Advertisement

iklan

Google (NASDAQ:GOOGL) DeepMind telah menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi struktur lebih dari 2 juta material baru, sebuah terobosan yang menurut Google akan segera digunakan untuk meningkatkan teknologi di dunia nyata, 1 jam lalu, #Saham AS   |   Sony (NYSE:SONY) Pictures Entertainment (SPE) telah menjalin kemitraan strategis dengan Guardian Media Group, yang memberikan hak eksklusif kepada SPE untuk mengadaptasi jurnalisme Guardian bagi proyek-proyek audiovisual, 1 jam lalu, #Saham AS   |   Apple Inc (NASDAQ:AAPL) memperpanjang kontraknya dengan Qualcomm (NASDAQ:QCOM) Inc. untuk komponen teknologi utama hingga tahun 2026, 1 jam lalu, #Saham AS   |   AT&T Inc. mengalami kenaikan harga saham yang tidak terlalu besar kemarin, naik 0.74% menjadi $16.30, 1 jam lalu, #Saham AS
Selengkapnya

Tak Ada Sinyal Kenaikan Bunga Lagi, EUR/USD Tertekan

Penulis

Meski ECB membuat satu perubahan kecil saja dalam pernyataan kebijakannya kemarin, dampaknya mampu mengguncang Euro.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex - Pengumuman hasil rapat kebijakan European Central Bank (ECB) kemarin menjadi katalis yang menjatuhkan kurs Euro di pasar forex. Duet EUR/USD ambles sampai kisaran terendah 1.0949 pada sesi Asia hari ini (28/Juli), sementara EUR/JPY sempat terperosok sampai ke bawah ambang 151.00 menyusul laporan bank sentral Jepang yang lebih hawkish.

EURUSD Daily

ECB kemarin menaikkan ketiga suku bunga acuan utamanya sebanyak 25 basis poin, sesuai ekspektasi pasar sebelumnya. Namun, mereka tak memberikan sinyal yang jelas mengenai prospek kenaikan suku bunga lanjutan. ECB malah memperlunak pernyataannya mengenai tingkat suku bunga ke depan.

Salah satu kalimat dalam pernyataan hasil rapat ECB bulan lalu berbunyi "suku bunga akan dibawa sampai tingkat yang cukup restriktif". Dalam hasil rapat terkini, pernyataan itu berubah menjadi "keputusan Dewan Gubernur (ECB) di masa depan akan menjamin bahwa tingkat suku bunga utama ECB ditetapkan pada tingkat yang cukup restriktif selama diperlukan".

Perubahan itu menandai pergeseran sikap ECB menjadi lebih dovish. Dalam konferensi pers seusai pengumuman tersebut, Presiden ECB Christine Lagarde juga mengonfirmasi bahwa mereka sengaja mengubah "dibawa sampai" menjadi "ditetapkan pada".

Pelaku pasar menganggapnya sebagai upaya ECB mencari-cari alasan untuk menyetop siklus kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Akibatnya, euro langsung tumbang.

"Pertanyaannya adalah apakah ini merupakan akhir dari siklus kenaikan suku bunga. Dalam sebuah perubahan yang kecil tapi penting dalam redaksional pernyataannya, ECB telah membuka peluang untuk menunda (kenaikan suku bunga) pada September," kata Mark Wall, Kepala Ekonom Eropa di Deutsche Bank.

Viraj Patel, Pakar Strategi Forex di Vanda Research, berpendapat senada, "Terkonfirmasi kenaikan suku bunga yang dovish. Dan jika kita semua melihat pada data-data dan ekspektasi masa depan yang sama, kenaikan suku bunga September tampak sangat tak mungkin terjadi."

Download Seputarforex App

299606
Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.