Resiko Itu Pasti Ada, Tinggal Bagaimana Kita Mengelolanya

115513

Setiap kegiatan dan aktivitas di dunia ini pastinya memiliki resiko, termasuk trading. Bagaimana cara terbaik untuk mengelola resiko?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Semua kegiatan yang kita lakukan pasti memiliki resiko, baik besar maupun kecil pasti akan ada resikonya. Dalam kegiatan keseharian pun resiko adalah teman sejati yang selalu setia menemani kemanapun kita melangkah. Dia tidak mau menghindar atau bahkan dihindari. Karena sekuat apapun kita menghindar maka sekuat itu pula resiko itu mendekat.

Resiko Trading
Begitupun dalam kegiatan usaha, yang namanya resiko itu pasti selalu ada dan tidak akan pernah bisa dihilangkan. Tidak peduli besar atau kecil jenis usahanya dan tidak peduli jenis usaha apa yang sedang dijalankannya. Kalau kita menyadari bahwa resiko adalah teman sejati setiap langkah kita, sahabat terdekat dengan setiap kegiatan bisnis kita, maka sangatlah tidak bijak seandainya kita melupakan, menghindari ataupun menjauhi resiko tersebut.

Resiko itu bukan untuk dihindari, namun harus dihadapi dan dikelola. Karena apabila kita mampu menghadapi dan mengelolanya dengan benar, maka kita bisa mengelola potensi-potensi kerugian yang ada. Ada seorang trader pernah berkata seperti ini "jangan tanyakan kepada diri Anda berapa persen Anda siap menerima keuntungan, tetapi tanyakanlah berapa persen Anda siap menanggung kerugian."

Pertanyaan di atas menjadi sangat penting karena berhubungan erat dengan mental (emosi) kita saat melakukan trading. Dan juga kita akan mengetahui bagaimana harus mengelola risiko yang sudah terukur itu menjadi sebuah keuntungan.

Mungkin sudah terlalu banyak bukti dari pengalaman para trader yang membiarkan kerugian itu terus berjalan karena tidak mau rugi dan berharap harga akan balik kembali. Tetapi justru pada akhirnya malah menderita kerugian yang cukup banyak. Kenalilah resiko itu, bersahabatlah dengan resiko itu dan kelolalah resiko itu. Maka kita akan bisa mengembangkan perdagangan sesuai dengan apa yang diharapkan. Jadi, tanyakanlah kepada diri sendiri sebelum melakukan trading forex, berapa persen mental saya mampu atau sanggup menanggung kerugian. Kemudian cobalah untuk mengelola potensi kerugian tersebut agar menjadi keuntungan.


Eris mengenal trading forex sejak tahun 2012, kemudian mulai menulis untuk Seputarforex pada tahun 2013. Memiliki ketertarikan pada psikologi trading, karena topik ini sering dikesampingkan trader, padahal sangan menentukan kesuksesan dalam forex.


Kevin Yuniar
setuju, fokus trading jangan cuma di profit tapi juga di resiko. aspek merugikan lebih baik dikawani daripada dijauhi supaya bisa dikelola dengan benar...
Soni
Kalau dilihat dari cara belajarnya, yang paling menarik memang dari lihat profitnya daripada resikonya. Tapi yang paling umum disini banyak perkenalan forex yang lebih mengutamakan sisi baik daripada resiko forex, sehingga banyak calon trader yang belajar mengejar profit dulu, padahal mempelajari manajemen resiko juga sama pentingnya.
Karmin T
iya. makanya di jaman sekarang ini setiap orang perlu punya pemikiran seimbang antara positif n negatif. jangan cuma tergiur sama iklan yng menonjolkan profit forex aja. misal tertarik gabung jadi trader forex sebelumnya juga kudu giat cari info lebih banyak tentang forex, termasuk apa aja sisi negatifnya.

melihat bagaimana mudahnya kita bisa ikutan di sini, ada akun demo, order tinggal klik buy atau sell saja, daftar akun live bisa dari deposit 10 dolar, akan makin memancing keinginan newbies untuk asal-asalan menjadikan trading sebagai untung-untungan saja.

