Menjadi Trader Forex Profesional (1)

Menjadi seorang trader profesional tidak dapat diraih dalam waktu singkat. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh trader.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Untuk menjadi seorang trader forex profesional atau ingin hidup hanya dari trading (trading for living), tidak bisa ditempuh dengan cara kilat atau instan. Ada beberapa tahapan yang mesti dijalani dari waktu ke waktu.
Tulisan Nial Fuller tentang bagaimana menjadi trader forex profesional ini terdiri dari 4 bagian:

  1. Membangun pondasi yang kuat
  2. Menguji kemampuan trading
  3. Lepas landas menuju pasar riil
  4. Menggabungkan pengetahuan dan kemampuan trading

I. Membangun pondasi yang kuat
Membangun sebuah pondasi yang kokoh untuk menjadi seorang trader profesional diperlukan waktu dan usaha Anda dalam mempelajari semua aspek dalam pasar forex. Dari pengalaman Anda jatuh bangun dimulai dari seorang trader pemula hingga pada apa yang telah Anda capai sekarang tentu banyak hikmahnya. Jika Anda masih merasa kurang atau mungkin tertinggal, tentunya Anda tidak harus berkecil hati. Dengan tetap teguh pada tujuan Anda untuk menjadi seorang trader serta konsisten untuk terus belajar dan evaluasi diri, cepat atau lambat tujuan Anda akan jadi kenyataan.

                          Menjadi Trader Forex Profesional


Langkah 1: Proses trading yang benar

Menjadi seorang trader profesional dimulai dari hasil trading yang konsisten serta kemampuan trading yang berkembang dari waktu ke waktu. Jadi tahap pertama yang mesti Anda raih adalah hasil akhir trading yang konsisten dalam periode waktu tertentu, tentu saja harus profit. Hal ini dapat Anda capai tanpa harus trading dengan full time seperti pada umumnya para trader profesional. Yang penting Anda harus disiplin pada waktu dan usaha yang telah Anda rencanakan untuk trading forex.

Balance account yang kecil bukan berarti Anda tidak bisa trading dengan hasil yang konsisten setiap bulan. Jika balance awal Anda $1,000 dan target Anda diakhir bulan harus jadi $25,000, tentu hal ini sulit dicapai dan kurang realistis. Bisa-bisa Anda malah menutup account ditengah jalan. Anda tidak harus memaksakan diri dengan target profit yang fantastik. Bahkan seorang trader profesional yang mengelola dana cukup besar tidak memasang target profit yang terlalu muluk.

Hasil konsisten hanya bisa diperoleh bila Anda menerapkan money management dengan efektif, dan ukuran profit yang konsisten adalah relatif terhadap balance account Anda. Jika dengan balance awal diatas Anda tetapkan risk/reward ratio sebesar 1:3, atau Anda akan mendapatkan 3R (reward 3 kali resiko) tiap bulan, artinya dalam setahun Anda menghasilkan 3 X 12 =3 6R. Katakan resiko per trade Anda adalah $25 atau 2.5% dari balance awal Anda yang $1,000, maka dalam setahun Anda memperoleh profit $25 X 36 = $900, atau 90% return. Hasil yang sangat memadai bagi seorang trader profesional.

Nah, jika nantinya balance Anda $100,000, dengan target yang sama profit Anda $90,000 per tahun, dan dengan sejuta dollar keuntungan Anda per tahun jadi $900,000 jika resiko tetap 2.5% atau $25,000 per trade. Mungkin Anda merasa profit $900 per tahun kurang  bisa diterima, tetapi proses trading yang Anda lakukan sudah benar dan inilah pondasi yang penting untuk melangkah ke tahap berikutnya. Banyak investor yang mengincar Anda jika Anda memang mampu trading dengan profit yang konsisten.

Langkah 2: Menguasai dasar dan metode trading
Jika Anda telah tahu tujuan trading forex bukan untuk menjadi kaya dalam waktu singkat melainkan menghasilkan profit yang teratur dan konsisten, maka langkah berikutnya adalah mengevaluasi pengetahuan Anda tentang dasar-dasar trading forex. Banyak trader yang telah lama berkecimpung di pasar forex tetapi masih kurang memahami margin, leverage, ukuran lot dan lainnya.

