Dolar NZ Melemah Tajam Karena Merosotnya Kepercayaan Bisnis

Buruknya rilis data Kepercayaan Bisnis Selandia Baru telah meningkatkan prospek pemotongan suku bunga RBNZ, sehingga menekan Dolar NZ turun hingga 0.8 persen.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Pada sesi perdagangan hari Jumat (31/8) pagi ini, Dolar Selandia Baru berpotensi melanjutkan tren bearish terhadap Dolar AS. Penurunan tajam NZD/USD terjadi setelah hasil rilis tingkat Kepercayaan Bisnis Selandia Baru yang kian merosot. Penurunan Dolar NZ kemarin mencapai 0.8 persen pasca rilis data tersebut. Hasil buruk Kepercayaan Bisnis berdampak sangat besar terhadap NZD/USD, karena hal itu menunjukkan lesunya optimisme di sektor bisnis, dan memicu Outlook pemotongan suku bunga oleh bank sentral.

 

NZD/USD Masih Terus Melemah

Dolar Selandia Baru sempat naik di awal pekan ini dan bertahan di atas level 0.67 terhadap Dolar AS. Namun setelah rilis Kepercayaan Bisnis kemarin, NZD akhirnya gagal mendapatkan momentum untuk melanjutkan reli. Dolar NZ bahkan terperosok hingga berada di bawah level 0.67, dan berpotensi turun hingga ke level 0.65 jika sentimen bearish masih bertahan hingga penutupan sesi di hari ini. Saat berita ini ditulis, NZD/USD masih terus melemah di kisaran 0.6638.

NZD/USD - 31 Agustus 2018

 

Kepercayaan Bisnis NZ Berdampak Pada Prospek Suku Bunga RBNZ

Survei Kepercayaan Bisnis ANZ pada hari Kamis kemarin menunjukan penurunan sebanyak lima poin ke level -50.3 persen, jauh lebih buruk dibandingkan rilis data sebelumnya yang sebesar -44.9 persen. Hasil survei itu juga memperkirakan kondisi bisnis akan memburuk di tahun mendatang.

"Jika perlemahan (kepercayaan bisnis) ini semakin berlanjut untuk bulan-bulan mendatang, itu akan menjadi pertanda buruk bagi pertumbuhan GDP Selandia Baru menuju akhir tahun 2018," kata Kepala Ekonom Bank ANZ, Sharon Zollner.

Buruknya rilis terbaru data Kepercayaan Bisnis Selandia Baru telah meningkatkan prospek kemungkinan RBNZ (bank sentral Selandia Baru) untuk melakukan pemotongan suku bunga lanjutan. Menurut data perkiraan para pelaku pasar saat ini, probabilitas pemotongan suku bunga RBNZ naik dari 30 persen ke 40 persen.

Menurut Imre Speizer, kepala strategi FX di Westpac Banking Corp, RBNZ telah mengatakan bahwa pertumbuhan yang lebih rendah dapat memicu penurunan suku bunga. Nah, Kepercayaan Bisnis yang terus melemah dalam hal ini bisa menjadi peringatan atas proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lebih mengkhawatirkan.

285109

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


18 Jul 2019

15 Jul 2019