EUR/USD Naik Meski Factory Orders Jerman Jeblok

Euro menguat terhadap Dolar AS karena indikasi melambatnya kenaikan suku bunga The Fed. Data ekonoml Zona Euro hanya memberikan pengaruh medium, meski hasilnya cukup signifikan.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Factory Orders Jerman Jatuh

Seputarforex.com - Factory Orders Jerman turun drastis ke -1 di bulan November 2018, lebih rendah daripada perkiraan penurunan ke -0.2. Data pada bulan Oktober pun ikut direvisi turun dari 0.3 persen menjadi 0.2 persen. Penyebabnya adalah kemerosotan sebesar 3.2 persen pada sektor permintaan asing, termasuk dari negara-negara Zona Euro sendiri. Hal ini membuat Factory Orders bulan November 2018 menjadi yang terendah ketiga sejak Januari 2018.

FactoryOrdersJerman

 

Penjualan Ritel Zona Euro MoM Naik

Di sisi lain, data Penjualan Ritel (Retail Sales) Zona Euro naik, mengimbangi penurunan data industri Jerman. Penjualan Ritel Zona Euro naik 0.6 persen di bulan November 2018, setara dengan level pada bulan sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi daripada ekspektasi penurunan ke level 0.2 persen. Kenaikan berasal dari perdagangan barang non makanan, yakni dari 0.6 persen ke 1.2 persen.

ritel-eru

 

EUR/USD Tetap Menguat

Kedua data tersebut dirilis Senin (07/Januari) sore tadi. Namun, hingga berita ini ditulis pada pukul 22:14 WIB, EUR/USD masih bullish. Pasangan mata uang tersebut naik 0.62 persen ke 1.1463. Isu mengenai komentar dovish Ketua The Fed Jerome Powell rupanya lebih mendominasi, sehingga Euro dapat menguat terhadap Dolar AS.

eu

286908

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.