OctaFx

iklan

Masalah Skalabilitas Bitcoin: Biaya Transaksi Menjadi Semakin Mahal

Akibat masalah skalabilitas Bitcoin, saat ini tercatat bahwa untuk transaksi 1 BTC akan dikenakan biaya senilai USD20.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Jika pada tahun 2013 lalu, 1 BTC dihargai dengan $20; berbeda lagi pada tahun 2017, yaitu biaya sebesar $20 dikenakan untuk transaksi 1 BTC. Dengan harga terus menerus menerus mencetak rekor tinggi, adopsi mainstream yang berkembang secara pesat, dan perhatian media; banyak masyarakat luas semakin percaya dengan perkembangan Bitcoin yang fenomenal, serta ingin ikut andil dalam dunia tersebut. Namun, ada sisi gelap yang tidak pernah diperhatikan oleh masyarakat luas akhir-akhir ini, yaitu membengkaknya biaya per transaksi di dalam jaringan blockchain Bitcoin.

Saat ini tercatat bahwa untuk transaksi 1 BTC akan dikenakan biaya senilai $20. Berbeda dengan pada beberapa tahun sebelumnya yang hanya dikenakan biaya sekitar $0.1 - $0.3 saja. Hal ini secara otomatis menjadi tantangan besar bagi mata uang baru yang diunggulkan untuk bisa menghancurkan sistem keuangan konvensional saat ini.

Masalah Skalabilitas Bitcoin

 

Mengapa Biaya Transaksi Membengkak? 

Masalah pembengkakan biaya tersebut terjadi karena Skalabilitas (Blocksize/Ukuran Blok) yang dimiliki Blockchain Bitcoin sudah terlalu penuh oleh transaksi yang terjadi setiap detiknya. Akibatnya, kemudian terjadi pembengkakan dalam setiap sisi jaringan, sehingga biaya transaksi yang lebih besar dikenakan untuk mengurangi lalu lintas transaksi.

Namun, seperti yang bisa kita ketahui, lalu lintas transaksi Bitcoin semakin hari semakin membludak, bahkan mencapai angka ratusan miliar Dolar AS. Hal ini tentu saja memperparah masalah, apalagi ditambah dengan gagalnya beberapa Hard Fork yang ingin dilakukan untuk memperbaiki dan memperbesar skalabilitas.

 

Solusi Masalah Skalabilitas Bitcoin

Sebenarnya ada SegWit (Segregated Witness) yang dapat diaplikasikan untuk penyedia Bitcon Wallet, sehingga ukuran setiap transaksi yang terjadi bisa diperkecil hingga tinggal sepertiganya saja. Namun, implementasi manual yang harus dilakukan oleh penyedia layanan, dan juga kurangnya developer, masih saja menjadi alasan utama untuk tidak mengadopsi SegWit tersebut ke dalam platform mereka.

Lalu, ada juga Lightning Network yang juga diunggulkan dapat mengurangi beban transaksi pada jaringan Blockchain Bitcoin, namun lagi-lagi solusi ini juga belum dapat diimplementasikan pada jaringan Bitcoin.

 

Dampak Biaya Membengkak

Semakin parahnya masalah skalabilitas menyebabkan semakin membengkaknya biaya per transaksi, dan juga secara tidak langsung akan membuat Bitcoin hanya dapat digunakan untuk transaksi kelas atas saja. Bahkan jika kita lihat di forum internasional Reddit, sudah banyak keluhan yang dilontarkan seperti:

"Saya tidak bisa mengirim $5 senilai Bitcoin tanpa biaya transaksi $15; inikah yang kita sebut mata uang masa depan?"
"Membayar biaya $20 untuk transfer $10 juta senilai Bitcoin tampaknya masih masuk akal, namun membayar jumlah yang sama untuk mengirim $100 senilai Bitcoin tampak sangat konyol."

Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin akan ada kendala yang lebih besar pada jaringan Blockchain kedepan. Apalagi beberapa Hard Fork yang dilakukan belum ada sama sekali yang benar-benar mampu untuk memperbaiki Skalabilitas Bitcoin.

281574

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.


Rachmat
.. Semua ada waktunya, akan ada titik jenuh, pasar kembali kepada instrumen yang selama ini ditinggalkan.