Benarkah Forex Itu Bukan Judi

124706

Disini kita akan ulas apakah benar forex memang benar bukan judi? Atau forex adalah status perdagangan yang sudah pasti halalnya? Yuk kita kaji lebih lanjut.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Pernahkah kita berpikir, trading yang kita lakukan ini benar-benar semudah membalikkan telapak tangan? Tinggal klik, kita sudah bisa transaksi. Rasanya seperti kita menaruh koin 500 perak di kotak judi dan menunggu hasilnya. Apakah begitu yang Anda rasakan? Nah di sini kita akan ulas apakah benar forex memang benar bukan judi? Atau trading forex adalah status perdagangan yang sudah pasti halalnya? Yuk kita kaji lebih lanjut.

Benarkah Forex Itu Bukan

Forex dipahami sebagai sesuatu yang boleh dan halal menurut fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia, NO: 28/DSN-MUI/III/2002, Tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf  dan beberapa pendapat Muslim lainnya terkait dengan hukum valas).

Terdapat berbagai pendapat di masyarakat bahwa lebih baik berinvestasi di sektor riil daripada sektor non riil. Karena sektor riil merupakan bidang-bidang yang 'jelas' terlihat oleh masyarakat, seperti bidang penjualan produk dan jasa. Jika memiliki dana yang lebih, maka orang-orang cenderung berinvestasi dalam bidang properti atau mengikuti pembelian franchise. Kalaupun hendak berinvestasi di sektor non riil, maka saham dan reksadana lebih dipilih dari pada forex trading. Alasannya, saham dan reksadana nampak ‘lebih riil’ dibanding forex.

Hal ini yang mungkin membuat orang berfikir ulang tentang dunia forex. Ada banyak trader yang terjun bertransaksi dengan harapan besar untuk meraup keuntungan tanpa memperhitungkan resiko kemungkinan dan keterbatasan dana yang tersedia di account-nya.

Satu hal yang perlu diingat adalah walaupun seandainya seorang trader selalu memperoleh keuntungan dalam setiap transaksi (walaupun dalam dunia nyata tidak ada trader ideal yang semacam itu), tetaplah pertimbangkan untuk selalu membuat manajemen risiko. Bahkan trader terbaik di dunia sekalipun menggambarkan bahwa dirinya pemah mengalami kerugian dan menjadikan kerugian sebagai resiko yang harus diperhitungkan.

Menyadari kemungkinan adanya kerugian, namun tidak diperhitungkan secara rasional tapi dihadapi dengan sikap emosional: berani atau tidak, maka itulah yang disebut judi. Dan hasilnya sudah bisa ditebak hanya dalam hitungan hari mereka akan kehilangan seluruh dana di accountnya. Trader semacam ini tidak melihat forex sebagai bisnis yang memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Yang mereka harapkan adalah semacam "jackpot" yang bisa membuat mereka kaya raya dalam semalam.

Adanya masyarakat yang memandang bahwa forex adalah judi lebih disebabkan karena kurangnya edukasi pada investor baru yang menyebabkan sulitnya investor pemula untuk memprediksi pergerakan harga yang berakhir pada kerugian dalam berinvestasi. Sisi high return forex trading menyebabkan siapa saja dapat memperoleh keuntungan besar hanya dalam tempo yang sangat singkat.

Namun seperti pedang bermata dua, apabila kita dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar maka resiko kerugian pun sama besarnya. Hal itu juga berbanding lurus dengan penguasaan teknik trading, tingkat pengetahuan, serta mental investor. Dengan demikian, sekali lagi forex bukanlah suatu perbuatan judi, namun bisa jatuh kepada perjudian manakala pelakunya memang tidak memahami cara trading forex tersebut, baik dalam hal memahami grafik, kurva, indikator, tren, kondisi ekonomi, dan lain sebagainya.


Setujukah Anda mengenai ulasan di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini. 

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Hendy
mnurut ane seh pandangan dari org tuh terhadap suatu pekerjaan cmn ngliat sesuatu pekerjaan lbh banyak org yg untung ato yg rugi. Kenapa forex dbilang judi? karena banyak yg rugi dibanding yg untung. Coba klo forex banyak org yg untung, banyak yang menerapkan sistem money management, kontrol diri yg baik, sistem trading yang baik . kayaqnya forex ga bakal dibilang judi...sekian penjelasan dri saya yg newbie...^^
Oki Santai Aja
@hendy: setuju bung. tapi apa mungkin ya, kalo misalnya, cuman misalnya nih, di forex lebih banyak yang untung, tapi ndak mesti karena nerapin cara2 trading yang bener (ada mm, kontrol diri dll). apa mungkin pandangan orang tetap yakin forex bukan judi? kalo liat dari hasilnya aja kayaknya iya. tapi kalo liat cara melakukannya juga kayaknya enggak. ane pikir soal lbh banyak untung ruginya itu cuman berhubungan sama kesan pertama aja. soal anggapan selanjutnya tetep lari ke cara tradingnya.
Dinar Wicaksana
Mungkin anggapan forex adalah judi muncul karena prinsip probabilitas yang digunakan dalam menentukan setiap keberhasilan di sini.

