Advertisement

Trading Breakout Dengan Bollinger Bands

  By: Parmadita   View: 5325    Analisa Teknikal  

Bands dari indikator Bollinger akan memberitahu kita bahwa pasar akan mengalami trend. Caranya adalah dengan melihat penyempitan pada bands, yang biasanya diikuti oleh pergerakan harga secara tajam.

Sebagian trader menggunakan BB (Bolinger Bands) untuk dijadikan indikasi ketika breakout atau breakdown sudah dekat. Ketika band menjadi sangat sempit, itu berarti harga sedang berkonsolidasi dan kita harus bersiap-siap untuk break-out naik atau turun.


Bollinger Bands

Pada titik ini (break-out), pergerakan akan menjadi berbahaya karena kita tidak tahu apakah pasar akan bergerak ke atas atau ke bawah. Yang perlu kita lakukan ketika band menjadi sangat sempit adalah menutup posisi kita, kemudian tunggu sampai kita bisa melihat arah yang jelas. Jika tidak ingin menutup posisi yang lama, setidaknya kita harus melindungi nilai trading awal.

BB tidak bisa memprediksi arah break-out. Namun MACD dan Indikator Momentum akan memberitahukannya untuk Anda. Anda bisa memanfaatkan kedua indikator ini bersama-sama, sebab biasanya BB akan selalu searah dengan indikator-indikator tersebut.

Bollinger Bands dirancang untuk menangkap mayoritas pergerakan harga. Pada saat harga bergerak di luar band atas atau bawah, harga akan dianggap over-bought atau over-sold.

Trading Breakout Dengan Bollinger

Pedoman Menggunakan Bollinger Bands
Jika band sempit, harga akan melompat naik atau turun sampai harga melewati band luar. Seperti disebutkan sebelumnya, ini bukan waktu terbaik untuk melakukan trading. Sebaliknya, ini adalah saat-saat yang cukup berisiko untuk trading kita. Tunggulah sampai harga benar-benar mengalami break.

Apa yang harus kita lakukan ketiga harga mengalami breakout? Jika harga terus naik, kita hanya perlu terus menyesuaikan trailing stop untuk mengunci keuntungan (profit). Ada sebuah metode baru menggunakan BB dengan menggunakan dua set Bollinger Bands, di mana BB yang satu dengan standar deviasi 3 dan standar deviasi lainnya adalah 1.

Metode ini sangat mirip dengan penggunaan Fibonacci atau Average True Range (ATR), tetapi jauh lebih mudah dalam memahaminya sehingga dapat memudahkan trader untuk menghasilkan keuntungan.







SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 7