Apa Saja Kunci Sukses Trading Kripto?

Agar tidak terjebak kesalahan trader pemula dan rugi besar, Anda wajib mempelajari dua kunci sukses trading kripto berikut ini.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Banyak sekali referensi di internet yang mengatakan bahwa kunci sukses pada trading mata uang kripto adalah strategi dan sedikit keberuntungan. Kebanyakan pendatang baru mencoba untuk menghindari kerugian dengan mencari strategi akurat, lalu mencoba menggunakannya untuk mencapai tujuan mereka. Namun, semakin mereka bersikeras menerapkannya, mereka semakin dipusingkan dengan berbagai klaim strategi akurat baik yang gratis maupun berbayar.

Faktanya, hal tersebut salah kaprah karena keuntungan jangka panjang dalam trading apapun, termasuk mata uang kripto, adalah manajemen risiko dan psikologi trading yang baik. Untuk itu, artikel kali ini akan membahas kedua faktor tersebut sebagai kunci sukses trading kripto.

Kunci sukses trading kripto

 

1. Manajemen Risiko

Tidak ada satu pun trader profesional yang melewatkan manajemen risiko dalam rutinitas hariannya.Dalam trading kripto, ada beberapa tips khusus untuk mengatur manajemen risiko dengan lebih baik, beberapa contohnya adalah:

 

Jangan Overtrading

Kebanyakan trader pemula berpikir bahwa semakin banyak trading yang mereka lakukan, semakin banyak pula uang yang akan mereka hasilkan. Ini kedengarannya memang benar, tetapi dalam praktiknya, semakin Anda berdagang, semakin banyak risiko yang diambil, karena Anda mengeluarkan lebih banyak dana untuk membuka masing-masing posisi trading.

Lalu berapa jumlah rata-rata trading per hari yang wajar? Tidak ada jawaban untuk pertanyaan ini, karena semuanya bersifat individual dan tergantung pada banyak faktor, termasuk jumlah peluang trading, dana awal, kondisi mental dan fisik trader, juga berbagai faktor lainnya.

Overtrading kripto

(Baca juga: Kesalahan Terbesar Trader Adalah Overtrading)

Apapun jawabannya, yang jelas Anda tidak perlu selalu trading hanya untuk berada di pasar sepanjang waktu. Strategi kripto terbaik untuk setiap trader adalah menemukan titik entry ideal untuk mendapatkan keuntungan, bukan sebaliknya.

 

Tentukan Tingkat Risiko Anda

Ketika Anda trading mata uang kripto, Anda perlu menentukan tingkat risiko untuk setiap posisi. Ini dapat membantu Anda menentukan titik yang tepat untuk menutup posisi trading.

Bagaimana cara kerjanya?

Katakanlah Anda memiliki $10,000 pada akun trading dan menentukan risiko pada tingkat lima persen. Anda membeli sejumlah mata uang kripto seharga $1,000, tetapi perkiraan Anda salah dan harganya turun. Berdasartkan tingkat risiko yang Anda tentukan tadi, maka kerugian maksimal untuk setiap posisi harusnya bernilai $50 saja. Artinya, ketika posisi loss Anda merugi, Anda bisa menutup trading tersebut saat kerugiannya sudah mencapai $50; tidak lebih dan tidak kurang.

Mengapa perlu menentukan risiko di setiap posisi? Ini berguna tidak hanya untuk manajemen risiko, tetapi juga untuk mental trading Anda. Risiko yang sudah ditentukan sendiri biasanya sesuai batas toleransi, sehingga ketika posisi Anda merugi, Anda tidak akan panik dan melakukan aksi "balas dendam" yang mengakibatkan Overtrading.

 

Gunakan Stop Dan Limit Order Sesuai Kebutuhan

Kebanyakan trader pemula akan mencoba menggunakan semua jenis order karena berpikir mereka dapat meningkatkan hasil dengan menempatkan Pending Order Stop dan Limit dengan mudah. Pendekatan ini benar dan bermanfaat, tetapi hanya ketika mereka memahami apa yang mereka lakukan dan target tertentu.

