Advertisement

iklan

Analisa EUR/JPY: Peluang Sell Setelah Tertahan Di Supply Weekly

Potensi pelemahan harga setelah tertahan di area Supply Weekly 121.80-122.80 cukup besar, sehingga posisi sell akan diambil. Area sell berada di zona Supply H4 yang menunggu konfirmasi Top.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Assalamualaikum dan selamat siang para pembaca...

Secara umum, pergerakan harga EUR/JPY masih didominasi bearish. Kondisi ini ditunjukkan oleh gelombang Downtrend di time frame Weekly. Harga tertahan sebanyak dua kali di area Supply Weekly 121.80-122.80. Potensi pelemahan lebih lanjut cukup besar, sehingga posisi sell akan diambil untuk memanfaatkan peluang tersebut. Simak penjelasan di bawah ini untuk lebih detail.

 

EUR/JPY Weekly

Pada grafik Weekly, kondisi bearish masih dominan; ditunjukkan oleh gelombang Downtrend di time frame Weekly. Harga tertahan di area Supply 121.80-122.80, menandakan adanya tekanan seller kuat di area tersebut. Kita akan perhatikan time frame Daily untuk melihat pergerakan harga di area ini lebih jelas.

EUR/JPY Weekly

 

EUR/JPY Daily

Pada grafik Daily, terlihat pergerakan harga membentuk channel naik (uptrend channel) mendekati area Supply Weekly 121.80-122.80. Harga reversal di area ini hingga ke area Demand Daily. Potensi pelemahan harga lebih lanjut cukup besar, sehingga posisi sell akan diambil untuk memanfaatkan peluang ini. Selanjutnya kita perhatikan time frame H4 untuk melihat area sell.

EUR/JPY Daily

 

EUR/JPY H4

Pada grafik H4, terdapat tiga area Supply sebagai area sell. Area ini berada di 121.35-121.58, 121.77-121.97 dan 122.12-122.31. Perhatikan reaksi harga di area ini untuk melihat konfirmasi Top sebagai tanda terjadinya reversal. Posisi sell diambil ketika konfirmasi telah terjadi.

EUR/JPY H4

 

Peluang Entry EUR/JPY

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan untuk peluang entry dengan rencana berikut:

Area Sell: 121.35-121.58, 121.77-121.97 dan 122.12-122.31

 

Perhatian:

  1. Entry hanya ketika konfirmasi telah terjadi.
  2. Selalu gunakan Money Management yang baik (1-2% risiko per transaksi).
  3. Close posisi segera mungkin (Emergency Exit) apabila harga membentuk candlestick Reversal (Engulfing, Piercing Line, Long Shadow) yang berlawanan dengan arah posisi.

Semoga analisa ini bisa membantu untuk membaca pergerakan harga dan mengambil keputusan transaksi.

Arsip Analisa By : Rizki Rosadi

Sudah aktif dalam dunia trading sejak 2012 dan masih terus belajar untuk menjadi lebih baik. Awal mula trading dengan menggunakan EA, dan akhirnya pada 2014 fokus trading manual dengan terus riset pada metode trading. Saat ini, saya merupakan seorang Discretionary Trader yang menggunakan Trend Following dengan metode breakout.