Anggapan bisa jadi tidak hanya muncul karena gagalnya banyak trader akibat cara trading yang sembarangan, tapi juga karena tidak adanya kepastian bahwa setiap order yang dibuka apakah akan berhasil atau tidak, meskipun sudah ditetapkan dengan persiapan analisa matang dan manajemen resiko yang mapan.

Karena sifat pergerakan harga yang masih belum bisa ditebak secara pasti inilah banyak yang langsung menyimpulkan trading forex sebagai judi, karena berinvestasi pada sesuatu yang sifatnya belum pasti maka artinya hanya mengandalkan untung-untungan semata.

Padahal setiap jenis investasi bahkan untuk sektor riil sekalipun akan ada probabilitas kegagalannya juga. Ini resiko yang wajar ada di setiap jenis investasi, tapi rasanya lebih sering dibesar-besarkan sebagai sisi negatif forex.
Lukman Baskoro
brngkl cz d fx ini yg plg brprn mntl trdr kl boss. buat sbgian org peran psikologis ni msh absurd. bhkn trdr ja msh ada yg blom sdr pentingny aspek ini. mkny sesuatu yg ditentukan sm hal yg ngg ril kyk luck / kondisi mental bs dbilang sbg usaha yg probabilitasny kcl, cmn untung2an ato bhkn judi. well kl bnr judi knp skrg ni mkn bnyk trdr yg udh bs sukses? bnyk jg cntoh hdp trdr yg brhsl jd milyarder krn dr hsl trdng ni. kl dlm perjudian kn yg brhsl jd pmnng y si bandar itu. sebagus2ny pemain profit yg ddpt g bkl konsisten. tp d trdng sdh ada cnth2 trdr yg brhsl dpt profit sgt tinggi scr konsisten
Dwisofi
Ya ane setuju,
Karena di forex trader yang udah banyak pengalaman & pengetahuan pun belum pasti bakal bisa profit terus menerus jadi karena enggak pasti ini orang mengira forex sebagai judi

Di setiap trading mesti ada resiko, yg bisa diusahain trader sebaik2nya ya mengusahakan supaya lossnya enggak lebih besar dari profit.
Bukannya ini sama kayak cara dagang barang riil?

Enggak selamanya suatu dagangan bakal laku terus menerus, ada pasang surut dimana kadang2 jualan bakalan sepi
Tapi yg diambil kan tetep pendapatan akhirnya.
Apa berakhir plus ato minus.

Jadi enggak cuman trading forex aja yg seperti itu tapi kenapa cuman forex yg sering dianggap judi???
Rendra
Sama kayak buka bisnis toko gt lah, kita keluarin modal. Lalu bisa kadang untung, kadang rugi kan.
Tri_siswanto
iya tuh, kebanyakan orang yg blm2 uda nuduh macem2 kalo gag asal tau aja ato yg sakit hati perna kena mc, buat org yg asal tau aja belajar lebih banyak dulu deh baru bisa ngomong macem2. buktinya juga udah ada kan trader yg jadiin forex sbg penghasilan utama, kalo forex itu judi mana berani mereka gantungin hidup dari penghasilan trading? buat org yg sakit hati karna pernah rugi mending intropeksi dulu ruginya kenapa, lah kalo cr tradingnya aja sembarangan bukan forexnya tuh yg judi, tapi entenya sendiri aja.
Santo
Saya tidak setuju, jelas Forex adalah JUDI, bagaimana bisa MUI mengatakan trading semacam ini halal, rata2 trader saja memaksa untuk top up jika dana sudah habis? Bagaimana tidak dikatakan sebagai judi kalau bisanya hanya menghabiskan uang hasil jerih payah kerja halal
Lucas 988
tidak ada yang maksa trader top up kalo dana habis. kalo trader ada keinginan top up terus begitu dananya habis sampe menghabiskan uang hasil jerih payah, itu sepenuhnya keputusan dia sendiri. di sini ada yg namanya psikologi trading, trader yg seperti itu biasanya yg belum memahami dampak psikologi trading. buat yang sudah belajar sepenuhnya, pasti bisa lebih bijak menyikapi loss sehingga tak sampai menguras uang hasil jerih payah... tapi yang jelas tidak ada sama sekali unsur paksaan dari pihak manapun buat top up lagi kalo dana di akun habis.
Untung Alexandr
knp kok dikatakan judi..? krn forex kita pasang OP sesuai dgn pergerakan harga...dimana semua org TIDAK TAHU PASTI kmn harga akan bergerak.... knp KITA TDK TAHU PASTI..? dikarenakan kita melihatnya di TF rendah.....Kalau kita melihatnya di TF yg lebih tinggi...ANAK KECIL PUN TAHU HARGA AKAN BERGERAK KEMANA... Jadi kuncinya lihat di TF yg lebih tinggi....(.H4 ke atas...) dan pakai money manajemen ....yaitu modal dibesarkan lot diperkecil....dijamin anda akan profit...sudah dibuktikan....kalau Anda masih loss...ya kebangeten....( biasanya yg sering loss itu modal kecil lot gede...pingin cepet meledak akunnya....wkwkwk...mimpi kalee..) makanya sering bilang judi..soalnya cara tradingnya seperti PENJUDI....hehehe...Sekian Terima kasih.....salam profit...