Advertisement

iklan

Trading Stochastic Sering Memunculkan False Signal?

iklan

iklan

Indikator

2014

Kenapa saat trending stochastic dikatakan sering memunculkan false signal?

2014

Setiap indikator memiliki keterbatasan dan kelebihan. Maka ada baiknya anda mengunakan indikator lain sebagai penyeimbang.

Thanks.

2014

Contoh indi lain sebagai penyeimbang stochastic apa saja?

2014

indikator oscillator memang paling tepat digunakan untuk pasar non-trending. saat ada penguatan tren oscillator seperti stochastic kurang bisa menunjukkan sinyal trading yang menjanjikan

2015

Terima kasih atas tambahannya.

2015

Kelebihan sekaligus kekurangan Stochastic adalah sensitifitasnya. Karena sensitif maka dapat memberikan sinyal yang lebih dini dalam pemantauan pergerakan harga. Namun dengan demikian membuka celah munculnya berbagai sinyal palsu.

Untuk mengurangi banyaknya sinyal palsu karena sensitifitas Stochastic maka diperlukan lebih dari sekedar %D untuk menghaluskannya. Garis %K pun dapat dihaluskan terlebih dahulu sebelum kemudian diolah kembali menjadi %D. Pengolahan ini membuat berbagai varian dari Stochastic Oscillator.

Thanks.

2020

Setting stochastic yang tepat berapa y?

2020

@Alfian: Pada dasarnya setting periode stochastic tidak ada yang paling tepat. Hal ini karena setting periode ini adalah menentukan sensitivitas indikator stochastic.

Jika periode terlalu kecil maka stochastic menjadi sangat sensitif dan banyak memberikan signal palsu. Sebaliknya jika periode terlalu besar maka stochastic menjadi sangat tidak sensitif dan sedikit memberikan signal.

Periode default stochastic (5,3,3) cukup bagus digunakan. Jika Anda ingin meningkatkan sensitivitasnya, tinggal menurunkan periode %K dan %D -nya. Jika ingin mengurangi tingkat sensitivitasnya, naikkan angka periode %K dan %D -nya.

19 Jan 2021
Saya juga mencoba pakai default seperti itu. tapi untuk settingan lain metode dll bagaimana? dan apakah setting itu bisa di gunakan di timeframe daily/ mohon dibantu
21 Jan 2021
@alfian gilar: Untuk settingan lain, terutama time frame Daily keatas (Weekly, Monthly) disarankan menggunakan periode 14 (14,3,3). Terima kasih
18 Feb 2021
Indikator stochastic biasanya dikombinasikan sama indikator apa ya pak? Kebetulan saya main di time frame 1 hari.
19 Feb 2021

@Setya Say: Untuk menggabungkan indikator, maka kita mengacu kepada fungsi indikator itu sendiri.  Indikator stochastic bisa digunakan sebagai level dan trigger. Level diambil dari angka 20 (batas jenuh jual) dan angka 80 (batas jenuh beli). Sedangkan trigger melihat persilangan di area jenuhnya (persilangan dibawah 20 atau diatas angka 80).

Pada dasarnya, ada 3 poin penting yang harus diidentifikasi dalam trading.

  • Arah
  • Level atau area penting
  • Trigger atau signal entry

1. Arah

Untuk mengidentifikasi arah, Anda bisa menggunakan indikator berjenis trend seperti moving average. Intinya, indikator ini berfungsi penunjuk arah, apakah harga sedang arah naik (trend naik), arah turun (trend turun) atau tanpa arah (sideways/ranging)

2. Level atau area penting

Untuk mengidentifikasi level atau area penting, Anda bisa menggunakan indikator berjenis oscillator yang mempunyai area jenuh beli (overbought) dan area jenuh jual (oversold). Contoh indikator ini seperti RSI, stochastic, MACD, dst. Indikator ini menunjukkan kepada Anda bahwa area ini sudah jenuh atau belum jenuh.

3. Trigger atau signal entry

Indikator trigger atau signal entry adalah indikator yang menjadi penanda bahwa Anda bisa entry atau tidak berdasarkan signal yang diberikan. Jika signalnya valid, maka entry dilakukan. Namun apabila signal tidak valid, maka entry tidak dilakukan. Contoh indikator ini seperti stochastic oscillator (persilangan di area jenuh) atau bisa juga MA (penyilangan beberapa garis MA).

Dengan demikian, entry yang Anda lakukan mempunyai (1) arah yang jelas, (2) level atau area entry yang jelas, (3) Signal entry yang jelas. Jika 3 poin ini bisa dijabarkan dengan baik, maka Anda bisa membina konsistensi trading Anda.

Semoga bisa membantu, terima kasih.

2 minggu

Kalau dicompare master, mana yg lebih baik antara macd dg stochastic? Apa ada penggunaan kuhsus utk indikator-indikator tsb? Tks.

2 minggu

@ Braga:

Indikator MACD biasanya diterapkan pada kondisi pasar yang trending, dan untuk mengetahui seberapa kuat trend yang sedang terjadi. Sedangkan indikator stochastic biasanya digunakan pada pasar yang sedang sideways (ranging) untuk mengetahui level overbought dan oversold, serta menentukan momentum entry yaitu ketika kurva %K memotong kurva %D.

Sebaliknya, untuk kondisi pasar yang sedang sideways, indikator MACD tidak cocok karena kurang akurat dalam menentukan level overbought dan oversold. Sedangkan untuk kondisi pasar yang sedang trending, indikator stochastic tidak cocok diterapkan. Pada saat pergerakan harga sedang trending, level overbought dan oversold pada stochastic bisa diabaikan karena tidak berfungsi. Pada saat trending, indikator stochastic bisa digunakan untuk mengamati kemungkinan terjadinya keadaan divergensi.

Untuk penjelasan mengenai indikator MACD dan stochastic, serta penerapan stochastic untuk mengetahui divergensi, silahkan baca:
Trading Dengan Indikator MACD
Trading Dengan Stochastic Oscillator
4 Langkah Trading Dengan Divergensi Stochastics

 

Kategori Indikator

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Cara setting indikator Bollinger Bands? Sunoko 14 19219 2017
Indikator Untuk Membantu Memilih Waktu Martingale? Agung 14 5033 2016
Seputar Kinerja Indikator Stochastic? Danu Rahmat 11 290 22 Okt 2021
Indikator MT4 di Android? Newbie 10 9660 2016
Apa Gunanya Awesome Oscillator? Seno 9 16549 2016
Indikator News Mt4? Karina A 9 5439 2018