Tips Dalam Menentukan Stop Loss

268515

Stop loss sangat penting dalam menentukan position size pada trade yang akan kita lakukan. Besarnya stop loss seharusnya tidak ditentukan dengan cara acak.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Stop loss sangat penting dalam me-manage resiko karena setelah kita menentukan level stop maka kita bisa menentukan ukuran lot atau position size pada trade yang akan kita lakukan. Sebagai bagian dari rencana bisnis, stop loss adalah biaya yang harus ditanggung untuk bisnis sebagai trader. Stop loss akan memaksa kita keluar dari pasar jika ternyata posisi trading kita salah terlepas dari emosi kita yang ingin tetap bertahan dan mengharap pergerakan harga akan kembali sesuai dengan yang kita inginkan.

Keinginan untuk tetap bertahan tersebut sering kali menyebabkan kerugian yang cukup besar dan pada akhirnya membuat akun kita hancur. Trading tanpa menggunakan stop loss adalah kesalahan fatal yang harus kita hindari. Namun demikian, membicarakan stop loss sering dianggap kurang menarik dan bukan prioritas utama dalam trading meskipun sebenarnya adalah hal yang paling penting yang mesti diperhitungkan sebelum membuka posisi. Jika kita tidak tahu bagaimana menentukan level stop bisa jadi hasil akhir trading tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Pada kenyataannya, hasil trading kita secara keseluruhan bergantung dari penempatan level stop loss yang proporsional dan logis, sehingga kita bisa menjalankan money management sebagai mana mestinya. Dengan money management yang memadai, kita akan bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.

Menentukan Stop Loss Dengan Cara Acak (Random)

Banyak trader yang menentukan stop loss dengan cara acak berdasarkan perkiraan besarnya pip yang dikehendaki, misalnya 25 pip atau 50 pip, atau dengan perhitungan position sizing diusahakan agar besarnya stop loss sekecil mungkin, sehingga volume trading bisa semakin besar. Cara tersebut tidak benar karena tidak memperhatikan keadaan pergerakan harga, sehingga mungkin saja level stop loss tersebut tidak proporsional atau tidak sepadan dengan kondisi riil di pasar.

Tips Dalam Menentukan Stop

Pada contoh diatas, trader menentukan level stop loss dengan acak sebesar 50 pip untuk posisi buy tanpa memperhatikan keadaan riil pergerakan harga terutama level support terdekat yang bisa dianggap sebagai acuan sehingga level stop-nya tereksekusi sebelum harga kembali bergerak naik.

Menentukan Stop Loss Berdasarkan Level Support Atau Resistance Terdekat

Untuk membuktikan kebenaran posisi yang kita buka, stop loss ditempatkan di bawah level support terdekat untuk posisi buy atau di atas level resistance untuk posisi sell. Jika level tersebut ditembus, berarti posisi yang kita buka salah. Masih pada chart dalam contoh sebelumnya, berikut ini stop loss yang ditentukan dibawah level support yang secara logika akan ditembus jika memang posisi kita salah.

Tips Dalam Menentukan Stop

Menentukan Stop Loss Jika Level Support Atau Resistance Tidak Tampak Jelas

Jika level support atau resistance tidak tampak dengan jelas, maka kita bisa menentukan stop loss dengan memperhatikan formasi price action, misalnya mother bar atau pin bar, atau dengan bantuan indikator Average True Range (ATR). Berikut contoh stop loss yang ditempatkan di bawah level terendah pin bar dan di bawah level terendah mother bar untuk posisi buy yang kita buka.

Tips Dalam Menentukan Stop

Menentukan Stop Loss Dengan Indikator ATR

Range pergerakan harga bisa digunakan sebagai acuan untuk menentukan besarnya stop loss ketika level support atau resistance tidak tampak jelas. Dengan range pergerakan harga yang lebar atau volatilitas pasar sedang tinggi, trader tentu tidak akan menentukan stop loss yang ketat, sebaliknya saat volatilitas pasar sedang rendah, trader seharusnya tidak menentukan level stop loss yang terlalu lebar.

