Advertisement

iklan

Organisasi Yang Berperan Di Eropa

Memasuki tahun 2012, berbagai kehebohan di kawasan Eropa memunculkan nama beberapa organisasi penting yang boleh jadi belum Anda kenal.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Apabila bila anda masih ingat disaat kita memasuki tahun 2012 serta memperhatikan, setiap kali media menyajikan sebuah berita mengenai zona Eropa selalu terdapat singkatan dari organisasi keuangan dunia yang membantu dalam mengatasi krisis. Dimana organisasi tersebut merumuskan sebuah kebijakan hingga mengambil langkah nyata dalam menyediakan dana bantuan yang dibutuhkan oleh negara yang terkena dampak krisis untuk menghadang kebangkrutan finansial.

Uni_Eropa

Pada artikel kali ini saya akan membahas orgnanisai dengan singkatan yang telah populer serta yang sering disebutakan baik itu dalam media cetak maupun media elektronik, dimana organisasi yang sering terlibat serta memiliki fungsi dan peran dalam menjaga kestabilan keuangan Eropa beserta peran dan fungsi dari setiap organisasi tersebut.


International Monetary Fund (IMF)
International Monetary Fund atau yang biasa dikenal dengan sebutan IMF, memiliki peran penting dan bisa dikatakan hampir sama seperti PBB, Sama-sama mengawasi Dunia. Hanya saja memiliki perbedaan dalam peran dan pengawasannya. Dimana peran IMF melakukan hal yang sama dengan jumlah beredarnya mata uang suatu negara yang telah beredar di Dunia. IMF yang dibentuk pada masa akhir perang ke 2 (dua), telah diwakili oleh 187 negara anggota yang memiliki mandat untuk menjaga kestabilan mata uang, mengurangi kemiskinan serta menyediakan dana bantuan moneter apabila terdapat negara anggota yang mengalami kesulitan keuangan.

Namun selain dari itu, IMF juga banyak menerima kritikan dari berbagai pakar ekonomi dalam memberikan bantuan finansial yang mana selalu disertai dengan syarat-syarat tertentu, termasuk juga dengan struktur program tambahan.

Syarat-syarat tersebut dianggap dapat menurunkan kestabilan sosial yang juga berarti dapat menghambat tujuan-tujuan IMF. IMF membatasi perekonomian suatu negara berkembang dengan cara menentang pengembangan infrastruktur dan meminta negara yang bersangkutan untuk hidup dengan standar yang rendah. Indonesia adalah salah satu negara yang pernah mengalami hal tersebut, disaat krisis moneter terjadi pada tahun 1998.

European Central Bank (ECB)
Amerika Serikat, Federal Reserve memiliki dua tugas, yakni memaksimalkan kerja dan menstabilkan harga. Federal Reserve mencoba untuk memenuhi mandat dengan mengubah kebijakan yang mengatur hal-hal seperti suku bunga dan jumlah uang yang beredar. ECB adalah kembaran Federal Reserve yang terdapat di zona Eropa. Setiap negara atau wilayah dengan mata uang sendiri memiliki suatu bank sentral yang memantau kinerja dan dalam kasus euro adalah ECB.

Untuk saat ini ECB sedang mengalami krisis. Dikarenakan terjadi suatu masalah yang sedang menimpa negara anggotanya "Yunani, Irlandia dan Italia", posisi ECB saat ini semakin sulit untuk menjaga stabilitas keuangan yang terjadi di zona Eropa.

European Financial Stability Facility (EFSF)
ECB lebih suka menjaga reputasinya dengan tidak melibatkan dirinya untuk memberikan dana talangan kepada suatu negara lain yang terkena krisis eropa, untuk itulah EFSF dibentuk. Misi utama EFSF adalah untuk turun tangan di saat negara yang berada di zona euro membutuhkan dana darurat. Irlandia ialah negara pertama zona eropa yang meminta serta menerima bantuan dari EFSF. Pada saat Irlandia mengajukan permintaan, EFSF menerbitkan sebuah obligasi yang dijamin oleh masing-masing negara zona euro dengan jumlah yang lebih dari 5 miliar Euro. Jika Irlandia bangkrut, 16 negara zona euro lainnya harus membayar obligasi tersebut, mirip dengan seseorang yang menjamin kredit mobil untuk anda.

