Advertisement

iklan

Kalau Loss, Modal Mengalir Kemana?

iklan

iklan

Pemula

2015

Sorry master mau nanya, kalo invest kita loss dalam transaksi modal kita mengalir kemana ya? hehe masih belajar

2015

Yang perlu diketahui, trading forex ini adalah trading margin. Dimana saat anda BUY/SELL menggunakan uang pinjaman dari broker, sementara sebagian dari modal anda menjadi jaminan ke broker.

Thanks.

2015

kalau terjadi loss maka modalnya ya mengalir ke broker...

2017

@rachmat: bukannya mengalir ke pasar ya bos? kalau loss maka dananya mengalir ke trader yg untung to?
@ r suwandi: itu kan kalo tradingnya di broker bandar -_-

2017

Untuk Semua..
Dana masuk ke market. Dalam hal ini, aliran dananya sudah tidak mungkin lagi dilacak karena seperti air di lautan luas, modal kita hanya terbatas. Market itu sendiri terdiri dari kaum export import, korporasi, pemerintah, bank sentral, trader index, saham, valas berkumpul jadi satu. Mungkin sebagian uang kita 0,00001% masuk ke salah satu trader, tadi untuk melacaknya apakah masuk ke trader yang untung dan siapakah trader itu jelas mustahil.

Untuk mempermudah pemahaman, baca juga Pelaku Pasar Dalam Trading Forex.


Thanks.

2019

@Rahmat benar master penjelasannya sangat akurat. kalau loss ya dana masuk ke tempat yg master sebutkan tadi. Buat semua jangan pikirkan trading forex itu transaksi di dunia yg kecil hanya skala perusahaan broker di situ diputar-putar, trading forex itu cakupannya 1 dunia, jadi kalau kita loss maka dana itu akan mengalir ke kekuatan mata uang yg kita tradingnya. Semakin banyak yg membeli mata uang itu maka kekuatan mata uang itu akan semakin bagus akibatnya daya beli masyarakat akan semakin baik ekonomi pun meningkat.

Contohnya rupiah jika semakin banyak orang yg punya rupiah, dollar ditukar rupiah, emas ditukar rupiah, maka kurs rupiah akan menguat dampaknya harga rupiah terhadap mata uang lainnya akan semakin kuat. barang-barang dari luar negeri akan semakin murah ketika masuk ke indonesia, rakyat akan semakin sejahtera. itu posisi buy rupiah. bagaimana jika sebaliknya posisi sell rupiah ditukar ke dollar, dampaknya nilai rupiah akan anjlok sehingga barang-barang luar negeri yg masuk ke indonesia akan mahal akibatnya akan terjadi inflasi, rakyat kecil pasti menderita.

Apakah transaksi kita ini di trading forex merugikan negara lain? Saya berusaha di entry selalu posisi buy misalnya saya buy EURUSD, atau buy GBPUSD. Saya bukannya benci amerika, amerika kan sudah kaya, bagi-bagi dong sama negara lain hehehe.. kalau untuk rupiah-USD memang gak ada ditradingkan dan kalaupun ada saya gak mau tradingkan. karena Kita harus cintai rupiah dan cintai indonesia, cukuplah profit kita dollar itu tukarkan rupiah, supaya rupiah semakin kuat dan rakyat indonesia lebih sejahtera. Prinsip Robin Hood kalau mau merugikan, maka rugikanlah negara kaya kayak amerika, karena harta amerika tak akan habis sampai 1000 tahun lagi. buktinya lihat aja uang amerika dibuang-buang buat perang di timur tengah, jadi amerika memang lagi kelebihan uang hehehe bercanda. Salam profit.

2 minggu
Pak, saya loss terus nih,...minta saran strategi yang ampuh dong...wkwkwk
2 minggu

@ Yatno:

Solusinya Anda harus bisa menghasilkan profit yang konsisten.
Untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam periode waktu tertentu, Anda harus mempunyai sistem trading yang bisa diandalkan, yaitu sistem trading yang profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Selama Anda belum atau tidak menggunakan sistem trading yang profitable, maka aktivitas trading seperti halnya berjudi, atau bersifat untung-untungan. Padahal pada kenyataannya trading bisa menghasilkan profit yang konsisten jika dilakukan dengan analisa yang benar, yaitu dengan menerapkan sistem trading yang profitable dan sudah teruji.
Untuk mencari sistem trading apa yang pas dan mengujinya, Anda bisa lakukan di akun demo terlebih dahulu, sebelum diterapkan pada akun riil.

Pada dasarnya, sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry. Agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.

Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator. Misal terjadi bullish engulfing dan pada saat yang bersamaan kurva indikator MACD diatas kurva sinyal, maka bisa entry dengan open buy, dsb.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry.
Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.
Strategi mana yang Anda pilih tentunya tergantung dari keinginan dan kecocokan Anda, dan sebaiknya disesuaikan dengan type kepribadian Anda. Misal jika Anda cenderung agresif maka sebaiknya memilih strategi breakout, bukan strategi buy the dip sell the rally.

Yang perlu diketahui agar sistem trading bisa digunakan dengan baik:

1.Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

2.Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.
3.Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.
4.Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentase keuntungannya.

Kalaupun Anda sudah punya sistem trading andalan, kerugian dalam trading tidak bisa dihindari dan pasti akan terjadi, tetapi Anda bisa mengendalikannya dengan mengatur besar kecilnya kerugian per trade yang Anda sepakati (yang bisa Anda relakan). jadi agar tidak cepat terkena margin call maka Anda harus memperkecil resiko atau batas kerugian Anda per trade, misalnya 1% atau 2% dari balance atau equity Anda. Itulah nilai stop loss Anda per trade dalam satuan uang, setelah itu baru Anda konversikan dalam pip dan Anda tentukan besarnya lot atau volume trading.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca:
Belajar Memahami Money Management
Strategi Money Management Dengan Position Sizing

Setelah menentukan volume trading (position sizing), maka agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.

Kesimpulan: jika sistem trading Anda profitable, maka angka harapan profitnya tinggi, yaitu kemungkinan besar hasil trading Anda secara keseluruhan akan profit.
Baca juga: Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit

 

1 minggu
Kalau untuk menghilangkan fomo itu gmna ya pak? Saya terbilang fomo karena sering mengikuti sinyal trading dari trader lain...mohon sarannya.
1 minggu

@ Suprianto:

Agar tidak merasa FOMO atau Fear Of Missing Out, Anda harus menggunakan sistem trading yang sudah teruji profitable, seperti pada penjelasan di atas. Tanpa punya sistem trading, Anda akan selalu khawatir dan merasa was-was jangan-jangan ketinggalan entry. Dengan sistem trading, Anda hanya akan entry jika sudah ada sinyal dari sistem trading Anda.

Mengenai FOMO, silahkan baca: Apa itu FOMO Dalam Trading Forex?

 

Kategori Pemula

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Apa Hubungan Stop Out Dan Margin Call? Fajar Hendrick B 20 17531 2015
Darimana Asal Keuntungan Trader? Jumardi 20 12898 2016
Pemula ingin gabung forex? Rozi 20 4997 2016
Beda Akun Cent Dan Micro? Rendi Supratman 17 39437 2015
Bank Statement Yang Diminta Broker Itu Seperti Apa? Mahmud 16 29887 2015
Siapa Yang Membuat Harga Bergerak? Syuhada 16 14554 2016