Trading Breakout Dengan Bollinger Bands

Sebagian trader menggunakan BB (Bolinger Bands) untuk dijadikan indikasi ketika breakout atau breakdown sudah dekat. Bagaimana penjelasan lebih lengkapnya?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Bands dari indikator Bollinger akan memberitahu kita bahwa pasar akan mengalami trend. Caranya adalah dengan melihat penyempitan pada bands, yang biasanya diikuti oleh pergerakan harga secara tajam.

Sebagian trader menggunakan BB (Bolinger Bands) untuk dijadikan indikasi ketika breakout atau breakdown sudah dekat. Ketika band menjadi sangat sempit, itu berarti harga sedang berkonsolidasi dan kita harus bersiap-siap untuk break-out naik atau turun.


Bollinger Bands

Pada titik ini (break-out), pergerakan akan menjadi berbahaya karena kita tidak tahu apakah pasar akan bergerak ke atas atau ke bawah. Yang perlu kita lakukan ketika band menjadi sangat sempit adalah menutup posisi kita, kemudian tunggu sampai kita bisa melihat arah yang jelas. Jika tidak ingin menutup posisi yang lama, setidaknya kita harus melindungi nilai trading awal.

BB tidak bisa memprediksi arah break-out. Namun MACD (Moving Average Convergence Divergence) dan Indikator Momentum akan memberitahukannya untuk Anda. Anda bisa memanfaatkan kedua indikator ini bersama-sama, sebab biasanya BB akan selalu searah dengan indikator-indikator tersebut.

Bollinger Bands dirancang untuk menangkap mayoritas pergerakan harga. Pada saat harga bergerak di luar band atas atau bawah, harga akan dianggap overbought atau oversold.

Trading Breakout Dengan Bollinger

Pedoman Menggunakan Bollinger Bands
Jika band sempit, harga akan melompat naik atau turun sampai harga melewati band luar. Seperti disebutkan sebelumnya, ini bukan waktu terbaik untuk melakukan trading. Sebaliknya, ini adalah saat-saat yang cukup berisiko untuk trading kita. Tunggulah sampai harga benar-benar mengalami break.

Apa yang harus kita lakukan ketiga harga mengalami breakout? Jika harga terus naik, kita hanya perlu terus menyesuaikan trailing stop untuk mengunci keuntungan (profit). Ada sebuah metode baru menggunakan BB dengan menggunakan dua set Bollinger Bands, di mana BB yang satu dengan standar deviasi 3 dan standar deviasi lainnya adalah 1.

Metode ini sangat mirip dengan penggunaan Fibonacci atau Average True Range (ATR), tetapi jauh lebih mudah dalam memahaminya sehingga dapat memudahkan trader untuk menghasilkan keuntungan.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Yan_samsul
hmm.. sepertinya bb ini lbh cocok buat bantu ambil close position yang tepat aja.....
Karman
Betulan bang? Dari penjelasan diatas ini bukannya malah BB lebih cocok sebagai petunjuk entri breakout? Kalo close mungkin close dari posisi yg lama. Tapi lebih penting lagi kan entri dari sinyal breakout BB ini..
Haarun
Klau tdk ingin mnutup posisi yg lama, bgmn itu carax melindungi nilai trdng awal dn apa maksudx itu?
Ibnu Hasyim
Kl saya boleh ikut saran, sepertinya melindungi nilai awal maksudnya adalah dengan menggunakan trailing stop. Jadi setelah breakout terkonfirmasi kita bisa lindungi nilai awal dengan memindahkan stop loss, yang bisa dilakukan dengan fasilitas trailing stop.

Terutama kl setelah breakout, tren harga lalu menguat secara signifikan, ini bisa menjadi kondisi sempurna untuk memaksimalkan manfaat tradiling stop.
Hari Santoso
Melindungi nilai trading awal dapat dilakukan dengan menggunakan trailing stop. Jika trader melihat ada penyempitan pada bollinger band, tapi ragu akan terjadi breakout, profit trading dapat diamankan dengan menggeser level stop loss tiap kali harga meneruskan tren dan sampai di level tertentu. Cara ini disebut dengan trailing stop.

Jadi jika swaktu-waktu benar-benar terjadi breakout dan harga berbalik arah, posisi trading akan terclose pada level stop loss yang telah berubah sesuai pencapaian harga pada tren sebelumnya.
Chairil Dw
@hari: kalo ane udh lama gag pake sl2an lagii.. tapi tertarik si buat pake trailingstop ni.. kira2 kalo sblum2nya sl yang dipasang sering meleset, entar trailing stop yang dipasang juga meleset gag ya?
Hari Santoso
Posisi trading yang terclose tidak sesuai dengan level stop loss memang sering terjadi dan cukup menjadi bahan perbincangan di antara para trader.

Sebelumnya, supaya anda yakin untuk menggunakan trailing stop pada platform trading anda, lebih baik dicari tahu dulu penyebab melesetnya level stop loss itu. Biasanya, posisi trading terclose pada level stop loss yang tidak sesuai karena ada selisih dari nilai spread.

Tapi ada juga kemungkinan itu bersumber dari faktor teknis lain seperti koneksi internet atau kerusakan pada platform trading. Tapi kalau masalahnya ada pada broker, akan lebih aman jika anda mempertimbangkan penggunaan stop loss dengan lebih cermat lagi.
Mulyasa Ergi
ini lebih bagusan ditambah cara konfirmasi signal break out dari level atas/bawah bolinger band. tadikan diberitau sebelum break labih baik ndak trading dulu, tunggu sampe arahnya jelas.

nah gimana cara kita tahu arah breakout ini jelas apa ndak kan dengan konfirmasi signal ini. apa dgn lihat penutupan harga dibawah/atas bolinger band, atau pake bantuan indikator lain, gimana rekomendasinya mastah?
Ibnu Hasyim
Paling umum, mudah namun masih realistis ya dengan melihat closing candle itu. Setidaknya ini yang paling sering saya temukan di web-web lain tentang bagaimana cara mengkonfirmasi sebuah sinyal.

Mungkin karena ini berkaitan dengan price action, jadi meskipun tampak sederhana banyak yang merekomendasikannya dan mempercayainya. Namun ini efektif atau tidak saya kurang tahu karena belum pernah saya uji sendiri. Untuk mengetahuinya kenapa tidak langsung dicoba saja di akun demo? Bisa jadi ini berhasil anda coba.
Eagle Trade
wahh bgmn tuh resep ny trading bb plus macd plus momentum ??? eman ne uda disebutin tapi ngg dijelasin. tapi ne, setau ane macd n momentum kan sama2 indi momentum ya, apa bole dipake bersamaan ??? kalo 2 indi satu jenis dipasang di 1 platform apa ngg malah bingung tuh sinyal ny?
Ibnu Hasyim
Indikator momentum bisa dimanfaatkan untuk membantu mengenali arah breakout karena fungsi dari indikator ini adalah untuk menunjukkan kekuatan tren. Maka itu indikator jenis ini bisa menjadi petunjuk awal kemana tren harga akan mengarah. Untuk penggunaan MACD dan Momentum secara bersamaan ini bisa tergantung preferensi.

Dua indikator ini memang satu kategori, namun MACD bukanlah murni indikator momentum, ini hanyalah indikator yang bisa dianggap sebagai indikator momentum. Sedangkan indikator momentum bisa dibilang adalah jenis yang paling murni dan bukan turunan seperti RSI, Stochastic, apalagi MACD.