Strategi Hedging Sederhana

109652

Banyak trader yang mengerti hedging forex, tetapi belum mampu menjalankannya dengan benar. Berikut langkah-langkah strategi hedging sederhana yang bisa diaplikasikan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Bagi para trader veteran, pasti sudah tahu perihal strategi hedging forex. Seperti yang telah dijelaskan pada artikel di sini, hedging forex adalah strategi trading yang digunakan untuk membatasi atau melindungi dana trader, dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan. Strategi hedging forex memberi kesempatan bagi trader agar nilai kerugiannya bisa dikurangi, atau bahkan berbalik profit.

hedge forex

Secara praktek, strategi hedging forex dilakukan dengan cara mengeksekusi order buy dan sell dalam suatu instrumen, atau dalam dua instrumen yang saling berlawanan. Contohnya, jika terjebak floating dalam posisi sell pada instrument EUR/USD, agar kerugian tidak bertambah besar, maka dapat dilakukan strategi hedging sederhana dengan posisi buy pada instrumen tersebut. Jika dalam dua instrumen, contoh pasangan mata uang yang berkebalikan adalah USD/CHF dan EUR/USD. Dapat dilakukan order buy pada salah satu mata uang dan order sell pada mata uang lain.

Secara teori, strategi hedging forex memang terlihat sangat gampang dan menguntungkan. Namun, perlu diketahui pula, pada keadaan real market, strategi hedging forex merupakan salah satu strategi dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Selain dibutuhkan pemahaman lebih akan market, dibutuhkan pula mental yang kuat dan penuh keyakinan agar eksekusi bisa sempurna.

Pada artikel ini akan dibahas sedikit strategi hedging sederhana yang bisa dipraktekkan oleh pemula sekalipun.


Langkah Strategi Hedging Sederhana

  1. Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam proses hedging forex adalah memilih pair yang tepat. Dalam pemilihan pasangan pair ini usahakan untuk memilih pasangan yang bersifat mayor maupun cross pair terkenal. Contohnya, jangan pilih pair seperti AUD/NZD, CAD/CHF, ataupun beberapa mata uang sejenisnya.
  2. Setelah memilih pair yang diinginkan, selanjutnya pilih time frame yang ingin Anda gunakan. Dalam memilih pair ini sangat penting untuk memilih time frame yang sedang menunjukkan pergerakan konsolidatif. Hal ini penting untuk menentukan metode tradingnya (scalping, intraday, maupun swing). Contohnya, jika sedang terjadi konsolidasi pada time frame 15-menit, maka kita akan menjalankan hedging forex kita dengan metode scalping.
  3. Setelah Anda menetapkan time frame yang akan digunakan, waktunya melihat tren yang sedang terjadi saat itu. Bagaimana cara melihat tren-nya? Anda bisa pergi ke 1 time frame di atas time frame sebelumnya, dan identifikasi tren menggunakan moving average atau menggambar channel.
  4. Langkah ketiga adalah eksekusi buy dan sell. Usahakan untuk melakukan eksekusi order ini dengan cepat, sehingga jaraknya tidak terlalu jauh (order tidak bisa dilakukan secara bersamaan). Jika ingin melakukannya secara bersamaan harus digunakan Stop maupun Limit Order (baca panduan memasang pending order).
  5. Selanjutnya, biarkan harga bergerak sesuka hatinya, dan kita akan menunggu hingga order tersebut bergerak dalam range tertentu.
  6. Saat harga telah bergerak sejauh spesifikasi range yang ditentukan, tutup posisi Anda yang mengalami kerugian dan eksekusi kembali buy dan sell pada posisi tersebut.
  7. Ulangi langkah tersebut hingga hasil secara keseluruhan mendapatkan untung.

 

Dasar Menentukan Range Dalam Strategi Hedging Sederhana

Masih ingat dengan langkah keempat? di sinilah akan ditentukan range-nya. Perhatikan range harga di bawah ini:

 

Pasangan mayor (USD)

Scalping (m5) : 10-20 pip
Intraday (m15/h1) : 30-90 pip
Swing (h4) : 100- 200 pip

 

Pasangan Cross Pair (EUR)

Scalping : 15-30 pip
Intraday : 40-120 pip
Swing : 120- 240 pip

 

Pasangan Cross Pair (GBP)

Scalping :20-40 pip
Intraday : 50-150 pip
Swing : 150-300 pip

 

Perhitungan range ini diperlukan agar saat memasang hedge atau lock Anda tidak sembarangan meletakkan order di titik sesuka Anda (posisi terkunci). Kedua, untuk mencari profit dengan hedging forex, dibutuhkan pengetahuan dan kesabaran lebih dalam menempatkan order.

