Advertisement

iklan

Analisa AUD/CHF: Peluang Sell Setelah Koreksi

Posisi sell akan diambil untuk memanfaatkan potensi pelemahan harga setelah mengalami koreksi ke area Supply 0.6034-0.6154. Sell diambil jika telah terbentuk candlestick konfirmasi di H4.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Assalamualaikum dan selamat pagi para pembaca...

Analisa ini menggunakan metode Trend, Level, Signal atau disingkat TLS dan dilengkapi dengan Data Positioning dari Commitment of Traders (CoT). Untuk metode TLS, trend dilihat di time frame Weekly, level di time frame Daily, dan signal di time frame H4. Simak penjelasan berikut untuk lebih detail.

Bagi Anda yang menginginkan informasi lebih detail tentang analisa dalam video di atas, simak uraiannya di bawah ini:

 

AUD/CHF Weekly: Trend Turun

Pada grafik Weekly, trend yang sedang berlangsung adalah Downtrend; ditunjukkan oleh Top dan Bottom yang semakin rendah. Dalam trend turun, posisi yang akan kita ambil adalah sell karena memberikan potensi Reward lebih besar daripada buy. Selain itu, kita perhatikan juga Data Positioning dari CoT untuk melihat pergerakan uang (smart money) dari non-commercials (hedge fund, institutions).

AUD/CHF Weekly

 

Data Positioning (CoT AUD Dan CHF)

CoT History AUD 

CoT History CHF

Dari Data Positioning di atas, terlihat AUD masih cenderung bearish, sementara CHF bullish. Nilai net positions diambil dari selisih long (buy) dikurangi short (sell). Angka net positions AUD bernilai minus (-) sedangkan CHF (+) plus; artinya posisi short AUD lebih besar daripada long, dan posisi long CHF lebih besar daripada short.

Jika diperhatikan lebih teliti, kondisi bearish AUD sempat mencapai puncaknya dalam 6 bulan terakhir pada 10 Maret lalu, dengan net positions -54,013 dimana posisi long berkurang -15,089 pada hari itu. Namun, posisi short AUD mulai banyak dilikuidasi seminggu berikutnya tanggal 17 Maret hingga -35,791, sehingga net positions menjadi -28,733. Hal ini menunjukkan para trader besar sedang melakukan likuidasi posisi short mereka.

Di sisi lain, net positions CHF mencapai nilai tertinggi dalam 6 bulan terakhir pada 17 Maret lalu di angka 7,374. Pada minggu tersebut. posisi short berkurang sebesar -6,276. Akhir tahun 2019, net positions CHF masih minus (-), berkisar di angka -20,000 hingga -10,000-an. Sejak awal tahun 2020, net positions-nya didominasi plus (+) hingga saat ini. Hal ini menunjukkan para trader besar sejak akhir tahun lalu hingga saat ini mulai melikuidasi posisi short CHF.

Dengan demikian, posisi sell AUD/CHF sejalan dengan sentimen bearish dan trend turun di time frame Weekly. Selanjutnya kita perhatikan time frame Daily untuk melihat area sell.

 

AUD/CHF Daily: Level Supply 0.6034-0.6154

Pada grafik Daily, terdapat area sell potensial di zona Supply 0.6034-0.6154. Kita menunggu adanya penolakan di area ini terlebih dahulu sebelum masuk ke time frame H4 untuk melakukan sell. Penolakan yang valid berupa shadow panjang, Bearish Engulfing, Pin Bar atau Bearish Inside Bar.

AUD/CHF Daily

 

AUD/CHF: Menunggu Penolakan/Rejection Di Area Sell

Pada grafik H4, setelah terjadi penolakan di time frame Daily maka posisi sell akan diambil menggunakan tiga candlestick konfirmasi yaitu Bearish Engulfing, Pin Bar dan Bearish Inside Bar. Stop Loss bisa diletakkan di atas area Supply atau di atas harga tertinggi terakhir.

AUD/CHF H4

 

Peluang Entry AUD/CHF

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan untuk peluang entry dengan rencana berikut:

Entry Sell: 0.6034-0.6154

 

Perhatian:

  1. Entry hanya ketika konfirmasi telah terbentuk.
  2. Selalu gunakan Money Management yang baik (1-2% risiko per transaksi).
  3. Close posisi segera mungkin (Emergency Exit) apabila harga membentuk candlestick Reversal (Engulfing, Piercing Line, Long Shadow) yang berlawanan dengan arah posisi pada time frame Daily.

Semoga analisa ini bisa membantu untuk membaca pergerakan harga dan mengambil keputusan transaksi.

Arsip Analisa By : Rizki Rosadi
292488

Sudah aktif dalam dunia trading sejak 2012 dan masih terus belajar untuk menjadi lebih baik. Awal mula trading dengan menggunakan EA, dan akhirnya pada 2014 fokus trading manual dengan terus riset pada metode trading. Saat ini, saya merupakan seorang Discretionary Trader yang menggunakan Trend Following dengan metode breakout.

Bayu Wicaksono
Assalamualaikum Pak Riski,
mohon dijelaskan bagaimana sih cara menentukan supply area (mis : Sup Area yg pertama = 0.618500 - 0.635000, dst)
dan bagaimana CoT berpengaruh pada pertimbangan dlm trading , seberapa besar pengaruhnya menurut anda ?
mohon maaf saya baru belajar trading banyak yg saya tidak ketahui, mohon berkenan menjelaskan, terimakasih.
Rizki Rosadi
Waalaikumsalam pak bayu. Pertama tentang CoT, untuk pengaruh ke trading lebih sebagai konfirmasi arah (dipasangkan terhadap analisa teknikal). Dari naik turunnya angka-angka CoT perminggu terlihat dinamika posisi sell dan buy trader besar di market. Untuk trader jangka panjang dan menengah, data CoT memberikan konfirmasi kuatnya trend yang sedang terjadi serta apakah terjadi akumulasi atau distribusi oleh trader besar.

Pertimbangannya, kt ikuti arah posisi dominan yg dibentuk oleh posisi trader besar. Misalnya kalau lebih banyak short daripada long maka posisi sell kita ambil karena searah dengan posisi trader besar.
Kedua, untuk area supply and demand, pada dasarnya tidak ada aturan khusus maupun terinci dalam menggambar. Area supply dan demand digambar pada OCHL (open, close, high, low) candle yang saling berhimpitan seperti berbaris dengan sejajar dan rapi.