah menunjukkan kenaikan selama 3 hari berturut-turut.

 

Antisipasi Terhadap Pidato Trump

Saat ini, fokus investor sedang tertuju pada pidato kenegaraan Presiden Trump di hadapan senat yang digelar di House Chamber, Capitol Hill.

“Salah satu hal yang paling menarik di pasar mata uang saat ini adalah pidato Trump, karena pasar ingin mencari tahu seperti apa pandangan Trump tentang perselisihan dagang AS-China, dan bagaimana progres penyelesaian sengketa dengan Negeri Tirai Bambu setelah usainya pembicaraan pada pekan lalu. Selain itu, pasar juga ingin mendengar bagaimana respon presiden Trump terhadap anggaran, setelah berakhirnya Government Shutdown AS beberapa waktu lalu," kata Shusuke Yamada, kepala FX Jepang dan ahli strategi ekuitas di Bank Of America Merrill Lynch.

287280

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


15 Jul 2019

18 Jul 2019