Bitcoin Turun Di Bawah 10,000, Analis: Ini Hanya Koreksi

Setelah melambungkan harapan pasar kripto dengan kenaikan harga yang fantastis, Bitcoin tampak melemah hingga menembus level kunci 10,000. Kemanakah arah berikutnya?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Bitcoin telah mengalami kenaikan signifikan selama 3 pekan terakhir, dengan titik tertinggi mencapai level 13,868. Namun dalam kurun waktu seminggu terakhir, Bitcoin terlihat melemah hingga di bawah level psikologis 10,000, dan menyentuh Low 9,953. Walaupun sudah stabil diperdagangkan di area 10,663, pada titik ini, Bitcoin telah menghapus keuntungan sekitar 28% dari harga tertinggi 13,868 yang dicapai sebelumnya.

Harga Bitcoin turun

 

Koreksi "Sehat" Untuk Bitcoin

Koreksi yang terjadi saat ini ditanggapi dengan positif oleh berbagai pakar Bitcoin. Mati Greenspan, analis senior di eToro mengatakan bahwa penurunan selama pekan lalu merupakan perkembangan positif untuk pergerakan BTC. Sependapat dengan Greenspan, John Todaro, direktur riset mata uang digital untuk TradeBlock mengatakan, "Koreksi baru-baru ini diperlukan oleh Bitcoin. Bitcoin telah menjadi terlalu 'panas' karena harga bergerak dalam parabola selama beberapa bulan."

Sementara itu, Joe DiPasquali, CEO dari perusahaan Hedge Fund Bitbull Capital juga mengungkapkan sudut pandang yang sama. "Koreksinya 'sehat' dan mencegah pendakian yang tidak masuk akal," demikian ungkapnya. Ia menambahkan bahwa Altcoin secara keseluruhan tidak kehilangan banyak nilai ketika BTC turun, dan menunjukkan bahwa investor tidak memindahkan investasinya dari kripto ke fiat, tetapi hanya menyeimbangkan portofolio.

"Akan ideal jika Bitcoin 'mendingin' untuk beberapa minggu dan diperdagangkan dalam kisaran $9,000-$11,000. Pergerakan baru-baru ini ke sekitar $13,500 sangat cepat dan (memang) berisiko mengalami koreksi yang signifikan," tutup DiPasquali.

 

Altcoin Bisa Mendominasi Pasar

Dominasi pasar Bitcoin mulai menurun, dari 63% pada 26 Juni ketika harga mencapai titik tertinggi di 13,868, menjadi 60.4% di hari ini (02/Juli). Kabar baiknya, sebagian besar Altcoin belum mengalami penurunan ekstrim seperti Bitcoin. Jika merunut pada kasus-kasus sebelumnya, Altcoin justru bisa memanfaatkan penurunan tajam Bitcoin untuk mendapatkan dominasi pasar

Ripple (XRP) pada tahun 2017 sempat menyalip Ethereum dan menduduki peringkat kedua dalam hal kapitalisasi pasar. EOS (EOS), Stellar Lumens (XLM), dan Bitcoin Cash (BCH), juga berpotensi menyaingi Bitcoin karena merupakan Altcoin dengan performa terbaik selama Bitcoin Bull Run 2017.

289055

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.