Dipicu Kenaikan Impor, Defisit Perdagangan Kanada Melebar

Defisit Perdagangan Kanada dilaporkan meningkat menjadi -2.69 miliar Dolar di bulan Februari, karena adanya kenaikan impor.

iklan

acy

iklan

Advertisement

Departemen Statistik Kanada pada hari Kamis (5/April) merilis neraca perdagangan untuk bulan Februari. Laporan tersebut menunjukkan defisit yang melebar, dipicu oleh adanya kenaikan impor produk energi yang lebih besar dibandingkan pertumbuhan nilai ekspor.

 

Defisit Perdagangan Kanada Februari 2018 melebar

 

 

Defisit perdagangan Kanada dilaporkan membesar jadi -2.69 miliar Dolar di bulan Februari, lebih tinggi jika dibandingkan dengan rilis periode sebelumnya yang defisit sebesar -1.94 miliar Dolar. Rilis data Trade Balance Kanada malam ini sekaligus lebih buruk dari ekspektasi ekonom sebelumnya, yang memprediksi defisit -2.10 miliar Dolar dalam sebuah jajak pendapat.

 

Impor Melonjak, Dipicu Produk Energi

Kenaikan nilai impor produk energi menjadi faktor utama yang menyebabkan terjadinya pelebaran defisit Kanada. Kenaikan harga minyak dunia sejak awal tahun menyebabkan nilai impor negara yang terletak di sebelah utara AS tersebut meningkat sebesar 1.9 persen, melampaui pertumbuhan ekspor yang hanya 0.4 persen.

Setelah mengalami penurunan 4.3 persen di bulan Januari, nilai impor Kanada bulan Februari mencatatkan peningkatan menjadi 48.6 miiar Dolar. Kenaikan terjadi pada 8 dari 11 sektor, seperti Energi, Kendaraan Bermotor, dan Suku Cadang. Impor produk energi melonjak 15.4 persen menjadi 3.4 miliar Dolar di bulan Februari, level tertinggi sejak November 2014. Sementara itu, impor kendaraan bermotor dan suku cadang membukukan kenaikan 1.7 persen menjadi 9.4 miliar Dolar.

Peningkatan tersebut mengimbangi impor logam mulia (emas) yang mengendur sepanjang Februari lalu. Dalam basis tahunan (YoY), Impor Kanada naik 3.5 persen.

Meski tidak mampu menutupi lonjakan impor, kenaikan moderat dari ekspor Kanada setidaknya mampu sedikit meringankan beban impor. Secara keseluruhan, ekspor mencatatkan kenaikan 0.4 persen menjadi 45.9 miliar Dolar, didukung oleh peningkatan ekspor kendaraan bermotor, pesawat, dan suku cadang transportasi lain. Di samping itu, terjadi peningkatan ekspor produk pertanian, perikanan, produk makanan setengah jadi, serta mineral dan logam.

Pada pukul 20:28 WIB malam ini, pair USD/CAD diperdagangkan pada level 1.2795 atau sedikit menguat setelah anjlok sejak awal pekan. Penguatan Greenback juga terpantau dominan versus Yen maupun Franc Swiss.

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.