Menutup Kerugian Dalam Trading

110328

Kerugian atau loss dalam trading tidak bisa dihindari. Namun, ada cara untuk mengendalikan besar kerugian yang diderita trader forex.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kerugian atau loss dalam trading tidak bisa dihindari. Jika Anda mungkin sedang mengalami loss, yang penting untuk Anda ketahui adalah persentasi kerugian dibandingkan balance deposit awal Anda atau account drawdown. Sebagai contoh jika balance deposit awal Anda $10,000 dan Anda mengalami loss hingga balance Anda saat ini $2,500, maka besarnya drawdown atau persentasi loss account Anda adalah 75%.

Menutup Kerugian Dalam

Mungkin Anda tidak mengalami loss secara berturut-turut, tetapi makin tinggi drawdown pada hasil terakhir trading Anda, akan semakin besar persentasi profit yang mesti Anda raih untuk menutup (recover) kerugian Anda. Sebagai illustrasi, tabel berikut adalah persentasi profit yang mesti dihasilkan dari balance akhir untuk menutup persentasi loss dari jumlah deposit awalnya.

Menutup Kerugian Dalam

Seperti tampak pada tabel diatas, untuk drawdown (% loss) yang semakin besar, maka persentase profit yang harus dihasilkan untuk menutup loss akan naik secara eksponensial. Semakin besar loss yang dialami akan tampak semakin sulit untuk mengembalikan dana deposit awal. Biasanya drawdown yang cukup besar terjadi akibat loss yang berturut-turut atau terlalu percaya diri hingga melipat gandakan ukuran lot (position size) ketika membuka posisi trading.

Secara alamiah, ketika seorang trader mengalami loss, tentu ia ingin secepatnya menutup loss tersebut. Sering kali trader menggunakan cara-cara diluar rencana trading, bahkan tidak jarang yang merubah strategi tradingnya. Ada 2 cara keliru yang sering dilakukan trader untuk bisa menutup kerugiannya dengan cepat :

  1. Jika balance pada accountnya masih memungkinkan, trader tersebut akan mengambil resiko lebih besar dengan meningkatkan ukuran lot (position size). Kadang melebihi kalkulasi persentasi profit untuk menutup loss, karena tentunya trader tidak hanya mau sebatas breakeven, tetapi ingin profit lebih juga. Bagi trader pemula yang pengalaman tradingnya masih minim, hal tersebut dilakukan dengan cara yang irasional dan cenderung emosional. Dengan melanggar komitmen pada besarnya resiko per trade, berarti trader tersebut bukan lagi melakukan trading, tetapi gambling atau bermain judi.
  2. Dengan menambah deposit pada account trading hingga balance-nya bertambah, atau lazim disebut dengan ‘inject’. Tujuan inject dalam hal ini adalah agar trader bisa melakukan ‘balas dendam’ dengan cara seperti pada point 1, memperbesar ukuran lot trading, bahkan mungkin cara ini lebih berani. Cara berpikir trader yang salah seperti ini masih sering dijumpai.


Cara yang Benar dan Rasional

Tujuan trading yang sebenarnya adalah menghasilkan profit yang konsisten berapapun ukuran lot trading, dan bukan menghasilkan profit besar dalam waktu singkat. Besarnya resiko dan ukuran lot trading adalah bagian dari money management yang seharusnya diterapkan dalam trading.

Tetap konsisten pada strategi dan rencana trading yang telah Anda uji (backtest dan forward test) adalah cara yang benar dan rasional. Ulangi dengan benar seluruh proses dalam rencana trading Anda dengan sabar dan disiplin. Jika merasa perlu untuk inject dana, usahakan dengan jumlah yang seminim mungkin. Disamping itu usahakan juga untuk menahan godaan pada solusi yang cepat dan instan.

Proses tertutupnya kerugian Anda akan sama dengan proses kejadiannya. Profit konsisten yang bakal Anda hasilkan juga akan membuat account trading Anda naik secara eksponensial seiring dengan waktu, disiplin dan kesabaran Anda.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Den Rossi
mau tanya pak, profit untuk menutup loss yg mesti dicapai itu apa bisa dibagi2 dlm beberapa kali trade? jadi sehabis loss misalkn 10%, target profit berikutnya 11.1% itu enggak harus didapat dalam 1 trade berikutnya kan pak? apakah persentase profit itu cukup realistis untuk ditargetkan di 1 trade?
Martin S
@ Den Rossi:
Seharusnya persentase profit tsb ditargetkan dalam satu trade, tetapi kalau mau dicicil juga bisa asalkan tidak ada trade yang rugi lagi. Misal mau dicicil 2 kali tetapi trade yang ke 2 malah rugi, berarti akan menambah beban.

Kalau kerugiannya sudah terlalu dalam maka penargetan profit untuk menutup dalam 1 kali trade kurang realistis. Misal sudah loss 50%, maka untuk menutup kerugian Anda target Anda harus bisa profit 100%, yang biasanya dianggap kurang realistis walaupun sebetulnya mungkin juga.
Milo Maulana
Aturan menambah deposit baikx seperti apa ya pak?
Lebih baik deposit waktu kita merasa kekuarangan modal aja, atau tetap deposit secara rutin meskipun balance trading kita masih cukup? Memang adakah teknik deposit yg benar supaya kita g terlalu sering deposit tapi juga akun kita masih ters-support dengan baik?
Tolong saranx...
Martin S
@ Milo Maulana:
Tidak ada teknik deposit, semuanya tergantung dari rencana dan money management Anda. Biasanya kalau trader sudah bisa profit dengan konsisten ia akan menambah dana untuk lebih mengembangkan account trading. Namun jika belum bisa profit dengan konsisten sebaiknya tidak menambah dana jika masih cukup.
Santoso Eki
kalo pengen cepet mmg cara gampang nya ya langsung perbesar lot. ini wajar cz ga ada org yang mau lama2 punya beban menutup loss, jadi berasa kaya punya hutang kalo ditahan lama2. tapi d trading ini salah satu kunci adlh sabar. jadi kalo mau diborong itu target menutup loss plus dapet profit sekalian ya mesti disusun rencana baru, bukan nya dengan langsung melipatgandakan lot trading...

nah disini bagaimana mengaturnya supaya bisa tetep mencapai target itu? musti dibagi berapa op dn bagaimana perhitungan utk masing2 target di tiap op? terus apa yang musti dilakukan kalo dalam rencana itu jg ada loss?
Martin S
@ Santoso Eki:
Biasanya dengan mengevaluasi sistem trading yang meliputi metode, strategi dan money management. Jadi trading dengan rencana yang diperbaharui dengan sistem trading yang telah teruji dan profitable. Agar bisa profitable dalam jangka panjang maka risk/reward ratio harus lebih besar dari 1:1 setiap kali entry
Nuradi
Berat juga yak klo dapet rugi $900 trus kudu ganti n kejar profit sampe 900%....
Alfi Aripin
@nuradi, makanya bro trading ndak usah keburu pake duit gede dulu. kl masih kaget sama angka2 segitu, jangan dulu buru2 deposit segede 1000 usd. sekarangkan dah banyak tuh yang deposit bisa kecil2an. bandingin kl deposit awalnya cman 10 usd, loss sampe 90% cman ilang 9 usd, kl diitung 900% dr yg tersisa jg ndak sebanyak kl deposit awalnya 1000 usd.