Advertisement

iklan

Cara Menggunakan Garis Trendline Yang Benar

iklan

iklan

Indikator

31 Mar 2022
Bagaimana cara menggunakan garis trendline yang benar?
31 Mar 2022

@Iwan: Cara menggambar trendline yang benar adalah dengan menghubungkan dari low (harga terendah) ke low untuk keadaan trend naik dan menghubungkan high (harga tertinggi) ke high untuk trend turun.

Secara garis besar, berikut adalah beberapa langkah untuk menggambar Trendline pada chart:

  • Lakukan identifikasi Support dan Resistance dengan menemukan level-level harga tertinggi (Swing High) dan Terendah (Swing Low) pada sebuah grafik harga. Dalam hal ini, level High berperan sebagai Resistance dan level Low adalah Support.
  • Tarik Trendline dari Resistance dan Support yang berdekatan. Trendline atas sebagai level Resistance, sedangkan Trendline bawah sebagai level Support. Untuk menarik garis Trendline ini, setidaknya dibutuhkan minimal dua titik atau lebih yang bisa dihubungkan. Dengan kata lain, semakin panjang Trendline yang bisa ditarik, maka semakin kuat pula level Support dan Resistance.
  • Jangan memaksakan menggambar Trendline apabila memang tidak memungkinkan; boleh jadi kondisi pasar memang sedang tidak menentu (choppy).

Agar lebih mudah dipahami, silahkan lihat contoh gambar di bawah ini:

trendline

Keterangan:

Jika garis Trendline cenderung mengarah ke bawah, artinya pasar sedang dalam kondisi downtrend. Sebaliknya, jika cenderung ke atas artinya sedang uptrend. Trendline yang panjang merefleksikan major trend.

04 Apr 2022
Pak, klo mau bikin yg begini pakai TF berapa ya? Terus klo udah nemu trennya, itu bisa dipakai sd berapa lam? Kan klo begini biasanya bisa ganti trennya. Mksih Pak.
04 Apr 2022

@Agus: klo mau bikin yg begini pakai TF berapa ya?

Pada dasarnya semua TF bisa, tapi lebih baik jangan di TF terlalu kecil karena banyak noise. Untuk intraday disarankan di TF H1 atau H4.

Terus klo udah nemu trennya, itu bisa dipakai sd berapa lam? Kan klo begini biasanya bisa ganti trennya

Garis trendlinenya bisa dipakai sampai salah satu garis trendline break. Break artinya harga bisa koreksi atau reversal trend. Sebagai contoh, cari garis trendline yang bagus di H4. Hubungkan low ke low dan high ke high seperti gambar diatas.

TF entry di H4 atau M15. Entry searah dengan garis trendline dan menunggu harga reject di garis trendline.

27 Des 2022

@ Agus:

- Pak, klo mau bikin yg begini pakai TF berapa ya?

Itu bisa pada time frame berapa saja. Tergantung dari time frame yang Anda gunakan.


- ….Terus klo udah nemu trennya, itu bisa dipakai sd berapa lam?

Bisa terus digunakan sebagai acuan arah trend selama belum ada pergerakan reversal. Pergerakan reversal belum tentu merubah arah trend, bisa saja hanya koreksi atau retracement.


- …. Kan klo begini biasanya bisa ganti trennya.

Perubahan arah trend bisa diamati dari level Fibonacci retracement. Jika level 50% Fibonacci retracement telah ditembus, maka diasumsikan trend telah berubah atau terjadi trend reversal dari arah trend semula.

 

27 Des 2022
Lebih rekomended pakai garis trendline atau level fibonacci kak untuk deteksi reversal?
27 Des 2022

@ Basri:

Untuk mengamati kemungkinan adanya pergerakan retracement adalah dengan melihat price action yang terbentuk, bukan dengan trend line atau Fibonacci retracement. Sinyal retracement misalnya bullish atau bearish engulfing, pin bar, doji, morning star atau evening star dan lainnya.

Mengenai price action yang memberi sinyal reversal, silahkan baca:
Formasi Candlestick Dalam Price Action
Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action

Trend line digunakan untuk mengamati arah trend yang sedang berlangsung, dan menentukan resistance dan support. Jika terjadi retrace atau koreksi, bisa ditarik garis Fibonacci untuk mengetahui seberapa jauh koreksinya, dengan melihat level-level Fibonacci retracement-nya.

 

29 Des 2022

Jawaban untuk Basri

  • Lebih rekomended pakai garis trendline atau level fibonacci kak untuk deteksi reversal?

Untuk mendeteksi reversal bisa gunakan garis trendline atau price action.

Jika menggunakan garis trendline, tanda reversal terlihat dari harga yang berhasil menembus (break) garis trendline. Misalnya tren sedang naik dan Anda menggambar garis trendline naik.

Lalu harga berhasil menembus garis trendline naik, ini artinya tanda bahwa tren akan berbalik (reversal).

Jika menggunakan price action, tanda reversal bisa terlihat dari pola candlestick atau pola grafik yang terbentuk. Contoh pola candlestick yang menandakan reversal adalah pola engulfing dan pin bar.

Sedangkan untuk pola grafik pembalikan contohnya seperti double top/bottom dan head and shoulders/inverted head and shoulders.

 

29 Des 2022
Untuk Basri,

Jika ditanya, saya pribadi lebih memilih fibonacci. Karena baik fibonacci retracement atau expansion bisa menampilkan level-level yang berfungsi sebagai support dan resisten dengan lebih presisi. Sementara untuk mendeteksi reversal dengan akurat, saya pribadi lebih memperhatikan price action atau price pattern ketika harga sedang berada disekitaran level support/resisten atau zona supply/demand.

Semoga bisa membantu.

Kategori Indikator

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Trading Stochastic Sering Memunculkan False Signal? Yusron 20 4390 2014
Seputar Kinerja Indikator Stochastic? Danu Rahmat 15 427 2021
Cara setting indikator Bollinger Bands? Sunoko 14 19487 2017
Indikator Untuk Membantu Memilih Waktu Martingale? Agung 14 5228 2016
Indikator MT4 di Android? Newbie 12 9815 2016
Apa Gunanya Awesome Oscillator? Seno 11 16724 2016