Strategi Trading Dengan SMA 50

98117

Para pengunjung yang terhormat pada catatan kali ini kita akan mencoba mengenal sistem trading 50 SMA Trading Strategy. Mengapa dinamakan seperti ini, karena memang indikator utama yang digunakan adalah Simple Moving Avarage 50.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Para pengunjung yang terhormat pada catatan kali ini kita akan mencoba mengenal sistem trading 50 SMA Trading Strategy. Mengapa dinamakan seperti ini, karena memang indikator utama yang digunakan adalah Simple Moving Avarage 50.

Indikator Yang Digunakan:
SMA 50
RSI 14 ( 20/30 - 70/80 )
Daily Pivot

Time Frame:
H1 / H4
Penggunaan TF sangat berkaitan erat dengan candlestick. Jika menggunakan H1 berarti ada 24 candle dalam 1 hari perdagangan ( Asia - london - Amerika )

Pair Currency :
Bisa menggunakan mata uang apa saja. Hanya saja lebih baik menggunakan mata uang yang rangenya yang cukup besar. Dibawah ini menggunakan GBP/USD

GBP/USD




Aturan  BUY

Jika harga ada diposisi RSI 20 / 30 dan berada di Area Support

Aturan SELL

Jika harga ada di posisi RSI 70/80 dan harga berada di area Resistance

Ulasan :

Moving Avarge

Trend naik adalah apabila harga berda di atas SMA 50.
Trend Turun adalah apabila haraga berada di bawah SMA 50

kegunaan dari SMA. Secara garis besar dapat digunakan untuk hal-hal berikut:
1. Menentukan trend yang akan terjadi.
2. Menentukan titik support dan resistance.
3. Memuluskan indikator lain yang terlalu bergerigi

Aplikasi RSI
RSI dapat kita gunakan untuk mengetahui hal-hal berikut ini:
Kondisi overbought / oversold
Divergence positif / negatif
Momentum pergerakan harga

Daily Pivot

Dalam Pivot Point ini akan didapatkan istilah Pivot, Resistance , Support

Pivot Adalah pergerakan harga dimana harga tidak akan bergerak terlalu jauh dari titik tersebut dalam kondisi naik ataupun turun akan tetap suatu kali kembali ke harga tersebut.

Apa itu resistance? Titik harga dimana harga sulit menembus batas level atas tertentu, tetapi apabila titik ini tertembus biasanya harga akan dapat melonjak naik dengan lancar, hingga menjumpai resisten.

Apa itu Support? adalah titik harga dimana harga akan sulit menembus batas level bawah tertentu. Tetapi apabila titik ini tertembus biasanya harga akan mengalami penurunan cukup tinggi, hingga menemui titik support berikutnya.


Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Dino Yo
indikator lain yg terlalu bergerigi n perlu dimuluskan ma itu seperti apa gan?
Gupron Dobel
Klo diiliangin pivotnya gimana? Ane rasa disini cuma perlu SMA sama RSInya doang. Kan untuk mengenali tren perlu SMA, untuk entrinya perlu RSI, terus pivotnya dibuat apa? Pun di ulasannya tdak ada ket yg jelas buat kegunaan pivot disini.
Fei Adr
bs sbg knfrmtor bro. entry posisi kl dr sinyal 1-2 indi aja brasa krg, apalagi posisix dsni cm diambil dr rsi ja. apa ndk krg ntr sinyl knfrms bwt entry posisi? kl diurutin prosesx yg lbh jls mngkn gni bro, liat tren dr sma50, up ato down, kl up bs ambil persiapan bwt entri buy, kl down siap2 bwt entri sell. udh ketemu trenx, br trus cr momen yg bgs dr rsi, yaitu ps dilvl2 jenuh itu. trus bwt mantepin posisi entri ni biasax trdr jg bnyk yg cr konfirmator kyk price action chart pattern n smcmx, dsni jls konfirmatorx adlh daily pivot. bs diliat tu d cnth pas ada sinyal buy d lvl rsi 20, tdk lm kemudian hrg mnguji lvl pivot r2 sbg support, dn kl sdh trkonfirmasi gt emg sdh wktux bwt entri buy. tp trus bs diliat kl mskipun d rsi ndk ada sinyal utk sell, hrg mlh terus turun. dsni kl entri buyx ndk diclose wkt hrg gagal menembus lvl r3 sbg resisten, mk posisi buy akan rugi besar. bs dilihat dsni analisa dr daily pivot itu bs mncrmt sinyal yg trlwtkn sm rsi, krn rsi cm mencermati tngkt perubahan hrg aja sbtulnya.
Saproni
Jadi yang mana gan yang bener? rsi diset di 70-30 apa 80-20?
Kok kalou 80-20 itu lebih identik ma stochastic yaw? Biasanya kalo ngerubah gituanya kan periodenya juga ada yang dirubah...
Kalou rsinya diganti jadi 80-20 mang periodenya jadi berapa gan kok gag dijelasin juga?
Bambang Priyono
Di sini terlihat kurang meyakinkan sistemnya, karena kurang penjelasan mengenai masing-masing aplikasi dari indikator yang digunakan di atas.

Saya juga tadinya hampir sama bingung seperti mas gupron diatas, karena kalau untuk menyarankan sistem kan mestinya disertai dengan setup indikator dan bagaimana analisa yang dilakukan serta cara kerja dari kombinasi indikator-indikator yang bersangkutan.

Selain itu contoh gambar yang ditampilkan juga kurang meyakinkan karena penandaan sinyal sell dan buy tidak tepat pada kondisi pergerakan harga yang seharusnya.

Kalau bisa di highlight bagian yang dijelaskan oleh fei adr tadi akan sangat bagus karena di sini kita akan lebih mengenal pentingnya menggunakan konfirmator untuk menghindari false signal dari salah satu indikator yang digunakan.