Advertisement

iklan

Uni Eropa Adopsi Aturan Untuk Pangkas Anonimitas Pengguna Kripto

Aturan baru Uni Eropa bertujuan untuk mengurangi anonimitas pengguna mata uang kripto, dan menerapkan keharusan transaksi dengan persyaratan KYC.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Aturan khusus yang mempengaruhi sektor kripto di Eropa telah diadopsi oleh Dewan Uni Eropa. Dokumen ini memutakhirkan undang-undang anti pencucian uang Uni Eropa, untuk mengatasi berbagai isu seperti resiko yang terkait dengan mata uang virtual. Aturan baru tersebut bertujuan untuk mengurangi anonimitas pengguna kripto, dan menerapkan keharusan transaksi dengan persyaratan KYC (Know Your Customer/Kenali Pelanggan Anda) di sektor kripto. 

 

Uni Eropa Adopsi Aturan Untuk Pangkas Anonimitas Pengguna Kripto

 

 

Penguatan peraturan ini dilakukan Uni Eropa untuk mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme. Di sisi lain, amandemen terhadap EU Directive 2015/849 oleh Parlemen Eropa juga diadopsi pada pertemuan Dewan Urusan Umum pada hari Senin (14 Mei). Pada pertemuan ini, anggota parlemen memberikan suara dukungan untuk membawa mata uang kripto di bawah regulasi yang sah. 

Perubahan utama melibatkan deteksi resiko yang terkait dengan mata uang virtual, dengan mengambil langkah untuk mengurangi anonimitas segala transaksi kripto. Menurut dokumen tersebut:

  1. Penyedia layanan bursa serta penyedia dompet kripto, akan diwajibkan untuk mengidentifikasi kegiatan yang mencurigakan.
  2. Penggunaan kripto harus bisa dipantau melalui sebuah platform.
  3. Unit intelijen keuangan nasional harus memiliki akses ke informasi terkait sinkronisasi alamat kripto dengan identitas pemilik. 

Langkah-langkah dalam dokumen tersebut tidak sepenuhnya hanya membahas pada masalah anonimitas saja. Akan tetapi, langkah tersebut harus diperinci oleh negara-negara anggota maksimal 18 bulan ke depan, dengan memasukkan ketentuan-ketentuan dari arahan ke dalam kerangka undang-undang nasional mereka. Setelah itu, barulah pertukaran kripto di seluruh Uni Eropa akan diwajibkan untuk mematuhi panduan AML (Anti Pencucian Uang) dan CFT (Pendanaan Anti Terorisme) yang lebih ketat, termasuk memperkenalkan verifikasi pelanggan pada platform mereka

Beberapa perusahaan telah mengambil langkah ke arah aturan terbaru tersebut. Localbitcoin, situs pertukaran kripto peer-to-peer yang berbasis di Helsinki, baru-baru ini memperbarui ketentuan layanan. Mereka menyoroti persyaratan identifikasi dan memperingatkan pengguna bahwa dalam beberapa situasi, seperti perdagangan di atas batas volume tertentu, atau dalam kasus peretasan (pemulihan akun dan investigasi penipuan), pelanggan akan diminta untuk menyerahkan dokumen identifikasi.

283711

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.