Indikator ATR yang mengukur derajat volatilitas perubahan harga dari level high ke low atau dari low ke high berdasarkan perubahan besarnya range pada tiap-tiap bar bisa digunakan sebagai acuan untuk menentukan stop loss, biasanya 1 kali nilai ATR periode 14 hari, yaitu range rata-rata dalam 14 hari terakhir. Berikut contoh penentuan stop loss dengan bantuan indikator ATR (14) pada time frame daily, dimana level entry pada saat pin bar retrace 50%:

Tips Dalam Menentukan Stop

Tentukan Stop Loss Sebelum Menentukan Target Profit

Besarnya stop loss hendaknya ditentukan sebelum menentukan level target profit. Hal ini penting untuk menentukan position size sebelum entry. Selain itu, setelah ditentukan, besarnya stop loss seharusnya tetap dan tidak diperbesar, tetapi bisa digeser ke level breakeven jika pergerakan trend sedang kuat, bisa digeser secara manual atau dengan menggunakan fasilitas trailing stop.

 

Artikel terkait:
Menentukan Stop Loss Dan Target Dengan Price Action

Volatilitas, Range, Indikator ATR Dan Stop Loss

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Agus Denis
Trimakasih tips nya
Insyaallah bermanfaat.
Baim
Cara menentukan 106 pin dengan ATR bgmn?
Martin S
@ Baim:
Mungkin maksudnya 106 pip.
Caranya Anda pasangkan indikator ATR periode 14 day pada chart AUD/USD daily tersebut, dan lihat nilai ATR-nya pada saat itu. ATR adalah nilai range (true range) selama 14 hari dalam hitungan pip:


Tampak nilai ATR pada pin bar yang dimaksud adalah 0.0106, yang berarti untuk AUD/USD adalah 106 pip. Perhitungannya sama dengan jika Anda menghitung AUD/USD yang misalnya naik dari 0.7000 ke 0.7125, yang berarti naik 125 pip.
Baca juga: Membaca Dan Menggunakan Indikator ATR
Hadi
bagaimana kalau s/r dipilih dr level psikologis terdekat? apakah jg termasuk dlm metode menentukan stop loss dari s/r terdekat?
Martin S
@ Hadi:
Bisa, asal ada level psikologis terdekat sebagai support atau resistance. Level psikologis yang berupa angka bulat biasanya lebih valid dari level support atau resistance biasa.
Nurlina Gulo
Bagaimana menyelesaikan masalah bila sudah margincall, sebelum modal hilang semua. Contoh: margincall tinggal 41%.
Martin S
@ Nurlina Gulo:
Bisa dicek stop out level dari broker Anda. Misal margin call level 40%, tetapi stop out level 20%.
Margin call level = (equity / margin total) x 100% Dalam hal ini Anda akan kena peringatan untuk menambah dana (margin call) ketika equity = 40% dari margin total, tetapi trading masih berjalan. Dan jika equity Anda telah mencapai 20% dari margin total maka secara otomatis trading akan dihentikan (di-stop). Tetapi dana Anda yang tersisa yaitu 20% dari margin total tidak hilang dan bisa ditarik.

Solusinya: jika Anda ingin meneruskan trading maka Anda harus menambah dana, tetapi jika ingin berhenti trading maka Anda bisa close posisi Anda dan tarik sisa dana Anda.
Jhonson
Master @Martin jika trading forex yg hanya trading 4-6 jam apakah diwajibkan pasang stop loss? pergerakan pairnya hanya 20-30 pips sedangkan minimal pasang stop loss misalnya di AUDUSD 40 pips. Apakah boleh trading forex tanpa stop loss? Apakah stop loss ini di khususkan buat trading forex yg menahan posisi berhari-hari? Terima kasih atas jawabannya master.
Martin S
@ Jhonson:

- … apakah diwajibkan pasang stop loss?
Tidak diwajibkan, tetapi sangat dianjurkan.

- …. pergerakan pairnya hanya 20-30 pips sedangkan minimal pasang stop loss misalnya di AUDUSD 40 pips.
Untuk besarnya stop loss seharusnya disesuaikan dengan risiko yang Anda tetapkan, berdasarkan position sizing. Bukan langsung ditentukan sekian pip. Juga perhatikan risk/reward ratio, minimal seharusnya 1:1.
Untuk penjelasan, silahkan baca: Belajar Memahami Money Management

- Apakah boleh trading forex tanpa stop loss?
Boleh. Tetapi dalam hal ini Anda mempertaruhkan seluruh dana pada posisi yang dibuka, karena Anda tidak membatasi risiko.

- Apakah stop loss ini di khususkan buat trading forex yg menahan posisi berhari-hari?
Tidak. Semua posisi baik yang untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang seharusnya dibatasi risikonya dengan menggunakan stop loss.