Jika Anda ingin serius di pasar forex, sudah seharusnya Anda melakukan evaluasi pengetahuan tentang dasar aturan baku dalam dunia forex. Anda mesti menguasai benar sebelum memilih dan menentukan metode trading, karena beberapa aturan baku tersebut sangat berhubungan erat dengan strategi money management yang akan Anda terapkan. Dan jika Anda telah memilih satu metode yang paling pas untuk trading, gunakan dalam account demo sampai Anda mahir dan terbiasa menerapkannya. Kalau Anda ingin serius menjadi seorang trader forex profesional, tentunya Anda harus menguasai dasar dan aturan baku dalam trading forex disamping mahir menggunakan metode dan strategi trading yang telah Anda pilih.

Langkah 3: Menggunakan strategi trading yang efektif
Strategi trading yang efektif adalah yang sederhana, tidak rumit, mudah diterapkan dan profitable. Sederhana berarti tidak banyak batasan atau sering merubah setting parameter, tidak rumit dengan banyaknya  indikator teknikal serta mudah diterapkan dalam semua kondisi pasar baik trending maupun ranging. Salah satu contoh adalah strategi trading dengan price action yang dikombinasikan dengan level support dan resistance. Probabilitas strategi ini untuk menghasilkan profit cukup tinggi jika digunakan dalam time frame daily. Selain itu perlu juga strategi untuk memaksimalkan profit misalnya dengan menerapkan teknik averaging atau pyramiding jika kondisi pasar memungkinkan.

II. Menguji kemampuan trading 

Bagian ini sangat penting dilakukan dalam proses menjadi seorang trader profesional. Mungkin Anda berpikir membuat rencana trading dan jurnal trading sangat membosankan dan Anda tidak membutuhkannya, bahkan mungkin Anda juga bosan dan tidak membutuhkan account demo. Tetapi bagaimanapun persepsi Anda tentang rencana trading dan jurnal trading, hal itu tidak merubah kenyataan bahwa kedua hal tersebut memang penting dan merupakan alat untuk trading yang sangat diperlukan apalagi jika Anda seorang trader pemula dan belum banyak pengalaman. Jika Anda mengabaikan hal tersebut, boleh jadi Anda akan tersungkur sebelum menjadi trader forex profesional.

Merencanakan langkah-langkah sebelum masuk pasar dan melakukan evaluasi hasil trading adalah dasar untuk menjadi seorang trader yang disiplin dan bisa berkembang. Rencana dan evaluasi merupakan bagian penting dari proses trading yang mesti Anda lakukan dengan konsisten. Setelah mengetahui bagaimana proses trading yang benar serta memilih metode dan strategi trading seperti langkah 1 sampai 3 pada bagian 1 artikel ini, berikut langkah-langkah selanjutnya untuk uji coba kemampuan trading Anda.

                           Menjadi Trader Forex Profesional


Langkah 4: Menguji rencana trading

Merencanakan trading sesuai dengan langkah-langkah dalam strategi Anda perlu dilakukan agar cara trading Anda sistematis dan terorganisir yang nantinya Anda rasakan manfaatnya bila telah terjun dalam account riil dengan uang beneran. Bukanlah suatu kebetulan jika trader yang tanpa rencana trading sering mengalami loss. Rencana trading berisi tahapan baku yang harus dilakukan dengan disiplin baik dalam menerapkan metode analisa untuk masuk pasar ataupun strategi money management yang telah Anda sepakati.

Tanpa rencana trading yang jelas, Anda akan cenderung untuk melibatkan emosi dalam trading yang berakibat fatal, selain itu Anda sulit memperoleh hasil yang konsisten karena tidak menggunakan kerangka acuan yang jelas dan sistematis. Nah, mestinya rencana trading yang telah Anda buat perlu diuji coba dalam beberapa kali trade atau masuk pasar, apakah sudah cukup efektif dan nyaman untuk dibuat acuan, atau perlu disesuaikan lagi dan disusun ulang. Tahapan dalam menguji sebuah rencana trading adalah:

1. Menguji metode trading - Apakah sudah cukup efektif dan profitable dalam sekian kali Anda masuk pasar? Jika masih kurang efektif karena mungkin agak rumit dalam interpretasinya, buatlah lebih sederhana dan langsung (to the point). Yang penting metode trading Anda bisa memberi probabilitas profit yang tinggi. Misalnya jika Anda kebetulan menggunakan metode price action, tentukan kriteria formasi bar yang terbentuk (pin bar, fakey bar, inside bar) untuk dibuat acuan entry disamping faktor pendukung yang tampak (level support dan resistance) serta kondisi pasar saat itu (trending dan sideways).

