OctaFx

iklan

Klaim Pengangguran AS Rebound Dari Low 48 Tahun

Klaim pengangguran AS rebound dari level terendah sejak Desember 1969 yang tercapai pekan lalu. Namun trend positif masih terlihat di pasar tenaga kerja AS.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran rebound dari level terendah sejak Desember 1969 yang tercapai pekan lalu. Akan tetapi, tren jangka menengah masih menunjukan kondisi pasar tenaga kerja yang kuat di awal tahun 2018.

 

Sempat Sentuh Low 45 Tahun, Jobless

 

 

Pada hari Kamis (8 Maret) malam WIB, Departemen Tenaga Kerja AS merilis data Jobless Claims periode mingguan yang mengukur jumlah klaim pengangguran AS dalam periode mingguan. Pada perhitungan yang berakhir hingga tanggal 3 Maret lalu, laporan tersebut meningkat 31,000 menjadi 231,000. Klaim pengangguran tersebut memantul dari level Low 48 tahun yang tersentuh pada periode sebelumnya, tepatnya pada angka 210,000.

Dalam sebuah jajak pendapat yang diadakan Reuters sebelum rilis data, ekonom memprediksi Jobless Claims AS minggu lalu sebanyak 220,000. Dengan demikian, rilis data klaim pengangguran AS malam ini lebih buruk dibandingkan ekspektasi ekonom. Meski meleset dari prediksi, Jobless Claims AS masih berhasil mempertahankan pencapaian di bawah 300,000 selama 157 minggu berturut-turut. Hal ini penting diperhatikan, karena 300,000 merupakan ambang kesehatan pasar tenaga kerja.


Pasar Tenaga Kerja Masih Dekati Full Employment

Kenaikan yang terjadi pada rilis data Jobless Claims AS membuat jumlah rata-rata empat pekan (Moving Average) yang dipakai untuk mengukur tren jumlah pengangguran, mengalami kenaikan sebesar 2,000, dan menjadi 222,500 hingga pekan lalu.

Meskipun peningkatan klaim pengangguran AS kali ini cukup signifikan, pasar tenaga kerja sudah berada sangat dekat dengan Full Employment. Hal itu dibuktikan dari laporan lain yang menunjukan penurunan pemangkasan kerja (Job Cuts) sebesar 20 persen pada bulan Februari.

Menurut pengamatan Fed, kondisi pasar tenaga kerja yang berada dekat Full Employment akan menaikkan tingkat upah, memacu tingkat inflasi, dan meningkatkan belanja konsumen. Situasi ini pada akhirnya akan berimbas positif bagi pertumbuhan ekonomi AS.

282736

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


15 Jul 2019

18 Jul 2019