Advertisement

Pesan Hawkish BoE Buat Pounds Melesat

   By: A Muttaqiena    view: 2297   Berita Forex

Seputarforex.com - Poundsterling menjadi salah satu "best performer" di pasar uang hari Kamis ini (8/Februari) setelah bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) mengirim pesan-pesan bernada hawkish dalam pengumuman pasca rapat kebijakannya (Monetary Policy Committee/MPC). Pasangan mata uang GBP/USD melesat 1.10% ke 1.4028, sedangkan GBP/JPY melonjak 1.35% ke 153.82. Pounds juga menguat sekitar satu persen versus Euro, saat berita ditulis.

Pound Sterling



Siap Naikkan Suku Bunga Lebih Cepat

Para pejabat BoE sepakat untuk mempertahankan suku bunga pada 0.5% dengan jumlah suara 9-0, sesuai ekspektasi. Namun, mereka menaikkan forecast pertumbuhan ekonomi Inggris hingga rerata tahunan 1.75% dalam tiga tahun ke depan. Inflasi pun diperkirakan tetap mencapai 2.11% dalam kurun waktu yang sama. Selain itu, MPC menyiratkan keinginan untuk menaikkan suku bunga lebih cepat di masa depan.

"Jika ekonomi berevolusi secara luas sejalan dengan proyeksi laporan inflasi Februari, kebijakan moneter perlu diketatkan agak lebih awal, dan dengan cakupan lebih besar dalam periode forecast, dibanding apa yang diantisipasi (bank sentral) saat penyusunan laporan November," demikian bunyi pernyataan MPC yang dikutip oleh Reuters.

Pimpinan MPC BoE, Mark Carney, menegaskan lebih lanjut bahwa kemungkinan perlu untuk menaikkan suku bunga "pada tingkatan terbatas dalam proses gradual, tetapi agak lebih awal, dan dengan lingkup lebih luas dibanding yang kami pikirkan pada November.'



Belum Tentu Benar Dilakukan

Menanggapi arahan BoE, pasar langsung memperhitungkan 50% kemungkinan kenaikan suku bunga pada Mei, dan 100% pada Agustus. Namun, sejumlah analis mewanti-wanti.

Peter Dixon dari Commerzbank mengatakan, bank sentral Inggris mungkin ingin memperingatkan pasar bahwa kenaikan suku bunga sudah di depan mata, tetapi mereka belum tentu melakukannya dengan segera. Pungkasnya, "Kita belum melihat bukti untuk mendukung pandangan bahwa kita perlu lebih agresif memajukan pengetatan (moneter) dibanding tiga bulan lalu."

Dalam pidatonya, Mark Carney pun mengingatkan, "Outlook ekonomi akan terus berubah-ubah. Akan ada naik-turun di pasar finansial. Proses Brexit (juga) akan berbelok dan berbelit sebelum mencapai kesimpulan akhir."

282283

Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan April Jeblok Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan April Jeblok
By Pandawa, 25 May 2018, In Berita Forex, View 239
Setelah melonjak signifikan pada bulan Maret lalu, data pesanan barang tahan lama AS anjlok pada bulan April, disebabkan oleh penurunan tajam terhadap pesanan alat transportasi.
GDP Inggris Second Estimate Tak Diubah, GBP/USD Di Level Rendah GDP Inggris Second Estimate Tak Diubah, GBP/USD Di Level Rendah
By N Sabila, 25 May 2018, In Berita Forex, View 404
GDP Inggris untuk Second Estimate tidak mengalami perubahan, tetap di 0.1%. Rilis ini tidak mampu mengangkat GBP/USD di level rendah.
Dolar AS Menguat Kembali Jelang Pidato Powell The Fed Dolar AS Menguat Kembali Jelang Pidato Powell The Fed
By N Sabila, 25 May 2018, In Berita Forex, View 539
Dolar AS menguat kembali terhadap mata uang-mata uang mayor, dengan Indeks Dolar yang menguji level 94. Pasar menantikan pidato Jerome Powell tentang petunjuk kenaikan suku bunga.
Dolar AS Turun Meski Notulen FOMC Mei 2018 Sinyalkan Fed Hike Juni Dolar AS Turun Meski Notulen FOMC Mei 2018 Sinyalkan Fed Hike Juni
By N Sabila, 24 May 2018, In Berita Forex, View 769
Dolar AS turun karena asumsi dovish terhadap notulen FOMC Mei 2018 dan rencana Donald Trump untuk terapkan bea impor mobil.
Poundsterling Jatuh Terhantam Inflasi Inggris Poundsterling Jatuh Terhantam Inflasi Inggris
By N Sabila, 23 May 2018, In Berita Forex, View 382
Poundsterling jatuh terjungkal, menguras habis perolehan yang didapatkan kemarin setelah inflasi Inggris dilaporkan berada di bawah ekspektasi.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1169
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex