OctaFx

iklan

5 Kunci Penting Membaca Chart Forex

Membaca chart merupakan salah satu hal penting yang harus dikuasai seorang trader. Simak apa saja 5 kunci penting membaca chart berikut ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kemampuan membaca chart merupakan salah satu modal awal yang harus dimiliki oleh trader forex. Dengan memiliki kemampuan membaca chart forex, trader akan lebih mudah untuk menganalisa dan mempraktekkan sistem trading yang sesuai dengan gaya mereka. Bagi para trader pemula, ada 5 kunci penting membaca chart forex yang perlu dipelajari. Sudah tahukah Anda mengenai 5 kunci penting membaca chart berikut ini?

Jenis jenis chart forex

 

Jenis-Jenis Chart Forex

Saat kita memulai trading forex, banyak sekali istilah-istilah dan langkah yang perlu kita ketahui. Mulai dari apa itu trading forex, memilih broker forex, membuka platform trading hingga pada akhirnya berhadapan dengan chart forex. Saat pertama kali melihatnya, wajar jika muncul perasaan kebingungan tentang bagaimana cara membaca chart forex.

Karena trading mengambil keuntungan dari selisih harga jual dan beli, maka trader perlu memiliki kemampuan untuk membaca chart forex. Jika belum mengetahuinya, maka strategi trading yang memerlukan keahlian dalam membaca chart akan sulit untuk diterapkan. Pada dasarnya, chart forex adalah tampilan grafik yang menunjukkan pergerakan harga pada pasar. Grafik itu tersusun dari bar atau candlestik. yang biasanya dibentuk dari harga-harga OHLC (Open, High, Low, Close).

Saat membuka chart forex pada platform trading, Anda bisa memilih tampilan chart forex dalam beberapa bentuk, antara lain:

  1. Grafik Garis atau Line Chart
    Berbentuk sederhana, hanya menunjukkan garis dari harga Close ke harga Close berikutnya. Trader pemula akan sulit membaca chart berbentuk garis karena informasi yang diberikan terlalu terbatas.
  2. Grafik Batang atau Bar Chart
    Berbeda dengan grafik garis yang hanya memuat informasi harga penutupan, Bar Chart menunjukkan OHLC dengan lebih jelas karena trader bisa melihat angka pembukaan, penutupan, harga tertinggi dan terendah pada kurun waktu tertentu.
  3. Grafik Lilin atau Candlestick Chart
    Chart ini memberikan informasi OHLC seperti Bar chart, tetapi dengan tampilan yang lebih menarik. Di sini, perbedaan harga Bearish dan Bullish menjadi lebih jelas dari Bar Chart, karena Candlestick biasanya dapat dibedakan dari warna-warna tertentu. Sebagai contoh, jika harga Open lebih tinggi dibanding harga Close, yang menandakan terjadinya penurunan (Bearish), maka biasanya Candlestick akan berwarna merah. Seebaliknya, jika harga harga Open lebih rendah dibandingkan Close (Bullish), maka Candlestick berwarna hijau.

Di antara ketiga chart tersebut, Candlestick Chart adalah yang paling sering digunakan oleh trader forex. Untuk mengetahui perbedaan lebih detail dari ketiga jenis chart, silahkan berkunjung ke artikel Mengenal Jenis Grafik Dalam Forex.

 

Kunci Penting Membaca Chart Forex

1. Amati Pola Pergerakan Harga

Sesuaikan pola pergerakan harga dengan jenis order yang akan Anda lakukan. Jika ingin melakukan buy, fokuskan pada pair mata uang yang grafiknya sedang mengalami kenaikan. Sebaliknya, jika ingin sell, carilah mata uang yang grafiknya sedang mengalami penurunan.

trading dengan price action

(Baca Juga: 5 Tips Jitu Untuk Trading Mengikuti Trend)

 

2. Cek Time Frame Yang Digunakan

Saat melihat pergerakan harga yang fantastis atau sangat volatile, jangan terburu-buru panik dan mengambil keputusan. Cek dengan teliti chart yang Anda gunakan. Setiap time frame memiliki karakteristiknya masing-masing, dan perlu disesuaikan dengan sistem trading Anda.

Berbagai sistem trading yang beredar akan efektif saat digunakan pada time frame tertentu. Contohnya, ada sistem trading yang menggunakan time frame 4-jam dan 30-menit untuk bisa menentukan tren mata uang dengan lebih baik. Jangan lupa, manfaatkan juga indikator yang menunjukkan tren, seperti MACD, momentum, serta level Support dan Resistance.

