Advertisement

iklan

EUR/USD 11 Februari: Review Teknikal Mingguan

Tertekan hampir di sepanjang pekan (6-10 Feb), Euro terdepresiasi lebih dari 1% terhadap Dolar, di tengah ketidakpastian politik Eropa menjelang pemilu di Perancis, Belanda dan Jerman. Sementara Dolar mendapat dukungan dari pernyataan Trump.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Tertekan hampir di sepanjang pekan (6-10 Feb), Euro terdepresiasi lebih dari 1% terhadap Dolar, di tengah ketidakpastian politik Eropa menjelang pemilu di Perancis, Belanda dan Jerman. Sementara Dolar mendapat dukungan dari pernyataan Trump yang akan mengeluarkan kebijakan perpajakan AS dalam beberapa pekan ke depan.

Chart Weekly menunjukkan kegagalan menguji breakout di atas zona resisten 1.07 - 1.08 dengan respon sellers yang tercermin lewat sebuah candle Bearish yang cukup signifikan, dan berisiko penurunan lebih lanjut jika melihat indikator RSI yang bergerak turun dari level keseimbangannya setelah sempat menyebrang di atas value 50.00.

EURUSD Weekly 20170211

Sementara pada chart Daily, kegagalan harga bertahan di atas turning-line Tenkan-sen (sekarang di 1.0718) cenderung telah mengkonfirmasi breakout dari lintasan Rising Wedge pattern yang umumnya berisiko pullback/korektif atau malah membuka jalan bearish continuation dalam jangka menengah/panjang, seperti pada gambar di bawah ini:

EURUSD Daily 20170211

Di atas kertas, dari situasi fundamental dan teknikal (Weekly & Daily), risiko bearish untuk pekan berikutnya adalah kemungkinan atau kecenderungan yang sulit diabaikan. Sehingga strategi sell on rallies (mencari posisi sell jangka pendek ketika harga bergerak naik pada chart H1), barangkali masih lebih bijak ketimbang mengejar atau menyimpan posisi buy dalam jangka pendek atau bahkan dalam jangka menengah, kecuali kita dapat menemukan atau mengindentifikasi price action/candle pattern skala Daily yang mencerminkan reaksi buyers secara cukup meyakinkan, misalnya Bullish Engulfing atau Bullish Pinbar di area support.

Untuk perdagangan dalam jangka pendek, EUR/USD berisiko bearish selama harga bergerak di bawah area 1.0700/23. Pekan lalu strategi sederhana ini saja yang saya terapkan, mencari posisi sell jangka pendek atau intraday sambil memperhatikan price action atau candle pattern yang umumnya cenderung berpotensi bearish pada chart H1 dan M15, dengan SL di atas 1.0723.

Pada chart H4, level keseimbangan Kijun-sen sekarang berlokasi di level 1.0680 sebagai resisten dinamis terdekatnya. Sementara price action chart H1 menunjukkan kemungkinan bouncing menuju level resisten intraday 1.0667 setelah rilis data Consumer Sentiment AS yang mengecewakan. Sehingga respon sellers/buyers berikutnya di kisaran 1.0667/80 layak untuk dicermati. Posisi sell di kisaran level tersebut membutuhkan SL di atas 1.0700 dan sebaiknya step-aside lebih dulu sambil memperhatikan price action berikutnya ketika harga berada di kisaran 1.0700/23.

Pada sisi downside, sejauh ini 1.0600/1.0583 masih bertahan namun penutupan harga H4/Daily di bawah level ini berpotensi membuka jalan menuju zona support berikutnya yang berlokasi di kisaran 1.0525/05.

Arsip Analisa By : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.

Pair Rate    
AUD/JPY 75.72 75.72 11
AUD/USD 0.6928 0.6928 28
EUR/CHF 1.1225 1.1225 4
EUR/USD 1.1206 1.1206 24
GBP/JPY 138.95 138.95 23
GBP/USD 1.2712 1.2712 53
NZD/USD 0.6551 0.6551 29
USD/CAD 1.3442 1.3442 -31
USD/CHF 1.0017 1.0017 -17
USD/JPY 109.30 109.30 -29
25 May 03:59