Empat Tahapan Dalam Menyikapi Kerugian

140920

Mengalami rugi itu wajar. Tapi, agar trader forex tidak rugi terus menerus, maka ada cara khusus untuk menyikapinya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Salah satu hal yang Anda harus pelajari dalam trading forex adalah mengakui kesalahan yang menyebabkan kerugian. Meskipun hal tersebut normal terjadi dalam proses trading, namun kerugian biasanya sulit diterima oleh trader, karena tentu saja menyangkut sejumlah dana yang hilang. Alasan utama trader merasa kesulitan dalam mengatasi akibat dari kerugian adalah karena ketidak-tahuan daripada sekedar masalah psikologi.

Empat Tahapan Dalam Menyikapi

Trader yang mengalami kerugian biasanya tidak tahu bahwa emosi negatif yang ditimbulkannya bisa menyebabkan keputus-asaan. Mereka yang tidak bisa menyikapi kerugian dengan bijak dan cepat putus asa, bisa saja meninggalkan dunia trading forex. Dalam menyikapi kerugian dalam trading, biasanya ada empat tahapan yang dialami trader. Semakin trader bisa bertahan, semakin ia akan bisa menerima kerugian dalam trading.

Tahapan pertama: penolakan atas kenyataan bahwa trading forex bisa menyebabkan kerugian
Khususnya bagi trader pemula, tahap penolakan ini sering dialami. Dalam fase ini trader menolak kenyataan bahwa ia bisa mengalami kerugian akibat kesalahannya. Ia akan cenderung menyalahkan broker yang curang atau kondisi pasar yang sedang tidak menguntungkan. Alasan yang sering dikemukakan adalah bahwa brokernya adalah stop loss hunter (pemburu stop loss), atau pasar yang tiba-tiba berbalik arah, padahal kondisi entry-nya sudah benar. Jika mereka bisa bertahan, mereka akan terus melaju.

Tahapan kedua: penalaran yang logis dan masuk akal (rasionalisasi)
Setelah mengalami tahap penolakan, biasanya trader memasuki tahap rasionalisasi pada setup tradingnya. Pada tahapan ini trader mulai membuat rencana trading dan berusaha untuk menerapkannya. Ia juga berusaha menggunakan money management dengan benar, menentukan stop loss, target profit disertai dengan entry point yang sesuai dengan metode trading yang logis dan masuk akal. Ketika mengalami kerugian, mereka cenderung mengabaikannya dan kadang-kadang mengakui bahwa ia telah membuat kesalahan.

Tahapan ketiga: depresi
Pada tahapan ini trader telah melihat semua faktor dari luar yang bisa mempengaruhi hasil tradingnya, termasuk kemungkinan yang menyebabkan kerugian. Trader kemudian mulai berpikir bahwa kerugian yang dialaminya seluruhnya disebabkan oleh tindakannya sendiri. Meski sangat beralasan untuk bertanggung-jawab pada kerugian yang telah dialami, terlalu menyalahkan diri sendiri bisa merusak karir tradingnya jika ia selalu ragu akan kemampuannya. Pertanyaan seperti ’’Apakah trading forex memang cocok untuk saya? ’’ akan selalu muncul, dan bila trader tidak bisa mengatasi perasaan depresi ini dan memperbaiki kesalahan, maka ia akan bisa cabut dari dunia trading forex. 

Tahapan keempat: menerima kenyataan bahwa kerugian pasti akan terjadi dalam trading
Pada tahapan terakhir ini trader sepenuhnya bisa menyadari bahwa tidak benar untuk terlalu menyalahkan diri sendiri. Pergerakan pasar forex memang memang tidak bisa diprediksi dengan pasti dan banyak faktor diluar dirinya yang tidak bisa dikendalikan. Trader mulai melakukan perbaikan pada strategi trading, menerapkan managemen resiko dengan proporsional dan yang terutama, bisa menyikapi kerugian dengan menerima kenyataan bahwa hal tersebut memang tidak terelakkan.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Go Fx
wekss pizann. gw dah di level 3 nya lama banget wkwk. sekarang dah mulai bisa masuk level 4 dah mulai kerasa tanda2 nya. kalo cw ini tanda2 nya mau brojol di bulan kesembilan kwkwkw
Imf
Ane kayaqnya masih level 2.. masih jauh kayaqnya perjalanan ane. Tapi ane tidak pernah sekalipun menyalahkan broker karena kesalahan ane dalam bertrading. brarti ane langsung level 2 , level 1 nya dilewat broooooo. hahaha
Martin S
@ IMF:
oke, semoga Anda bisa langsung ke tahap ke 4, tidak harus melewati depresi. Tetap konsisten pada money management dan rencana trading Anda
Wise Trader
tahap ketiga itu bisa bercabang.. jalan tidak semulus paha jkt 48 ..yang terbaiknya adalah orang yang depresi bisa bangkit dan terus mengaruhi kejamnya lautan yang luas dengan bertrading lagi.. tpi yang ga kuat akan berakhir dengan kepala digantung ato jadi peepes terjun dari lantai 20 kepala duluan XD
Stresss
widiihhhhh kejam amat broo terjun dari lante 20 kepala duluan kwkwk. Yaa stidaknya jangan terjun dari lantai 20 lah brooo kwkwk.. pake pistol ajah langsung tembak ke kepala..XD.. sakit nya mungkin ga gtu brasa
Bingbing
Jadi itu to level2 nya..suhu? Jadi aku masih level 4 nih? Trus kapan naik kelas nih? Apa masih ada level2 berikutnya? Kira2 kalo para trader di lembaga2 hedge fund luar sono apa juga masih merasakan hal ini ya? Apalagi duit yang mereka mainkan lebih dari yang kita bayangkan. Misal kita rugi beberapa $, mereka mungkin bisa sampai beberapa $juta. Bayangkan kalo duit yang mereka putar $milyar, dengan asumsi loss pertrade 2%, apa gak = $juta? Gimana latihan mentalnya ya?
Martin S
@ bingbing:
Dari sumbernya (fxstreet.com) memang hanya ada 4 tahapan tersebut.
Hedge fund manager company yang terkenal juga pernah mengalami kerugian besar seperti misalnya ketika krisis keuangan 2008. Yang bisa bertahan dan bahkan berkembang pesat biasanya adalah mereka yang menerapkan strategi diversifikasi asset dengan tepat.

Untuk loss per trade 2% bukan sesuatu yang baku, tergantung dari diversifikasi dan rencana dalam money management trader itu sendiri.
Bingbing
diversifikasi asset? ..hhhhmmm.. mksdny gmn itu suhu martin? Apakah mereka bermain di semua pair valas?
Martin S
@ bingbing:
Diversifikasi asset dalam hal ini artinya pembagian investasi ke berbagai pasar, tidak hanya pasar keuangan tetapi juga pasar saham, pasar komoditas dan pasar bond atau obligasi. Bagi hedge fund company diversifikasi asset adalah sangat penting untuk menghindari resiko. Dengan membagi investasi ke berbagai jenis pasar maka bisa dihindari kemungkinan resiko dibandingkan bila berinvestasi hanya pada satu jenis pasar saja. Bagi trader forex diversifikasi bisa dilakukan dengan entry pada lebih dari satu pasangan mata uang, tentu saja setelah diperhitungkan terutama dari sisi money management-nya.