Untuk Anda yang menggunakan strategi Scalping, menggunakan chart 5 menit untuk melihat pergerakan mata uang juga dapat dilakukan. Perlu diingat bahwa trading pada Time Frame yang terlalu rendah cenderung lebih noisy dan memunculkan banyak Fake Signal. Dibutuhkan Money Management yang disiplin agar trading tidak salah kaprah.

Oleh karena itu, pastikan tampilan chart berada pada time frame yang sama dengan analisis Anda. Selain itu, Anda juga bisa fokus pada 1 time frame untuk entry, sehingga proses trading bisa lebih terarah. Dalam hal ini, trading pada time frame Daily banyak dipilih oleh trader pemula.

Time frame forex

(Baca Juga: Pengaruh Time Frame Pada Hasil Trading)

 

3. Perhatikan Spread Yang Berlaku

Kunci penting membaca chart yang selanjutnya adalah memperhatikan spread. Spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask), atau quotes Sell dan quotes Buy.

Hal ini merupakan faktor penentu, apakah Take Profit dapat tereksekusi dengan benar atau tidak. Karena itu, pada saat open Buy, pastikan harga berada di daerah bid, sebaliknya pada saat open Sell, harga berada di sekitar daerah Ask. Untuk dapat menghitung keuntungan yang sudah mempertimbangkan faktor spread di dalamnya, Anda bisa memanfatkan kalkulator profit yang telah disediakan oleh SeputarForex.

 

4. Periksa Zona Waktu Yang Ditampilkan

Perhatikan zona waktu yang ditampilkan pada bagian bawah grafik Forex. Biasanya, grafik forex diatur berdasarkan zona waktu tertentu, misalnya waktu GMT, waktu New York, ataupun zona waktu lainnya. Perhatikan gambar di bawah ini:

membaca chart forex dengan zona waktu

(Baca Juga: Waktu Dan Jam Untuk Trading Forex)

Masalah yang sering terjadi dalam membaca chart forex adalah bagaimana cara membedakan waktu lokal Anda dengan waktu server pada saat mengikuti pengumuman berita. Untuk menghindari ketinggalan berita dan kebingungan tentang zona waktu, Anda dapat mengakalinya dengan mengkonversi waktu pengumuman ke waktu lokal, sehingga waktu pengumuman akan terjadi dapat lebih mudah disesuaikan dengan persiapan trading Anda.

 

5.Pastikan Internet Anda Tersambung

Langkah terakhir adalah periksa grafik forex Anda, apakah candle yang ditampilkan sudah sesuai dengan kondisi terkini pasar atau belum. Biasanya, chart yang tidak terkoneksi internet akan stagnan, dan trader yang tidak menyadarinya sering keliru menganalisa harga. Apabila trader baru tersadar setelah harga sesungguhnya sudah bergerak jauh, maka hal ini tentu bisa merugikan dari segala sisi.

Untuk itu, jangan lupa agar selalu memeriksa jaringan internet Anda terlebih dahulu. Meskipun terlihat sepele, tetapi permasalahan ini bisa menyebabkan kerugian. Terutama jika Anda sedang memasang trading dalam jumlah lot yang cukup besar.

kunci penting membaca chart forex

Artikel di atas telah memberikan informasi mengenai kunci penting membaca chart forex yang perlu diketahui oleh trader. Setelah mengetahui dasar-dasar membaca chart forex, trader bisa memperluas pengetahuan dengan belajar indikator teknikal serta penerapannya.

 

Untuk menambah wawasan, Anda juga bisa bergabung pada grup telegram SeputarForex dan berbagi ilmu dengan ratusan trader lain.

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.

