Forum Trading Forex (Gratis)

Punya pertanyaan tentang forex?
Silahkan kirimkan pertanyaan Anda di sini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Trading Untuk Wanita Karir

Cara Trading

31 Jan 2019

Halo pak, sy wanita yg berprofesi sebagai pegawai kantoran. Sy mau coba trading dgn akun real. mohon tips dan solusinya mengenai money management, risk reward dan tips trading bwt saya. makasih ya pak

01 Feb 2019

@ Monika Luhung:

Sebelum trading di akun real, sebaiknya Anda berlatih dulu di akun demo sampai bisa menghasilkan profit yang konsisten. Akun demo disediakan oleh broker memang untuk latihan sebelum terjun ke akun real.

Kalau di akun demo belum bisa profit, di akun real kemungkinan besar juga tidak akan profit. Untuk masuk akun real paling tidak Anda harus bisa profit di akun demo untuk sekian kali trade dengan persentase profit yang lebih tinggi dari 50%.
Misal 100 kali trade di akun demo Anda bisa profit 70 kali, maka persentase profitnya 70%. Jika Anda terjun di akun real dengan cara trading yang sama maka diasumsikan probabilitas atau kemungkinan untuk profit dalam 100 kali trade adalah 70%.
Saran kami jangan pernah terjun di akun real sebelum belajar / latihan di akun demo.

Dalam latihan di akun demo, Anda harus mempunyai sebuah sistem trading yang profitable. Langkah-langkahnya:

1. Cari sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.
Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator. Misal terjadi bullish engulfing dan pada saat yang bersamaan kurva indikator MACD diatas kurva sinyal, maka bisa entry dengan open buy, dsb.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry. Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.

Strategi mana yang Anda pilih tentunya tergantung dari keinginan dan kecocokan Anda, dan sebaiknya disesuaikan dengan type kepribadian Anda. Misal jika Anda cenderung agresif maka sebaiknya memilih strategi breakout, bukan strategi buy the dip sell the rally.

2. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat). Lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut. Baca juga: Panduan Lengkap Backtest Sistem Trading Seperti Pro
Tetapi kalau tidak ingin melakukan backtest, bisa juga langsung digunakan untuk trading di akun demo, atau disebut dengan forward test (ditest pada kondisi harga saat ini).

3. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

4. Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.


5. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasie keuntungannya.

Money management memang sangat penting dalam trading, karena meskipun Anda sudah punya sistem trading andalan, kerugian dalam trading tidak bisa dihindari dan pasti akan terjadi.

Tetapi Anda bisa mengendalikan risiko tersebut dengan mengatur besar kecilnya kerugian per trade yang Anda sepakati (yang bisa Anda relakan) dengan position sizing.
Agar tidak cepat terkena margin call maka Anda harus memperkecil risiko atau batas kerugian Anda per trade, misalnya 1% dari equity Anda. Itulah nilai stop loss Anda per trade dalam satuan uang, setelah itu baru Anda konversikan dalam pip dan Anda tentukan besarnya lot atau volume trading.

Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Belajar Memahami Money Management

Setelah menentukan volume trading (position sizing), maka agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1, atau minimal 1:1.

01 Feb 2019

Sebagai pemula bolehkah saya memulai trading dengan lot 0.10? atau lebih aman 0.01 saja?

05 Feb 2019

@ Monica Luhung:

Tergantung dari ketersediaan dana yang akan dialokasikan untuk trading. Aman atau tidaknya tergantung dari sistem trading-nya profitable atau tidak. Dengan sistem trading yang profitable, tentu saja lebih aman dibandingkan kalau Anda trading tanpa sistem.

Yang paling penting adalah Anda telah memiliki sebuah sistem trading yang profitable, dan sistem tersebut telah diuji di akun demo. Kalau Anda telah yakin dengan sistem trading yang profitable, pada akhirnya tergantung dari kesepakatan Anda sendiri mengenai besarnya dana yang akan digunakan untuk trading.