maka itu trader yang emang berniat mau jadi trader forex perlu serius belajar rutin menerapkan strategi dan manajemen resiko sesuai rencana.
Farid Wd22
ya ealah bro, jls2 dmn2 tu pst yg ditunjukin bgsx dulu... mana ada promosi yg nyertain keburukan produk, bs2 calon penggunax pd kabur. yg msti ditekanin disini itu y kemauan calon trader buat cari tahu soal resiko forex. bkn cuma tergiur sm peluang profitx ja. masing2 mesti sdr klo tiap peluang pst ada resikonya.
Soni
@Farid: Menurut sy menyertakan resiko trading di awal pengenalan forex masih tetap penting. tinggal bagaimana cara penyedia informasi memasukkan informasi itu secara tersirat biar resiko bukan dianggap sebagai sesuatu yang bisanya merugikan saja, tapi juga sesuatu yang bisa diatasi sehingga dapat juga menampilkan keunggulan forex trading yang menyediakan manajemen resiko untuk setiap tradernya
Riswan Komar
stj. mnrt ane mskpn fx ini tinggi risknya tp bnyk cr yg bs dlakukan jd trdng fx sm skl gg merugikan mlh menguntungkan. ada sl, tp, teknik2 sprt hedging, switching, dsb. tinggal pintar2 kt mngtr cr2 itu sj agar bs mngtsi kerugian sklgs jg bs cr ksmptn profit. jgn slh, model2 sprt sl yg awalnya dmaksudkn utk membatasi loss jg bs dmanfaatkan utk memprbnyk keuntungan, cntohnya model trailing stop
Fx Nubi
mana nih caranya mengelola resiko? apa disini cuman motivasi aja buat trader mengatasi resiko?
Leo Prawira
Coba simak ini manajemen resiko forex atau ini tips risk management Sebenarny sudah ada saran mengelola resiko dari tulisan ini, kalau diperhatikan pada bagian akhir ada menyebutkan, kenali berapa persentase rugi yang sanggup ditanggung secara mental lalu kelola resiko berdasarkan perhitungan itu, sudah bisa dijadikan awalan managemen resiko yang cukup mantap. dasar dari langkah2 managemen resiko memang selalu dimulai dengan diri kita sendiri, untuk menentukan berapa profit yang ditargetkan dan loss maksimal yang sanggup ditanggung
Demikian semoga membantu
Bam Zulfian
kalo bisa dihindarin ngapain repot2 menghadapi resiko? kalo ngga salah ada yang pernah posting artikel ttg trader yg ga pernah loss. ini bisa jadi bukti kalo resiko emang bisa dihindari. bagaimanapun mencegah kan lebih baik daripada mengobati...
Suto
Mana ada bos yg kyk begitu? Klopun ada plg y cuman 1 dr sekian juta umat. Trading di forex yg penuh risiko kok percaya sm yg begituan. Iya mungkin emang ada, tp jangan terlalu ngarep lah bisa jadi slh satu trader sprt itu.

Para master pun udh bnyk kok yg mengamini soal loss trading, bhkn disebut sbg langkah yg perlu dilalui semua trader yg pengen sukses krn memang sprt itu kenyataannya. Dlm trading ada profit pst ada loss. Mngkn utk sementara bs mnghindar dr loss tp g ada jaminan pasti d masa depan g bakal kena loss sm sekali.

Fokus d cr mnghindari loss boleh, tp lbh bagusan lg klo disiapin jg lngkh penanggulangan loss. Krn loss d trdng bs2 g cm sekali 2 kali, klo g dimanage bs keburu habis duluan akunya.
Arif Miharja
manut sama bung @suto. mungkin belum pernah ngerasain langsung gimana ndak stabilnya kondisi market itu. mungkin yg ndak prnah loss sama sekali itu uda sakti selevel mbah dukun kali yee.. hehehe. lebih aman tetep pake cara pikir trading yang aman ajalah, bole sih percaya ada trader yang sakti mandraguna tapi jangan diterapin ke diri sendiri dong. gimanapun rasanya loss itu sakit, kl ndak pengen tambah sakit mending dari awal siap2in aja cara2 minimalize resiko trading. apalagi uda masuk akun ril jgn macem2 deh punya cara pikir trading yang ndak2.