Keandalan Data ADP Dan ISM Untuk Memprediksi NFP

164762

Data ADP dan indeks ISM Non-Manufacturing AS yang dirilis lebih awal kerap disebut bisa memprediksi NFP. Tapi, seberapa akurat data-data tersebut untuk memprediksi NFP?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Diantara data fundamental ekonomi yang dinantikan oleh trader forex setiap bulannya, terdapat data-data dari Amerika Serikat: Non-farm Payroll (NFP), ADP Non-farm Employment Change, dan indeks ISM Non-Manufacturing AS. Masing-masing data biasanya berdampak cukup besar terhadap kurs Dolar AS, khususnya NFP yang bisa memicu pergerakan hingga 250 poin pasca rilis NFP. Tetapi, tahukah Anda bahwa data ADP dan data ISM yang dirilis lebih awal, seringkali disinyalir mampu memprediksi bagus atau buruknya data NFP!?

 

Latar Belakang Hubungan Data ADP, ISM, Dan NFP 

Data ADP Non-farm Employment Change dikelola oleh perusahaan riset Macroeconomic Advisers LLC dengan disponsori oleh perusahaan swasta ADP Employer Services. Isinya memuat laporan daftar karyawan dari lebih dari separuh klien ADP di Amerika Serikat, sekaligus mewakili sekitar 24 juta perusahaan dari 19 sektor usaha non-pertanian di Amerika Utara.

Data ADP biasanya diterbitkan selang dua atau tiga hari sebelum Biro Statistik Tenaga Kerja AS mempublikasikan data NFP. Karena keduanya sama-sama mencatat berapa banyak job baru dalam perekonomian negeri Paman Sam, maka walaupun komponen penghitungannya berbeda, tetapi analis akan melirik data ADP sebelum mengestimasikan apakah NFP akan tampil cemerlang atau lebih suram dibandingkan periode sebelumnya. 

Data ADP, Data ADM, Data NFP

Data ISM Non-Manufacturing AS merupakan indeks yang didasarkan pada hasil survey atas lebih dari 400 perusahaan non-manufaktur (sektor Jasa) di Amerika Serikat. Pengelola dan pengatur publikasinya adalah Institute of Supply Management (ISM)

Dengan memantau data ISM, investor akan mendapatkan indikasi awal mengenai iklim bisnis sektor Jasa di AS. Ketika indeks ini menunjukkan peningkatan, investor bisa mengekspektasi kondisi ekonomi lebih kokoh dan perusahaan-perusahaan berekspansi. Namun, ketika data ISM menurun, maka ada kemungkinan terjadi gangguan dalam ekonomi.

Lebih dari itu, sektor jasa memiliki peranan besar dalam perekonomian AS, sehingga komponen tenaga kerja dalam indeks ISM Non-Manufacturing acap dianggap sebagai indikator awal NFP. Apabila penerimaan tenaga kerja sektor jasa meningkat, maka Nonfarm Payroll diekspektasikan naik juga.

Namun, sebenarnya patut dipertanyakan seberapa akurat data ADP Non-Farm Employment Change dan indeks ISM Non-Manufacturing AS dalam memprediksi data NFP.

 

Perbandingan Data ADP versus NFP

Untuk meninjau perbandingan data ADP dan NFP, mari lihat chart di bawah ini.

Keandalan Data ADP Dan ISM Untuk Memprediksi

Perhatikan, pada bulan September 2013, ADP mengalami penurunan dibanding bulan Agustus; demikian pula data NFP. Namun, pada bulan Oktober, ketika ADP menurun dibanding September, NFP justru melonjak pesat. ADP tampaknya sering mengalami kesulitan (meleset) dalam memprediksi angka NFP.

Seperti tampak pada chart perbandingan di atas, ADP telah meleset dengan perkiraan yang lebih besar (over-estimated) sebanyak 6 kali. Sedangkan jika dilihat pada data selama setahun (12 bulan), maka over-estimated terjadi 7 kali atau 58%. Selain itu, ADP lebih cenderung memberi prediksi NFP yang berlebihan, dengan rata-rata perbedaan sekitar 50,000 pekerjaan.

 

Perbandingan Data ISM versus NFP

Setelah membandingkan hubungan antara data ADP dengan NFP, kini giliran data ISM. Benarkan komponen ketenagakerjaan dalam indeks ISM Non-Manufacturing dapat menjadi indikator NFP?Keandalan Data ADP Dan ISM Untuk Memprediksi

Tampak pada chart di atas, dalam waktu 8 bulan sebelum ini, perubahan komponen tenaga kerja dari indeks ISM Non-Manufacturing bisa memprediksi perubahan NFP dengan akurat sebesar 75%. Namun, jika kita lihat sampel hingga 12 bulan ke belakang, akurasi berkurang hingga 58%. Walaupun, pada sampel yang lebih besar lagi, ISM Non-Manufacturing masih cukup andal untuk memprediksi NFP.

Dengan demikian, baik data ADP maupun komponen tenaga kerja dari indeks ISM Non-Manufacturing bisa dikatakan kurang andal dalam memprediksi data NFP. Keakuratan masing-masing hanya sekitar 58%.