Sebagai informasi, dengan 0.01 lot, untuk EUR/USD nilai per pip (pip value)-nya = USD 0.1, sementara dengan 0.1 lot, nilai per pip-nya adalah USD 1. Jadi jika Anda trading sebesar 0.01 lot EUR/USD dan profit 100 pip, hasilnya = USD 10, sementara kalau trading sebesar 0.1 lot, profitnya = USD 100.

08 Feb 2019

Saya pegawai kantoran jg, mau coba trading. Kalau broker yang bagus untuk pemula apa ya pak? Lebih bagus mana pake Spread atau Comission?

11 Feb 2019

@ Rendy:

- … Kalau broker yang bagus untuk pemula apa ya

Broker yang bagus adalah menjamin keamanan Anda dalam trading, dan tidak melakukan kecurangan. Demi keamanan trading dan dana Anda, kalau ingin serius kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.
Tapi kalau Anda berminat trading di broker tersebut karena tertarik oleh fasilitasnya, bonus dsb, boleh saja asalkan tidak dengan dana yang besar (menurut ukuran Anda).

Anda bisa melihat review beberapa broker yang banyak dikenal di Indonesia di: Daftar Broker Forex Populer di Indonesia dan Review Broker Forex. Anda juga bisa melihat  daftar broker yang  menjadi anggota sebuah badan regulator langsung di-webnya, seperti daftar broker yang masuk di CFTC  bisa  dilihat di web CFTC, juga untuk badan regulator lainnya.

Dengan trading pada broker-broker yang sudah regulated tersebut maka jika ada masalah dengan broker, atau broker ketahuan berbuat curang, Anda bisa adukan ke badan regulator tersebut (tentu saja dengan bukti yang cukup valid).

Untuk pemilihan broker sebaiknya Anda tentukan sendiri setelah dicoba melalui akun demo, karena kriteria kecocokan setiap trader terhadap broker berbeda. Ada yang lebih menyukai spread rendah dan kecepatan eksekusi tinggi (bagi scalper) atau ada yang suka broker yang jarang requote dsb.


- … Lebih bagus mana pake Spread atau Comission?

Kalau Anda trading di broker type ECN, pasti ada komisi, spread rendah dan bisa nol, tergantung kondisi pasar. Tetapi kalau di broker yang Non ECN, ada spread tetapi tidak dikenakan komisi, kecuali di broker lokal yang mengenakan spread dan komisi.

Kalau menurut kami, asalkan spread masih wajar (sesuai dengan pasaran), tidak masalah. Mengenai mana yang lebih bagus antara spread dan komisi, itu relatif. Kalau Anda ingin trading di broker type ECN, pasti ada komisi, tetapi spread rendah. Minimal deposit di broker type ECN juga lebih tinggi dibandingkan dengan broker yang Non ECN.
Untuk broker type ECN, baca juga: Daftar Perbandingan Broker ECN Terbaik

12 Feb 2019

Broker ECN yang bagus dan terpercaya di Indonesia apa saja ya?

13 Feb 2019

@ Merina:

Silahkan baca:
7 Broker ECN/STP Terbaik Untuk Trader Indonesia
Daftar Perbandingan Broker ECN Terbaik

Untuk keamanan, saran kami pilihlah broker yang telah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.
Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

Pertanyaan-Pertanyaan Kategori Cara Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Cara menentukan lot transaksi? Rega 6 5502 07 Jan 2017
Perbedaan Akun Standar, Mini dan Mikro? Junaidi 6 841 02 Des 2018
Waktu trading pair EURUSD? Adi Ms 6 117 07 Mei 2012
Apakah Open Order Ada Batas Waktunya? Jacob 5 10941 15 Mei 2015
Cara trading super simpel tapi profitable? Adi Handoko 5 2685 05 Jan 2017
Bagaimana Cara Trading Dengan Uang Bonus Broker? Dani Sulistyo 5 1888 09 Mar 2015