Advertisement

iklan

Cara Mudah Transfer File Ke VPS Atau Sebaliknya

Ada banyak cara transfer file ke VPS atau sebaliknya. Tapi tidak semua cara tersebut bisa Anda pelajari. Simak beberapa cara mudahnya berikut.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Setelah belajar banyak hal tentang bagaimana cara menggunakan VPS untuk keperluan robot, bagaimana memilih VPS yang sesuai untuk Anda, serta bagaimana cara sewanya. Pada artikel berikut akan dibahas secara lengkap bagaimana cara transfer file ke VPS atau sebaliknya.

 

Apa Sih Tujuannya?

Untuk apa sih sebenarnya Anda harus bisa cara transfer file ke VPS? Secara umum, VPS biasanya digunakan sebagai Server tempat penyimpanan dan pusat akses data tertentu. Tentu saja sebagai pusat data, harus terdapat data yang tersimpan pada server tersebut. Sehingga pemilik Server memerlukan transfer file ke VPS agar datanya dapat tersimpan di sana.

apa itu vps

(Baca juga: Apa itu VPS?)

Secara khusus, VPS forex biasanya digunakan sebagai tempat dijalankannya robot trading atau indikator-indikator khusus yang memiliki kemampuan untuk memberikan sinyal secara berkala. Robot trading ini hanya bisa dijalankan secara optimal, jika komputer dan internet sudah didukung oleh VPS sehingga memiliki kemampuan untuk hidup terus-menerus. Dengan biaya sewa VPS yang saat ini hanya menyentuh angka seratus ribuan per bulan, maka Anda bisa jauh lebih berhemar daripada menghidupkan PC dan menyewa internet secara penuh selama sebulan. Namun jangan lupa, namanya juga barang murah. VPS seratus ribuan tentu saja memiliki keterbatasan tertentu.

cara sewa vps

(Baca juga: Cara Sewa VPS Forex)

 

Proses Transfer File ke VPS

Sebenarnya ada banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk transfer File ke VPS atau sebaliknya. Dari cara yang paling mudah sampai yang agak sulit karena menggunakan perintah-perintah khusus pada Command Line. Pada artikel kali ini, akan diajarkan 2 dari banyak cara transfer file ke VPS. Kedua cara itu adalah menggunakan program bawaan dari Windows, dan cara kedua adalah menggunakan program Third Party yang bisa didapatkan secara gratis.

 

Transfer File Dengan Remote Desktop Connection

Remote Desktop Connection adalah program bawaan Windows yang sering digunakan sebagai Tools untuk mengontrol VPS dari komputer pribadi. Tidak banyak yang tau kalau terdapat cara mudah untuk transfer file ke VPS maupun sebaliknya, dengan menggunakan Remote Desktop Connection ini. Berikut panduan lengkapnya:

1. Persiapkan file-file yang akan Anda transfer pada satu Disk Drive.

2. Buka Remote Desktop Connection (RDC) dari Windows Anda. Jika tidak tahu caranya, Remote Desktop Connection bisa Anda temukan di Start> Windows Accessories> Remote Desktop Connection. Atau tekan tombol Win + S pada keyboard, lalu ketikkan Remote Desktop Connection.

3. Tekan tombol Show Options pada jendela Remote Desktop Connection.

show-more

 

4. Pilih Tab Local Resources lalu klik More.

tekan-more-untuk-melihat

 

5. Tekan + pada Drives dan pilih Local Drive tempat Anda menyimpan file-file tadi. Lalu tekan OK.

pilih-drives

 

6. Setelah itu, Log In seperti biasa hingga Anda berhasil masuk ke dalam VPS. Sampai sini, Anda telah siap melakukan proses transfer file ke VPS maupun sebaliknya.

7. Buka Windows Explorer pada VPS Anda. Di sana Anda akan menemukan Drive yang telah Anda pilih dan centang tadi.

windows-explorer

 

8. Cobalah Copy File dari Drive tersebut ke VPS, maupun sebaliknya.

desktoptovpsvpstodesktop

 

Transfer File Dengan Menggunakan Layanan Third Party

Cara kedua yang juga tergolong mudah untuk transfer file ke VPS adalah dengan menggunakan layanan pihak ketiga. Layanan yang akan digunakan di sini adalah layanan-layanan Cloud Storage seperti Google Drive, Dropbox, dll.

Dengan menggunakan fasilitas Cloud Storage tersebut, Anda tidak perlu lagi melalui berbagai macam konfigurasi seperti saat menggunakan Remote Desktop Connection. Selengkapnya, berikut cara transfer file ke VPS atau sebaliknya, yang menggunakan salah satu fasilitas Cloud Storage yaitu Google Drive.

1. Buka situs Google Drive pada Web Browser lalu Log In dengan Email Google.

2. Persiapkan File yang ingin di-Upload ke VPS. Anda bisa mengumpulkannya jadi satu Folder dan lakukan Compress dengan Rar atau Zip. Pada panduan cara transfer File ke VPS kali ini akan digunakan File dari robot trading WallStreet sebagai contoh.

rar-file

 

3. Setelah itu Drag file yang ingin Anda masukkan ke VPS dalam Google Drive.

drag-file-ke-vps

 

4. Silahkan Log In ke VPS dan buka situs Google Drive dari Web Browser VPS. Jangan lupa untuk Log In dengan menggunakan Email yang digunakan pada komputer pribadi.

5. Anda akan melihat File hasil Upload tadi telah berada di dalam Google Drive.

6. Download File tersebut, dan Anda telah bisa menggunakan File Anda pada VPS.

download-file-vps

 

7. Untuk transfer balik dari VPS ke komputer pribadi. Anda tinggal Upload file tersebut di Google Drive dan membukanya kembali di komputer pribadi.

 

Penutup: Mana Yang Lebih Baik?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, cara transfer file ke VPS merupakan salah satu komponen penting yang harus Anda ketahui jika ingin serius bergelut di sekitar robot trading. Tanpa tahu cara transfer file ke VPS ini, Anda harus terus menerus Download file yang Anda butuhkan di VPS nanti. Lalu metode mana yang lebih baik?

Dari 2 metode yang telah dijelaskan sedikit di atas, opini yang dihasilkan pun beragam. Banyak yang menganggap cara transfer file ke VPS dengan menggunakan pihak ketiga dianggap lebih ribet. Ada pula yang menganggap cara transfer dengan RDC itu menyusahkan. Oleh karena itulah, mari sedikit membahas sedikit kelemahan dan keunggulan masing-masing metode, untuk menentukan mana yang lebih praktis untuk digunakan.

Metode pertama yang akan dibahas adalah dengan menggunakan RDC. Secara umum, kekurangan utama yang dirasakan saat penulis mencoba melakukan aksi Copy Paste menggunakan cara transfer file ke VPS tersebut, baik kinerja komputer pribadi maupun VPS terasa sangat lambat dan patah-patah. Dimungkinkan karena prosesnya memakan sumber daya seperti Disk, Network, dan Memory yang cukup besar. Untuk kelebihannya tentu saja kemudahan prosesnya, karena tinggal Copy Paste seperti sistem operasi Windows pada umumnya.

pc lemot

(Baca juga: Mengecek Kestabilan Metatrader Di VPS)

Tidak seperti cara pertama, cara transfer file ke VPS yang memanfaatkan pihak ketiga tidak terlalu banyak memakan Resource. Sewaktu proses, Anda tidak akan merasakan komputer pribadi atau VPS terasa lemot atau Lag. Selain itu, Anda jadi bisa mengakses File penting Anda dari manapun. Bahkan ketika tidak sedang berada di depan komputer pribadi Anda.

Kekurangan yang dirasakan hanyalah proses yang sangat tidak praktis. Anda diharuskan membuka Web Browser terlebih dahulu agar dapat mengakses Cloud Anda. Setelah itu Anda harus Upload File. Di VPS-pun begitu. Anda harus terlebih dahulu membuka Web Browser agar dapat mengakses Cloud dan Download File yang Anda butuhkan. Kelemahan tersebut sebenarnya bisa diminamalisir dengan cara menginstall Software Third Party pada komputer pribadi serta VPS Anda. Namun, program-program tersebut biasanya justru malah membuat VPS menjadi lebih lambat dan tidak responsif.

 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai hal-hal yang berhubungan Virtual Private Server, selain dari kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya langsung pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus hal-hal mengenai robot trading.

 

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muh Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.