Tidak sedikit orang yang menganggap, EFSF adalah kepanjangan tangan dari ECB. ECB tidak mau dianggap rendah dalam menggelontorkan dana talangan yang dianggap membantu kaum kapitalis untuk mengembalikan uangnya yang terancam hilang akibat Yunani tidak mampu membayar.

European Financial Stabilisation Mechanism (EFSM)
EFSM ini sangat mirip dengan EFSF. EFSM meminjamkan uang kepada negara-negara Eropa yang sedang mengalami kesulitan finansial dengan menerbitkan obligasi, namun dana ini dijamin oleh 27 negara besar Uni Eropa. Dananya jauh lebih kecil dari EFSF dan saat ini terdapat dua negara yang telah menerima bantuan dana dari EFSM ini diantaranya Irlandia (22,5 miliar euro) dan Portugal (26 miliar euro).

European Stability Mechanism (ESM)
Jika memiliki bank sentral bersama dengan dua badan pinjaman dianggap tampak berlebihan, maka hal ini tidak akan terjadi dalam jangka waktu yang lama. Pada 2013, EFSF dan EFSM akan bergabung dalam satu badan pinjaman yang disebut ESM, tapi pejabat Eropa melaporkan untuk mempercepat penggabungannya di tahun 2012.

Dimana Salah satu tujuan dari fasilitas pinjaman dengan sistem baru ini ialah untuk mengambil beberapa beban hutang dari negara-negara zona euro dan memungkinkan negara yang tidak berada di zona eropa untuk turut menjadi anggota ESM. Tentunya hal ini akan menjanjikan dana yang jauh lebih besar.

Dari uraian singkatan diatas, maka dapat saya tarik kesimpulan bahwa Masih merasa sedikit bingung? Salah satu alasan yang membuat penanganan krisis eropa berjalan begitu lambat ialah karena hukum yang rumit, serta perjanjian hingga tarik menarik sebuah kepentingan politik. Jika mereka yang notabene adalah para pakar di bidangnya tidak mampu untuk membuatnya menjadi simple, apalagi kita? Ataukah hal ini memang sengaja dibuat untuk membuat market menjadi tidak menentu! Sehingga pada ujungnya akan menguntungkan para “big boys” yang memiliki dana besar? Bagaimana dengan pendapat anda?

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Rizwanjalil
Klo liat dari persaratan2 IMF yg dikasikan kayak ngga niat mau bantu, habis malah memberatkan negara penghutang sih.
Tony Sutjipto
apabila situasinya masih rawan mending trading kecil2an aja, kita trader retail ga akan berdaya melawan kemampuan modal para big boys. apalagi kalau analisa dari artikel ini benar. trading dengan modal besar di saat seperti ini akan lebih condong ke spekulasi yang buntut hasilnya tidak akan dapat diprediksi dengan pasti.
Ealah Yahya
Ini lembaga-lembaga yang berperan penting di Eropa sebagian besar lembaga pemberi hutang semua? Apa karena krisis di beberapa negara euro makanya mereka dibilang penting?

Kalau dalam hal lembaga yang mengatur peredaran uang seperti bank sentral ECB tentu beda kan lembaga yang disebutkan?

Contohnya di Inggris masih ada Bank of England yang juga penting keberadaannya. Yah meskipun bukan negara pengguna euro tapi dia kan juga anggota uni eropa
Sulis Xoxo
klo kaitannya sama zona eropa memang yg terjadi sekarang adalah negara2 anggota yg mengalami krisis finansial. ini untuk sekarang ini berguna buat analisa waktu nemui nama2 lembaga penghutnag yg kedengarangannya asing ini.. xD
Ajeng Prm
Ini yg lagi rame sekarang Yunani karena ada pergantian pemerintahan. Pada ramai karena misi pemerintah kali ini berpotensi mengusahakan Yunani untuk mangkir dari tanggung jawab pemenuhan utangnya, dan berujung ke spekulasi dikeluarkannya Yunani dari zona euro.

Perkara masalah utang piutang ini kapan bisa selesainya???