2. Menguji strategi money management - Apakah sudah cukup nyaman dengan risk/reward ratio yang telah Anda tetapkan? Diluar pengalaman Anda menentukan level stop loss dan target profit yang sesuai dengan kondisi pasar, faktor penentuan resiko lebih bersifat pribadi tergantung dari kondisi keuangan Anda. Tetapi jika setelah diuji coba Anda merasa kurang nyaman dengan risk/reward ratio sebelumnya, Anda bisa sesuaikan lagi asalkan masih logis dan sesuai kondisi pasar.

3. Menguji strategi memaksimalkan profit - Apakah kondisi pasar saat ini trending dengan kuat? Jika ya dan Anda telah menerapkan teknik averaging atau pyramiding, apakah peningkatan profitnya cukup signifikan? Kecakapan menggunakan teknik tersebut akan meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan frekuensi trading Anda.

Langkah 5: Menguji trading jurnal
Seperti telah pernah dibahas sebelumnya bahwa jurnal trading adalah sebuah track record evaluasi hasil trading serta alat untuk memantau perkembangan trading secara menyeluruh. Cobalah Anda menggunakannya dalam beberapa kali trade dengan mencatatkan hasil trading pada jurnal trading Anda. Untuk menguji apakah Anda sudah mendapatkan manfaat dengan jurnal trading tersebut, cobalah menjawab hal-hal berikut:

1. Apakah Anda sudah cukup disiplin? - Dengan evaluasi hasil trading pada setiap posisi yang telah Anda lakukan Anda akan mengetahui apakah Anda konsisten pada kriteria stop loss dan target profit pada rencana trading Anda. Jika Anda merubah kriteria pada rencana trading, usahakan tetap disiplin dan bertanggung jawab dalam penerapannya.

2. Apakah Anda perlu belajar lebih lanjut meningkatkan kemampuan trading? - Dari perkembangan hasil akhir trading Anda, tentu bisa diketahui persentasi profit (winning percentage) dan persentasi loss-nya. Jika Anda mersasa hasilnya kurang profitable, Anda bisa belajar lebih lanjut guna meningkatkan kemampuan dalam analisa pasar, money management dan lainnya.

3. Apakah Anda perlu meningkatkan hasil trading dengan misalnya mencari investor? - Jika Anda telah cukup puas dengan perkembangan hasil trading Anda selama ini yang tercermin dalam return yang Anda peroleh selama kurun waktu tertentu, Anda mungkin bisa mencari investor guna mengembangkan profesi trading Anda. Hal ini tentu tergantung dari rencana jangka panjang Anda, tetapi paling tidak Anda telah tahu sampai dimana perkembangan profesi trading Anda dengan melihat pada jurnal trading yang telah Anda buat.

Langkah 6: Menguji broker trading Anda lewat account demo
Account demo sangat Anda perlukan guna menguji coba semua aspek yang Anda pelajari dalam trading forex. Langkah 4 dan 5 diatas Anda lakukan dalam sebuah account demo yang Anda buka tentunya di broker forex favorit Anda. Biasanya trader menggunakan account demo selama 3-6 bulan sebagai persiapan sebelum ke account riil, atau untuk menguji coba sebuah metode trading baru.

Peran broker trading Anda sangat penting terutama untuk menyelaraskan proses trading yang Anda lakukan dengan rencana trading Anda. Perhatikan apakah proses eksekusi posisi yang Anda buka berlangsung cepat, lambat atau mungkin sering ‘re-quote’ (istilah pada platform Metatrader 4 untuk mengulang sebuah posisi yang dibuka). Selain itu hendaknya Anda memilih broker yang telah teregulasi dengan benar dan menawarkan kondisi trading yang berlaku umum, misalnya daya ungkit (leverage) yang tidak terlalu besar serta level stop-out (level margin untuk menentukan margin call) yang normal. Jika mungkin nanti Anda akan tetap menggunakan broker tersebut untuk membuka account riil, Anda mesti benar-benar tahu kualitas broker tersebut.

Gunakan account demo selama mungkin sampai Anda benar-benar siap ‘lepas landas’ terjun menuju pasar riil seperti yang akan dibahas dalam seri bagian 2 artikel ini.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