Mungkin Anda bertanya bagaimana kita bisa mendapat keuntungan dalam keadaan terkunci seperti itu? Intinya ada pada range konsolidasi. Selalu ingat, pada suatu masa harga pada market akan bergerak ke satu arah secara terus menerus tanpa mengalami konsolidasi. Hal tersebutlah yang Anda tunggu sebagai tempat mendapatkan profit. Masih ingat tadi mengapa Anda disuruh mengidentifikasi tren harga?

 

Contoh Penerapan Strategi Hedging Sederhana

Misalkan Anda memilih pasangan mata uang EUR/USD dengan time frame 5 menit. Hal ini berarti range yang dapat dipilih berada pada kisaran 10-20 pip. Anggap saja Anda memilih range 10 pip. Beginilah simulasi singkatnya:

  1. Eksekusi posisi buy dan sell di EUR/USD sebanyak 1 lot.
  2. Harga bergerak sejauh 10 pip ke atas. Close posisi sell (-10 pip). Eksekusi kembali posisi buy dan sell sebanyak 1 lot.
  3. Ternyata harga bergerak kembali ke arah posisi Anda di bawah tadi atau turun 10 pip. Dengan ini berarti Anda mendapatkan:
    1. Buy pertama = 0 pip
    2.  Buy kedua = -10 pip
    3. Sell kedua = +10 pip
  4. Close posisi buy kedua (-10 pip) sehingga saat ini Anda telah menderita kerugian 2 pip.
  5. Eksekusi kembali posisi buy dan sell sebanyak 1 lot.
  6. Harga bergerak kembali ke atas sejauh 10 pip. Dengan ini posisi Anda yang terbuka adalah:
    1. Buy pertama = 10 pip.
    2. Sell kedua = 0 pip.
    3. Buy ketiga = 10 pip.
    4. Sell ketiga = -10 pip.
  7. Close posisi sell ketiga (-10 pip) sehingga saat ini Anda telah menderita kerugian sebanyak 30 pip.
  8. Eksekusi kembali posisi buy dan sell sebanyak 1 lot
  9. Kali ini harga bergerak kembali ke atas sejauh 10 pip. Dengan ini posisi Anda yang terbuka adalah:
    1. Buy pertama = 20 pip.
    2. Sell kedua = -10 pip.
    3. Buy ketiga = 20 pip.
    4. Buy keempat = 10 pip.
    5. Sell kelima = -10 pip.
  10. Close sell kedua dan keempat hingga saat ini total kerugian mencapain -50 pip. Namun pada posisi ini total keuntungan juga telah mencapai 50 pip (penambahan dari profit buy pertama, buy ketiga dan buy keempat).
  11. Eksekusi kembali posisi buy dan sell sebanyak 1 lot.
  12. Jika harga telah hampir dipastikan membentuk tren ke atas dan naik kembali sebanyak 10 pip. Dengan ini posisi Anda yang terbuka adalah
    1. Buy pertama = 30 pip.
    2. Buy ketiga = 30 pip.
    3. Buy keempat = 20 pip.
    4. Buy kelima = 10 pip.
    5. Sell kelima = -10 pip.
  13. Tutup posisi sell kelima dengan kerugian -10 pip, sehingga saat ini terdapat total kerugian sebanyak -60 pip. 
posisi buy dan sell

Nomor-nomor pada gambar di atas merupakan titik posisi eksekusi buy dan sell yang dilakukan pada contoh di market USD/JPY time frame M15. Lalu bagaimana dengan keuntungan? Hingga posisi terakhir tadi, total keuntungan yang didapat dari buy pertama, ketiga, keempat dan kelima adalah 90 pip. Sehingga total keuntungan bersihnya jika telah dikurangi dengan kerugian adalah 30 pip.

Strategi hedging sederhana yang dijabarkan di sini adalah jenis hedging forex yang digunakan untuk mencari profit. Jadi, selalu ingat untuk menjaga Money Management Anda. Strategi hedging sederhana ini juga tidak akan selalu menjamin keuntungan Anda. Hedging optimalnya digunakan untuk mengunci suatu posisi yang sedang loss. sehingga kerugian seorang trader tidak terjadi di taraf yang melebihi toleransi risiko.

 

Berikut beberapa catatan tentang hedging forex yang mungkin perlu Anda baca untuk memperdalam pengetahuan Anda.

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muh Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.


Nofi Rizkian
Itu apa nggak salah gan contohnya? Kan dibilangnya ini simple hedging yang bisa dilakukan di satu pair, tapi kenapa malah dicontohnya malah melibatkan 2 pair?