Bagas.amerta
kalau punya koneksi internet yang lemot maksimal mending ga usah jadi trader forex sekalian, ketimbang prustasi lihat chart sama eksekusi ordernya
Noname
Paling ati2 sm spredx, sblm dftr d broker ato mulai pake platform pstkn dulu dah itu spreadx segede apa. mslhx gg cuman order posisix, tp kn sl tpx jg bs kena pengaruh dr spread ni. biasax dr prbdaan spread ni yg plg ngeliatin broker tu jujur apa scam.
Sukirman
yang seperti itu berarti pas kondisi order kena slippage. gampangnya hindarin trading news aja kalo pengen aman. kondisi slippage begitu emang dah wajar hampir di semua broker kalo volatilitas harga lagi nggak normal. sedangkan pas kondisi harga normal sepertinya spread broker udah pada kompetitif jadi termasuk aman dari yang namanya spread lebar. bahkan ada yang nggak sampai 1 pip spreadnya.
Joko Mariadi
Banyak yg kasusnya seperti itu. Tapi apa ini namanya trader musti harus trading di jam2 sibuk yg sebetulnya justru banyak peluang bagus disama? Kenyataanya walopun ada peringatan seperti begitu tetep banyak trader yg masuk/sekedar punya posisi open di jam sibuk berita penting. Spread melebar sebetulnya cuma akal2an broker apalagi yg market maker. Mereka bisa menetapkan harga bid dan ask sendiri jadi mestinya mereka bisa tidak ikut real market. Ini kenapa pelebaran spread antar broker bisa berbeda bahkan sampai puluhan pip selisihnya.
Agatha
Kalo trading lebih baik mana seh fokus ke 1 pair mata uang atau trading tergantung dari kondisi pasar yg lagi happening, jadi pair yg dipilih tu bisa menyesuaikan?
Bambang Priyono
Untuk pemilihan pair mata uang itu semua tergantung pada strategi trading yang digunakan. Sebagian ada yang lebih suka bertrading pada satu pair saja, namun ada juga yang lebih dinamis untuk menganalisa pergerakan pair lain. Apabila sebelumnya trader sudah sangat mengenal karakteristik dan pola pergerakan dari 1 pair mata uang, maka boleh-boleh saja trader mengandalkan pergerakan dari pair tersebut. Pada akhirnya tader itu sendiri yang akan menentukan langkah terbaik yang diambil, penting sekali untuk tidak memaksakan cara-cara trading yang dirasa tidak nyaman, karena setiap trader pasti punya gayanya masing-masing,
Agatha
@Bambang. Oh, jadi kalo sy lebih suka trading pake EUR/USD berarti bisa fokus kesitu terus ya? Terus bagaimana kalo ternyata ada peluang2 trading dari pair lain, apa yg fokus di 1 pair aja berpeluang besar ngelewatin banyak peluang trading?
Joko Mariadi
Lebih baik untuk permulaan trading di satu pair dulu, yg karakteristik pergerakannya paling dipahami, juga data2 fundamental yg mempengaruhinya. Penting diperhatikan karna setiap pair cenderung punya karakter berbeda makanya cara memanfaatkan peluang di tiap pair juga bisa tidak sama. Ada baiknya juga sebelum trading dgn beberapa pair paham dulu tentang analisa intermarket. Belajar itu akan lebih mudah paham tentang analisa beberapa pair bahkan yg berasal dari pasar berbeda. Bukan hanya caranya tapi juga pengertian tentang perbedaan karakteristik juga data2 yg mempengaruhi pergerakan di masing2 pair. Biasanya hal yg seperti itu sudah masuk tingkatan advance, maka itu sebagai pemula baiknya fokus di 1 pair sj.
Poer_wwn
to agatha.
ya dicoba dulu satu satu, trading pake satu pair sm trading dg bnyk pair, ntar dliat mn yg paling cocok,
gitu aja kok repot,
Errick Kurnia
wuih cukup ribet ya trading pake tf macem-macem. ribet begitu kenapa masih ada yg make? terus gunanya apa sih trading pindah2 tf begitu?
Soerya R.
Errick:
Sistem Trading Multi Time Frame bagus karena bisa konfirmasi tren.
Malah sebenarnya hampir semua sistem kita mestinya at least pakai 2 time frame kalau ingin posisi kita lebih terkonfirmasi, bukan bgt? Karena bagaimanapun gambaran time frame yang lebih besar lebih bisa ngasih kejelasan apa kita akan ikut pergerakan tren major ato sekedar koreksi harga. Sementara buat entri paling potensial kita tentu butuh time frame yang lebih kecil. Ilmunya cukup bagus dan layak dipelajari
Anggamulyana
betul.... yang udah paham chart pasti tau pentignya cek di tf lebih tinggi sebelom entry. walopun di sistem cara tradingnya ada fokus ke satu tf tapi emang gag rugi cek di tf lain karna yg ada kita malah lebih jelas dapet gambaran harganya. prinsipnya... makin tinggi tf makin jarang pula noise market. makin rendah tf makin banyak noise yg muncul
Nub_990
berapa lama waktu optimal untuk membaca dan menyimpulkan pergerakan sebuah chart?
Mohd
Berbeza lah setiap trader tu. Ada lima menit cukup, ada lebih lama kerana sering merubah indicator
Alif Arifin
Klw menurut ane waktu yg paling optimal itu 15 menit gan, klw terlalu cepat cuman 5 menit, khawatir salah analisa... kelamaan sampe 30 menit/sejam gt jg jangan, nanti keburu tren pasar berubah....