OctaFx

iklan

Profil Penulis : Rizal Aditya

Alumni Sastra Inggris yang sudah berkecimpung dalam dunia penulisan selama 8 tahun. Sudah mulai menulis sejak masih kuliah. Saat ini aktif sebagai penulis di seputarforex.com.
FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Konten Oleh Rizal Aditya

Walaupun dibayangi kenaikan defisit transaksi berjalan, Rupiah masih kokoh versus Dolar AS. Sejumlah faktor eksternal turut mendukung penguatan Rupiah.


Para Investor berbondong-bondong memburu Dolar AS usai pernyataan Hawkish dari Ketua The Fed. Imbasnya, Kurs Rupiah dan sejumlah mata uang Asia semakin melemah.


Teknik trading simpel bisa dilakukan dengan hanya meluangkan waktu 30 menit per hari. Jadi, jangan korbankan rutinitas Anda untuk memonitor Chart setiap saat.


Kurs Rupiah menguat suku bunga acuan BI dipangkas di level 5.75 persen. Selain itu, pelemahan Dolar AS akibat isu Fed Rate Cut turut mendongkrak Rupiah.


Pernyataan Jerome Powell yang cenderung Dovish, ditambah indikasi Fed Rate Cut membuat Rupiah hari ini menguat.


Panas dingin hubungan AS-China berimbas pada penurunan kurs Rupiah. Trump menduga China dan Eropa sengaja melemahkan mata uang masing-masing.


Pemasangan Stop Loss ideal tidak hanya ditentukan berdasarkan uang yang direlakan untuk hilang, tapi juga dengan benar-benar melihat situasi dan kondisi pasar.


Grup tanya jawab forex merupakan wadah edukasi yang tepat untuk meningkatkan amunisi wawasan, supaya Anda tidak terperosok dalam ganasnya pasar forex.


Kurs Rupiah diprediksi masih akan menguat di kisaran level Rp14,100 hingga Rp14,200 per Dolar AS.


Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan BI 7 Day Reverse Repo Rate di angka 6 persen. Rupiah semakin menguat pasca rilis data tersebut.