Mestinya kan kalo simpel saja bisa sell aud/usd setelah sebelumnya misal buy dipair itu tapi terus sentimennya makin menurun, Nggak perlu melibatkan pair lain eur/usd, kalo seperti itu kan namanya cross hedging, seperti itu banyak broker yang mengijinkan....
Ianfadilah
knp ada broker yg mngijinkn hedging dg pair yg sm ya? kl sprt itu apa mlh gag merugikan brokerx itu krn traderx menang terus? fasilitas kyk gn sbnrny lbh pantes dijadiin sbg kelebihan apa kekurangan sih? krn kalo dilihat dr sisi positifx emg bs bikin trdng jd lbh gmpng, tp kalo dipikir2 lagi jstr kemudahan2 yg terlalu bgs itu mlh dblkngx ada apa2x. jd sbnrny trading dgn simple hedging ni aman ato tdk?
Septian Gusti
@ianfadilah, sepertinya anda kesulitan untuk membedakan broker jenis bandar dan yang bukan. jika pada broker bandar memang keuntungan broker didapat dari kerugian trader, tetapi jika pada jenis broker yang bukan bandar, justru keuntungan trader itulah yang diharapkan. jadi intinya tidak semua broker menantikan kekalahan trader. dan sepertinya meskipun hedging dengan cara yang simple ini terkesan mudah dan menguntungkan, namun kalau tidak dilakukan dengan penuh perhitungan juga belum tentu profitable juga. jika masih kebingungan dalam menentukan waktu open dan close yang tepat, kemungkinan terbaik yang dimiliki trader mungkin hanya untuk menutup atau meminimalisir angka kerugian saja. tetap dibutuhkan analisa, strategi entry dan exit, serta money management yang baik dan teruji agar hedging yang dilakukan bisa membawa keuntungan, sekalipun hedging itu dilakukan pada 1 pair sekalipun.
Ianfadilah
nah cr mengenali broker bandar sm nonbandar tu gmn gan? g mngkn kn ada broker yg terang2an mnytkn dr sbg bndr d site resmix. slm kt msh blm bs mengenali broker2 sprt itu lbh baik kn emg waspada sm fasilitas2 smcm itu, yg cndrng memudahkan tp sbnrx menyesatkan. hedging sprt ini emg msh ada kesulitanx sih, tp bnyk cnth broker2 bsr yg g memperbolehkn cr trading ini, brarti sbnrx broker yg memperbolehkan trdng ini sbrx beres g sih?
Septian Gusti
@ianfadilah, broker bandar biasanya disebut sebagai market marker, memang benar jika yang ditawarkan fasilitas-fasilitas yang menarik seperti leverage tinggi, spread kecil, bonus-bonus besar, maka broker itu ada indikasi sebagai broker bandar (market marker). untuk mengkategorikan diperbolehkannya simple hedging sebagai salah satu fasilitas itu trader tidak akan tahu sebelum mencoba sendiri sistemnya, karena cara kerja setiap broker itu berbeda-beda. lagipula ada regulasi yang bisa dianggap sebagai tolak ukur keamanan trading di suatu broker, bahkan untuk broker market maker sekalipun. memang sekarang ini semakin banyak broker yang mengaku sebagai non-bandar dengan mempromosikan diri sebagai broker stp atau membuka akun ecn. untuk bisa mengenali yang sebenarnya memang sulit, tapi sebelumnya bisa dicoba untuk membaca review, testimoni, atau mencoba langsung akun demo atau akun real dengan deposit rendah. mengutip dari perkataan trader yang telah lalu, jenis broker yang memiliki fasilitas trading menarik (leverage tinggi, spread kecil dsb) dan regulasi yang cukup bisa dimanfaatkan untuk trading dengan modal yang kecil saja, sementara ketika akun sudah mulai berkembang dan kemampuan trading sudah meningkat sebaiknya bertrading di broker yang regulasi dan layanannya benar-benar jelas saja.
Sukomo Putra
Mas ketahanan modal 1 lot berapa mas? Kalau teknik hedging ini dipakai modalnya berapa mas? Apakah teknik hedging ini cocok dengan keadaan ranging?
Muh Nuzul
kalau dihitung ketahanan modalnya kira-kira minimal 1000 pips pak. Jadi untuk 1 lot harus punya dana minimal 10,000 USD. Untuk modal sebenarnya berapapun bisa kok. Hanya saja, harus ketat dalam menghitung resikonya. Jangan resikokan yang terlalu berlebihan dalam satu kali jalan. Jika merasa masih kekurangan modal atau masih ingin belajar, saya sarankan gunakan akun Cent dulu. Sejatinya, bisa digunakan pada keduanya kok pak, baik ranging maupun trending.