Advertisement

iklan

Fujitsu Kembangkan Teknologi Penangkal Eror Di Blockchain Ethereum

Setelah menemukan eror 0.36 persen dalam sistem Blockchain Ethereum, Fujitsu membuat sebuah teknologi untuk melacak dan menanggulangi risiko kesalahan tersebut.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, teknologi Blockchain merupakan basis yang digunakan dalam penciptaan mata uang kripto. Dengan sistem penyimpanan data yang aman, terdesentralisasi serta transparan, Blockchain selalu diunggulkan sebagai teknologi yang dapat membangun masa depan. Namun berdasarkan hasil penemuan Fujitsu, teknologi Blockchain ternyata juga memiliki kelemahan.

 

fujutsu sydney

 

 

Temukan Eror, Fujitsu Segera Kembangkan Solusi

Fakta terbaru menunjukkan bahwa teknologi Blockchain yang selama ini paling diunggulkan, Smart Contracts Ethereum, memiliki tingkat kegagalan sebesar 0.36%. Angka tersebut memang tidak signifikan, tetapi dengan tingkat kegagalan sekecil itu, tetap saja dapat menimbulkan kerugian miliaran Dolar dalam sekejap mata.

Fujitsu, salah satu pabrikan teknologi terkemuka di dunia menyadari keterbatasan Smart Contracts tersebut. Untuk mengatasinya, mereka pembuatan teknologi baru untuk mendeteksi sistem eror dari Smart Contracts secara otomatis Tim Fujitsu telah mengembangkan sebuah algoritma tepat agar dapat melihat urutan transaksi yang terkena dampak eror pada Smart Contracts Ethereum.

Menurut Fujitsu, sistem baru ini dapat mendeteksi 6 jenis kesalahan dari Smart Contracts yang diabaikan dalam pemeriksaan manual. Sistem kemudian akan mengidentifikasi di mana saja risiko tersebut muncul, lalu segera memperbaikinya.

Pihak perwakilan Fujitsu mengatakan bahwa, "Algoritma kami benar-benar dapat mengidentifikasi eror tersembunyi dalam kode sumber. Eror ini dapat merambah ke aplikasi lain yang berdiri di atasnya, sehingga dapat dimanipulasi oleh pihak yang tidak berwenang."

Fujitsu juga mengungkapkan bahwa teknologi deteksi eror miliknya akan membantu pengembang lain untuk menciptakan Smart Contracts yang lebih aman pada platform mereka. Dengan sistem baru dari Fujitsu, kontrak akan diperiksa kembali hingga tingkat eror mencapai 0%. Hal ini dapat terjadi karena Smart Contracts akan disalin ke beberapa lokasi dan dieksekusi secara merata pada nodes-nya.

 

Tak Perlu Terlalu Dikhawatirkan

Identifikasi kesalahan ini sangat mengejutkan untuk beberapa pihak, mengingat ERC20 adalah basis dari teknologi Blockchain yang digunakan Ethereum dan banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan besar. Namun mengingat persentase eror yang relatif rendah, hal ini sebenarnya tak perlu ditanggapi berlebihan. Terlebih lagi, saat ini belum ada kejadian-kejadian merugikan pada pengguna teknologi Blockchain Ethereum, dan solusi sudah mulai dibangun oleh perusahaan teknologi seperti Fujitsu.

282839

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.