Advertisement

iklan

7 Desember 2021: RBA Meeting, Perdagangan China, ZEW Jerman

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah pengumuman suku bunga RBA, perdagangan China, indeks ZEW Jerman dan Eurozone, serta PMI Ivey Kanada.

iklan

iklan

Selasa, 7 Desember 2021

  • Waktu tentative : data neraca perdagangan China bulan November 2021 (Berdampak medium pada AUD dan NZD).

Data yang dirilis oleh Customs General Administration of China (CGAC) ini mengukur perbedaan total nilai impor dan ekspor dalam periode waktu satu bulan yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Jika nilai total ekspor lebih besar dari nilai total impor, maka neraca perdagangan mengalami surplus; apabila sebaliknya, maka perdagangan mengalami defisit. Volume perdagangan China yang meningkat akan berdampak positif pada partner dagangnya terutama Australia, Selandia Baru, dan Kanada, mengingat ketiga negara tersebut banyak mengekspor komoditi pertambangan dan bahan makanan olahan ke China.

7 Desember 2021: RBA Meeting,

Bulan Oktober lalu, perdagangan China mengalami surplus sebesar USD84.54 miliar y/y, lebih tinggi dari perkiraan surplus USD64.00 miliar, dan merupakan rekor surplus tertinggi. Ekspor naik 27.1% dan impor naik 20.6%. Meski demikian, surplus perdagangan dengan Amerika Serikat yang merupakan negara tujuan ekspor terbesar China turun dari USD42.00 miliar menjadi USD40.75 miliar.

Untuk bulan November 2021, diperkirakan perdagangan China y/y akan kembali surplus sebesar USD82.20 miliar. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada AUD dan NZD.

 

  • Jam 10:30 WIB: hasil meeting RBA : pengumuman suku bunga bulan Desember 2021 dan statement RBA (Berdampak tinggi pada AUD).

Suku bunga RBA diumumkan setiap bulan pada hari Selasa pertama kecuali pada bulan Januari. Keputusan untuk menentukan suku bunga dilakukan dengan konsensus antara para anggota dewan gubernur RBA.

7 Desember 2021: RBA Meeting,
Perubahan suku bunga acuan terakhir terjadi pada bulan November 2020 lalu, ketika RBA memangkas suku bunga sebesar 0.15% menjadi +0.10% karena merosotnya ekonomi akibat pandemi COVID-19. Level suku bunga ini adalah yang terendah sepanjang sejarah RBA.

Pada meeting terakhir tanggal 2 November lalu, RBA kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%, sesuai dengan perkiraan pasar. Bank sentral juga melanjutkan pengurangan pembelian obligasi pemerintah sebesar AUD4 miliar per minggu hingga pertengahan Februari 2022.

Selain itu, RBA membatalkan target yield (imbal hasil) sebesar 0,1% untuk obligasi pemerintah April 2024, dan menghilangkan proyeksi sebelumnya bahwa suku bunga tidak akan naik hingga 2024. Keputusan untuk mengakhiri target imbal hasil ini mencerminkan perbaikan ekonomi dan kemajuan yang lebih awal dari perkiraan.

Para anggota dewan juga memberikan proyeksi untuk inflasi tidak lebih dari 2.5% pada akhir tahun 2023; pertumbuhan tingkat upah diperkirakan mengalami kenaikan secara bertahap. Sementara itu, gubernur Philip Lowe mengatakan data ekonomi terbaru dan proyeksi dari bank sentral tidak menjamin kenaikan suku bunga pada tahun 2022.

Untuk bulan Desember 2021, diperkirakan RBA masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%. Jika RBA menaikkan suku bunga acuan, maka AUD berpotensi menguat. Statement untuk meeting hari ini bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Desember 2021 (Berdampak medium pada EUR).

Angka indeks Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) atau Centre for European Economic Research dibuat berdasarkan survei terhadap sekitar 275 investor dan analis di Jerman. Fokusnya adalah mengenai pandangan terhadap perekonomian kawasan Euro pada umumnya dan Jerman pada khususnya untuk 6 bulan mendatang. Data ini dianggap berdampak karena sentimen investor dan analis adalah indikator awal bagi kondisi perekonomian. 

Indeks ZEW Jerman dan kawasan Euro dirilis secara bersamaan, tetapi angka indeks untuk Jerman akan lebih berdampak. Angka positif (lebih besar nol) menunjukkan optimisme, sedangkan angka negatif menunjukkan pesimisme.

7 Desember 2021: RBA Meeting,

Bulan November lalu, indeks ZEW Jerman naik menjadi +31.7, lebih tinggi dari perkiraan +20.3, dan merupakan yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Meski demikian, indikator economic situation mengalami kontraksi akibat kemacetan pasokan bahan baku. Sementara itu, indeks ZEW kawasan Euro naik menjadi +25.9, lebih tinggi dari perkiraan +20.6, dan lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang +21.0.

Untuk bulan Desember 2021, diperkirakan indeks ZEW Jerman akan turun menjadi +25.9, dan untuk kawasan Euro diperkirakan turun menjadi +22.4. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

  • Jam 22:00 WIB: indeks PMI Ivey Kanada bulan November 2021 (Berdampak medium pada CAD).

Indikator yang mencerminkan kepercayaan bisnis di Kanada ini sama dengan indeks manufaktur rilisan Markit. Hanya saja, data ini dibuat secara khusus untuk Kanada dan dirilis oleh Richard Ivey School of Business. Hasil indeks didasarkan pada hasil survey terhadap 175 purchasing manager di seluruh Kanada mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini, untuk mendapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan.

Indeks PMI dari Ivey penting bagi investor dan para pelaku bisnis, juga sering dianggap sebagai leading indicator. Angka indeks di atas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor industri, sedangkan di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

7 Desember 2021: RBA Meeting,

Bulan Oktober lalu, indeks Ivey Kanada turun menjadi 59.3, lebih rendah dari perkiraan 71.2, dan merupakan yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Indeks tenaga kerja, inventories, dan supplier deliveries mengalami kontraksi.

Untuk bulan November 2021, diperkirakan indeks akan naik menjadi 60.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CAD.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
296915
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini