Definisi Dan Pengertian Investasi

Banyak bisnis yang dapat dilakukan untuk mendapatkan nilai tambah atau keuntungan dari modal kita, salah satunya dengan cara berinvestasi. Apa sih pengertian investasi?

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Bagi masyarakat modern, kata investasi tentu tidak asing lagi. Bisa jadi setiap hari kita menemui kata tersebut di berita, televisi, radio, maupun internet. Banyak bisnis investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, tentu semuanya bertujuan untuk mendapatkan nilai tambah atau keuntungan di kemudian hari. Misalnya ketika seseorang menyimpan uangnya di bank dengan harapan mendapatkan bunga dari simpanannya, secara umum tindakan itu merupakan contoh dari pengertian investasi.

Melihat banyaknya investasi yang akhir-akhir ini ramai di internet, sering kali ada banyak kasus terjadinya scam dan hilangnya modal nasabah atau investor. Dari segi keamanannya, beberapa model investasi yang dikenal saat ini memang memiliki risiko lebih tinggi dibanding dengan deposito ke bank. Hal ini wajar terjadi, karena mengikuti prinsip "high risk, high return", maka semakin tinggi potensi profitnya, semakin besar pula risiko yang harus siap ditanggung.

Seorang wanita berinvestasi

 

Memahami Pengertian Investasi

Apa itu investasi? pertanyaan semacam ini biasa muncul saat pertama kali seseorang dihadapkan pada tawaran investasi, baik secara online maupun offline. Investasi adalah suatu kegiatan penempatan dana pada aset produktif dengan harapan mendapatkan imbal hasil dari pertumbuhan nilai aset tersebut, dalam jangka waktu tertentu. Investasi merupakan lawan kata dari konsumsi, yaitu tindakan pelaku ekonomi (baik individu maupun kelompok) yang menggunakan barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhannya.

Melihat keadaan perekonomian yang tidak selalu stabil, berinvestasi adalah salah satu langkah strategis yang bisa dilakukan setiap orang untuk menghasilkan uang lebih. Kita tentu ingin memiliki penghasilan tambahan di samping pekerjaan rutin yang kita kerjakan setiap hari, berinvestasi untuk dana pendidikan anak, atau sebagai jaminan untuk hidup layak di masa tua kelak. Hal yang sering kali terjadi adalah: kita bingung investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan?

 

Apa Saja Jenis - Jenis Investasi? Apa Keuntungannya?

Jenis-jenis investasi yang bisa memberikan imbal hasil ada berbagai macam. Ada investasi emas, properti, deposito bank, reksadana, saham, hingga investasi pada mata uang asing (forex). Setiap jenis investasi ini memiliki karakteristik masing-masing yang patut untuk dicermati.

Pada masyarakat yang lebih konvensional, jenis investasi paling populer adalah membeli emas atau properti. Logam mulia yang banyak dikoleksi sebagai perhiasan memang mudah untuk diperjualbelikan sewaktu-waktu, tapi risiko hilang membuat orang semakin lama semakin enggan untuk menyimpan emas.

Membeli properti seperti rumah atau tanah, juga banyak dilakukan sebagai salah satu langkah berinvestasi. Sayangnya, seiring dengan perkembangan zaman dan berkurangnya ketersediaan lahan, nominal awal yang kita butuhkan untuk membeli rumah atau tanah tidak sedikit. Ditambah lagi, likuiditas penjualan aset properti sangat rendah, sehingga jenis investasi ini juga memiliki keterbatasan.

Di lain pihak, menyimpan uang dalam bentuk deposito merupakan salah satu jenis investasi yang telah cukup lama beredar di masyarakat. Tingkat keamanannya cukup terjamin apabila kita menaruh modal pada bank-bank yang bonafid. Pada tahun 2018, bunga deposito di Indonsia berkisar sekitar 3-6% dari jumlah modal kita.

Suku bunga bank

(Cek juga: suku bunga deposito rupiah)

Di masa sekarang, ada juga jenis investasi di pasar mata uang asing atau forex (foreign exchange). Investasi yang masih relatif baru ini menyajikan perdagangan serta investasi dalam pasangan valuta asing seperti Dolar AS (USD), Euro (EUR), Yen (JPY), Pounds (GBP), dan lain sebagainya. Bukan hanya menanamkan dana (investing), kita juga bisa melakukan jual-beli (trading) kapan saja. Investasi pada forex mulai banyak dilirik karena fleksibilitas dan potensi keuntungannya yang cukup menarik.

Kebanyakan orang yang baru memahami pengertian investasi, berpikir bahwa mereka harus memiliki dana yang besar. Pengertian investasi ini tentu saja tidak benar. Saat Anda menginvestasikan modal untuk reksadana atau saham, Anda tidak perlu secara langsung menjadi pemilik perusahaan tersebut. Ada manajer investasi di perusahaan-perusahaan tersebut yang bertugas untuk menghitung berapa besar saham perusahaan yang dijual di pasar, sehingga para penanam modal - selanjutnya disebut investor- bisa membeli saham tersebut sesuai dengan budget yang dimiliki. Keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan kemudian akan dibagikan secara proporsional kepada para investor.

Keistimewaannya lagi, jika menjadi seorang investor, Anda tidak perlu repot untuk membeli lapak (tempat dagang), tidak perlu repot mengantar barang, mencari konsumen, promosi, dan sebagainya. Intinya, Anda tidak akan dilibatkan dalam aktivitas produksi. Yang perlu dilakukan adalah memantau perkembangan pasar modal untuk melihat apakah perusahaan atau mata uang yang Anda pilih menunjukkan performa menjanjikan. Jika hasil yang bagus tersebut bisa konsisten, profit dari investasi bisa menjadi sumber dana tambahan di samping pekerjaan tetap Anda.

 

Apa Saja Pertimbangan Yang Perlu Dilakukan Dalam Investasi?

Kini Anda telah memahami definisi dan pengertian investasi. Lalu apakah Anda mulai tertarik untuk berinvestasi? Itu adalah langkah awal yang bagus. Agar tidak salah langkah setelah mengetahui pengertian investasi, pertimbangan-pertimbangan yang perlu dilakukan antara lain adalah:

  1. Harus ada unsur ketersediaan dana (aset). Dalam berinvestasi, kita harus menyesuaikan kemampuan finansial kita sendiri. Jangan memaksakan diri untuk menanamkan modal kepada suatu bisnis yang jumlahnya di luar kemampuan kita. Seperti yang telah dijelaskan di atas, selalu pertimbangkan iesiko apabila kondisi usaha yang kita tanami modal tidak sesuai dengan prediksi awal.
  2. Miliki komitmen mengikatkan dana tersebut pada obyek investasi untuk beberapa periode di masa mendatang. Sebelum Anda berinvestasi, pastikan Anda memiliki cukup dana untuk kebutuhan sehari-hari tanpa mengotak-atik dana investasi tersebut. Tentukan jangka waktu yang Anda mampu, apakah 3 bulan, 6 bulan, atau jangka panjang hingga tahunan. Walaupun ada investasi dengan likuiditas tinggi seperti emas yang bisa Anda cairkan sewaktu-waktu, tapi tentu saja keuntungannya akan berbeda dari investasi dengan jangka yang lebih panjang.
  3. Pertimbangkan risiko yang sanggup Anda tanggung. Setiap jenis investasi memiliki tingkat keuntungan dan resikonya masing-masing. Apabila menginginkan keuntungan tinggi, risiko yang ditanggung juga akan besar. Sebaliknya, investasi dengan tingkat keuntungan rendah akan lebih sedikit pula risikonya. Waspadai oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menawarkan investasi dengan keuntungan yang terlalu besar. Bukannya mendapat keuntungan, hal itu biasanya malah membuat kita terjebak dalam skema penipuan.

Pencuri dana investasi
(Baca juga: Awas jebakan Money Game Berkedok Forex)

 

Investasi Bisa Dilakukan Siapa Saja, Kapan Saja, Dan Dimana Saja

Memulai investasi tak perlu jenjang pendidikan tertentu, tak mempersyaratkan pula usia tertentu. Anda juga tak harus berada di negara atau lokasi tetentu untuk menjadi seorang investor. Anda hanya perlu berbekal modal dan pengetahuan mendalam tentang investasi, untuk bisa memulainya dengan modal kecil terlebih dulu. Semakin tidak konvensional metpde investasinya, maka semakin terbuka pula sistemnya dengan berbagai macam tipe investor. Forex contohnya, bisa dilakukan siapapun dengan mudah, cukup berbekal modal (bahkan bisa dalam jumlah sangat kecil), pengetahuan, dan perangkat PC biasa, maka Anda sudah bisa menjadi trader forex yang menjalankan segala aktivitas di rumah.

Seorang Warren Buffet yang merupakan salah satu investor terkaya di dunia saja, selalu berpikir dengan tujuan "bagaimana cara menggunakan uang sebaik mungkin", bukan "bagaimana cara menghabiskan uang dalam waktu sekejap". Sesuai dengan tujuan awal bahwa investasi bertujuan dengan harapan menambah nilai, maka sekecil apapun keuntungan yang Anda dapatkan, kumpulkanlah hasil dari investasi tersebut sebagai modal selanjutnya.

 

Setelah memahami apa itu definisi dan pengertian investasi di atas, maka sudah sewajarnya kita menghapus mindset 'investasi hanya untuk orang kaya'. Sebaliknya, jika Anda ingin kaya, maka mulailah berinvestasi dan kurangi gaya hidup yang konsumtif. Salah satu tipsnya bisa Anda dapatkan di artikel 5 Hal Yang Perlu Dipahami Sebelum Berinvestasi.

Jika Anda memiliki pertanyaan lain perihal dunia investasi, selain kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami melalui forum tanya jawab khusus investasi berikut ini.

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.


Rudinal
investasi emas itu kayak gmn min? kita nyimpan emas sebanyak-banyaknya gt ya?
Rizal Sf
Mas @Rudinal, untuk informasi mengenai cara investasi emas dan keuntungannya bisa merujuk ke artikel berikut: Pentingnya Investasi Emas.
Meirina M.
Saya sebetulnya tertarik investasi saham min, tapi melihat maraknya perusahaan futures yang menipu nasabah, saya jadi mikir dua kali mau investasi saham
Nuri Hidayah
Kalau itu kembali ke kita lagi mbak @Meirina, sebagai nasabah pintar2 memilih broker yg berkualitas dan terpercaya. Yang berkedok SCAM memang ada, tapi yg terpercaya juga banyak kq. 
Marcellina
Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Pasar Modal. Pasar modal merupakan suatu hal yang dapat dipelajari setiap kalangan yang memiliki modal dan ingin menanamkan modalnya dengan benar.
Seputar Forex
Betul mbak @Marcellina, semua bisa dipelajari asalkan kita benar-benar tekun dan konsisten mempelajarinya. Untuk informasi tambahan mengenai Pasar Modal bisa merujuk ke artikel kami berikut ini, Definisi Dan Pelaku Pasar Modal dan Mengenal Pasar Modal dan Arti Pentingnya