 

Selain data ADP, ISM, dan NFP; indikator fundamental apa lagi yang sangat berpengaruh di pasar finansial dan perlu diamati oleh trader forex? Simak ulasannya dalam artikel Indikator Fundamental Yang Menggerakkan Pasar. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal fundemental news, selain kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami di forum tanya jawab berikut.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Suhadi Ang
Kalo perbedaan selisihnya bisa sampe berbeda dari segi lebih baik/lebih buruk dari ekspektasi, maka data adp & ism bisa misleading untuk memprediksi nfp. Tapi kalo perbedaannya masih di satu batas lebih baik dari ekspektasi, misal adp emang lebih tinggi hasilnya dari nfp, tapi dua2nya finish di perolehan yg lebih baik dari ekspektasi, maka efek perbedaannya mungkin ga akan terlalu besar. Saran gw daripada ribet prediksi nfp, mending prediksi dolarnya aja menguat atau melemah. Rilis data adp & ism meskipun ga sekuat nfp pengaruhnya tapi kadang juga bisa pengaruh ke sentimen pasar, jadi kita bisa ngikut aja kira2 sentimennya seperti apa setelah 2 data itu rilis. Trus bersiap2 waktu menjelang nfp yg dirilis.
Nani.alfredo
Suhadi. Setuju gan. Kita trdr ritel plh aman ngikut aja. mlh klo nfp rilis ane suka g masuk pasar. takut g bisa keep up sm volatilitas psr di jm2 itu. maklum msh blajar, hehehe.
Queen
Memang harus hati2 saat jelang rilis data NFP, harga bisa melonjak naik turun dan menciptakan Spike yang berkepanjangan. Stop Loss atas bawah pun bisa kena karena hal ini. Pilihan yang bagus untuk tidak masuk pasar.
Fian_oktavian
chart perbandingan adp dengan nfp itu datanya nggak sampe 12 bulan. dichart ism non-manufacturing sama nfp itu klo diliat perbedaan hasilnya malah lebih jauh karna sy lihat jarak antara poin ism dgn nfp nya terlihat lbh lebar.

terlepas dr itu smw. sy ingin menanyakan peluang kbrhasln trdng dgn melihat adp dan ism ini sbg indikator awal nfp. kalo kt sudah tw data adp kemungkinan bsrnya selalu lebih bnyk dr nfp. apa aman kalo kt ambil posisi sblm nfp rilis dg analisa itu?
Suhadi Ang
@Fian: Lebih baik tetep dianalisa sendiri2 saja kalo menurut gw. Rencana entri sebelum rilis nfp itu lumayan beresiko apalagi di saat-saat seperti itu sering terjadi slippage. Bukannya kebanyakan cara trading nfp itu diplot setelah nfp itu rilis? Dari grafik-grafik diatas aja udah ketahuan kalo data adp dan ism ga ada yang bisa sama dengan nfp. Apa masih mau mengandalkan itu buat analisa trading supaya bisa entri sebelum nfp?
Cicip
Memang bisa berguna banget kalau bisa menjadikan ADP dan ISM sebagai indikator awal untuk memperkirakan NFP. Tapi yang bisa benar2 tahu analisany dengan benar mungkin pakar2ny saja ya? Trader forex mungkin bisa sangat kesulitan mencari akurasiny, jadi nantiny bisa beresiko banget kalau belum benar-benar bisa memperhitungkan ekspektasiny. padahal kalau bisa ini mungkin berpeluang untuk dapat membuka order sebelum NFP dan mengambil keuntungan yang banyak kalau ternyata analisany bener :)
Lea Alea
data ISM ada yg ISM Manufacturing Empoyment kenapa yang dihitung untuk memprediksi NFP malah ISM Non Manufacturing? Apa perbedaan dari kedua data itu?
Martin S
@ fian_oktavian:
agak riskan, karena data ADP itu sering meleset. Artikel tersebut hanya mengungkap perkiraan pelaku pasar atas dirilisnya data yang berhubungan erat dengan jumlah tenaga kerja termasuk ADP yang jelas merilis data NFP sebelum versi resminya dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Mungkin bisa ambil posisi kalau kedua data tsb searah, jadi ADP dan ISM sama2 memprediksi NFP akan naik atau sama2 memprediksi akan turun, tapi kalau yg satu naik dan yg lain turun lebih baik tidak mengambil posisi duluan.
Martin S
@ lea alea :
ISM Non-Manufacturing itu hasil survey diluar sektor manufaktur, jadi termasuk sektor jasa dan tenaga kerja. Di dalam data indeks ISM Non Manufacturing itu ada komponen tenaga kerjanya, sedang indeks ISM Manufacturing adalah khusus untuk sektor manufaktur, tidak termasuk jasa dan tenaga kerja.

Karena NFP mengukur perubahan jumlah tenaga kerja maka ISM Non Manufacturing yang dirilis sebelum NFP dianggap relevan untuk memprediksi NFP...
Olive
Kog bisa ADP lebih buruk presentasenya ya? Padahal fokusnya lebih jelas ketimbang ISM non-manufacturing. NFP bukannnya harus meliputi jumlah lowongan di kedua sektor (non-manufacturing dan manufacturing)? Lha ini baru satu saja data ISM yang muncul sebelum NFP kog bisa lebih baik kualitasnya dari yang jelas-jelas mengukur obyek yang sama dengan NFP. Apakah ADP menggunakan metode yang jauh berbeda dengan ISM?
Martin S
@ Olive:
Artikel ini dibuat berdasarkan pengamatan dari seorang analis yang membandingkan komponen tenaga kerja dari indeks ISM Non Manufacturing dan ADP, jadi yang indeks tenaga kerja dari ISM Manufacturing tidak ikut dibuat perbandingan. Alasannya mengapa tidak dijelaskan. Mungkin komponen tenaga kerja dari ISM Non Manufacturing lebih signifikan. Anda bisa membaca sumber artikelnya:How Reliable are ADP and ISM for Predicting Payrolls?