M. Sumardi
sebelum pake teknik2 trading tertentu seperti averaging & pyramiding itu kan selalu liat2 kondisi dulu ya, apa trennya sudah mendukung. nah sebenarnya untuk menambah trading dengan teknik yang seperti itu apakah nanti tidak berpengaruh ke konsistensinya? dan beresiko menyebabkan overtrading? bagaimana caranya menjaga trading supaya tetap konsisten dan disiplin dengan sistem jika menggunakan teknik2 tersebut diatas?
Martin S
@ M. Sumardi:
Averaging dan pyramiding adalah teknik untuk memaksimalkan profit, dan digunakan hanya jika kondisi pasar benar-benar trending dengan kuat. Mungkin sekali Anda menggunakan kombinasi indikator khusus untuk mendeteksi trend yang kuat, jadi dalam hal ini tidak bisa dikatakan overtrading karena Anda melakukan cara averaging atau pyramiding tersebut setelah memperoleh sinyal bahwa trend sedang kuat. Jika tidak ada sinyal tentunya Anda tidak menggunakan cara-cara tersebut.
Deryl Chandra
Mmbangun pondasi ni sbg persiapan ato bs dilakukan sbg proses? Kl dr langkah2ny sepertiny ini lebih ke proses tradingny pemula ya? Pdhl dlm bayangan sy mmbangun pondasi itu sbg persiapan sblm mulai trdng beneran. Apa dlm trdng itu semua pelajaran bnr2 didapat lngsung dr pengalaman? Kl dalam proses persiapanny sndiri sebenerny apa sj yg perlu dipersiapkn?
Martin S
@ Deryl Chandra:
Membangun pondasi adalah persiapan sebelum terjun ke account riil. Pondasi yang kuat terdiri atas proses trading yang benar berdasarkan metode dan strategi trading yang telah teruji. Jadi Anda dianjurkan untuk trading di account riil jika pondasi Anda telah benar-benar kuat yaitu bisa profit dengan konsisten pada account demo. Untuk mencapai itu Anda harus mempunyai sistem trading (metode, strategi dan money management) yang sudah teruji, bisa dengan di-backtest dan di forward test.
Yanuar.novanda
deryl: ndak ada aturan tertentu sih di forex soal persiapan apa aja yg mesti dipunyai pas mau buka akun. asal tradernya bersedia buka akun, deposit, n setuju sama kondisi brokernya semua orang juga bisa jadi trader. makanya ini lebih jadi kesiapan trader sendiri2. kebanyakan banyak yg belajar sambil trading soalnya disini kan ada akun demo. jadi bisa belajar sambil praktek, teorinya pasti lebih ngena. n karena gratis jadi lebih banyak yg suka pake fasilitas ini. kalo dari demo ke live itu, yg situasinya beda lagi. disini bener2 dituntut kesiapan trader, baik dari segi finansial, skill, maupun mental.
Lilla
Apa mungkin trader baru benar-benar punya peluang untuk mendapat profit 90% dari modal dalam setahun? Apakah itu tidak terlalu tinggi? Bukankah trader baru untuk bisa breakeven saja sudah bagus?
Trading boleh pakai target, tapi kenyataannya tidak selalu seperti itu, karena banyak loss di waktu-waktu pertama trading itu dianggap wajar. Lalu berapa persenkah profit tahunan dari trader baru itu sebenarnya?
Martin S
@ Lilla:
Seperti dicontohkan pada artikel diatas, hal itu bisa saja dicapai asal hasil trading Anda bisa konsisten, dalam hal ini menghasilkan profit 3R. Untuk bisa konsisten Anda harus mempunyai sistem trading yang sudah teruji, baik metode, entry dan exit-nya, strategi trading dan money management termasuk risk/reward ratio minimal setiap kali entry. Latihlah pada account demo hingga bisa profit dengan konsisten sebelum digunakan pada account rii
Ical Priyono
banyak sekali ya, yang mesti dipelajarin & dilakuin buat punya pondasi trading yang kuat, misal kita udah berusaha sebaek mungkin ngelakuin langkah2 diatas. darimana kita tau ntar klo pondasi kita dah kuat? apa dgn ngeliat hasil tradng di akun demo aja dah cukup? gimana ntar klo kita dah puas sm hasilnya tapi yang ada kita malah g siap scr psikologis? apa g papa kita lanjut trading sungguhan?
Martin S
@ Ical Priyono:
darimana kita tau ntar klo pondasi kita dah kuat? apa dgn ngeliat hasil tradng di akun demo aja dah cukup?
Ya, sudah cukup, asal lamanya trading di account demo juga cukup, misal 6 bulan, bukan seminggu atau 2 minggu.

gimana ntar klo kita dah puas sm hasilnya tapi yang ada kita malah g siap scr psikologis?

Kalau Anda puas dengan hasil trading di account demo (tentu saja hasilnya konsisten profit), sudah barang tentu Anda akan percaya diri dan siap secara psikologis.

apa g papa kita lanjut trading sungguhan?

Nggak apa-apa, kalau Anda masih khawatir bisa menggunakan dana yang tidak terlalu banyak dulu, atau volume tradingnya Anda perkecil.