Pada dasarnya, Limit Order hanya berguna ketika Anda telah melakukan analisis dan memperkirakan bahwa harga aset akan naik dulu sebelum turun (Sell Limit), atau turun dulu sebelum naik (Buy Limit). Sebaliknya, Stop Order hanya dimanfaatkan ketika Anda telah benar-benar yakin jika harga akan menguat lebih jauh setelah naik ke level tertentu (Buy Stop), atau turun lebih lanjut setelah turun menyentuh level tertentu (Sell Stop).

Memasang Pending Order

(Baca juga: 4 Kunci Sukses Memasang Pending Order)

Dengan demikian, Anda tidak hanya memperkirakan naik turun harga, tapi sebelumnya juga harus menargetkan level yang tepat sebagai titik pembalikan atau breakout harga.

 

Hitung Rasio Risk/Reward Anda

Ini adalah aturan penting bagi trader dan investor. RRR (Risk Reward Ratio) minimal harus 1:2. Jika kurang, Anda tidak akan dapat meningkatkan profitabilitas dalam jangka panjang. Apabila tidak menentukan rasio ini, maka Anda akan kesulitan mempertahankan tingkat keuntungan dalam jangka panjang.

Lalu bagaimana cara menerapkan rasio Risk/Reward 1:2? Mari kita lihat sebuah contoh. Seorang trader ingin membeli 1 Bitcoin seharga $7,000. Batas kerugian maksimal yang ditentukannya adalah $300 per posisi. Jika menggunakan rasio Risk/Reward 1:2, maka ia perlu menargetkan keuntungan sebesar $600.

Untuk mematok target-target tersebut, ia sebelumnya perlu melakukan perhitungan nilai per pips, lalu memanfaatkan fitur-fitur trading otomatis di platform seperti Stop Loss dan Take Profit.

 

2. Emosi Trading

Setelah kita memahami tentang manajemen risiko serta praktiknya, mari kita beralih ke pemahaman psikologi trading kripto. Para profesional tahu bahwa menggunakan emosi dalam berinvestasi adalah musuh terburuk yang mampu menghancurkan dana mereka dengan cepat. Inilah sebabnya, mereka selalu perlu mengendalikan diri dan berusaha meningkatkan disiplin.

Mengendalikan emosi trading kripto

(Baca juga: Cara Mengatasi Emosi Dalam Trading)

 

Hilangkan Keserakahan

Ada perbedaan besar antara trader dan penjudi; pertama, trader selalu bertumpu pada sistem trading, dan kedua, trader tidak dikuasai keserakahan. Dalam trading, keserakahan dapat memancing seorang trader untuk meningkatkan posisi trading tanpa dasar analisa yang jelas, menyimpang dari sistem, dan mengabaikan manajemen risiko.

Keserakahan akan muncul ketika Anda sudah terlalu percaya diri dengan kemampuan Anda. Artinya, dengan hasil profit yang cukup tinggi dalam beberapa waktu, Anda akan cukup yakin dengan akurasi analisa trading. Padahal, situasi tersebut tak akan selalu berlaku dalam dunia trading. Ingat, selalu ada faktor yang tak bisa diperhitungkan dalam analisa, sehingga risiko kerugian selalu ada. Jika Anda keburu bersikap sombong dan serakah, maka saat harga bergerak melawan posisi Anda, kerugian besar-lah yang akan didapatkan.

 

Kendalikan Rasa Takut

Emosi buruk lain yang dapat mempengaruhi hasil Anda secara negatif adalah rasa takut. Biasanya, emosi ini muncul setelah Anda mengalami kerugian beruntun. Berbeda dengan keserakahan, rasa takut tidak dapat menggerus dana Anda, tetapi sebaliknya dapat mencegah Anda untuk mendapatkan profit yang semestinya dapat dimanfaatkan.

Mengapa Anda harus mengendalikan rasa takut saat trading? Pertama, rasa takut akan menyulitkan Anda untuk mengambil keputusan yang masuk akal. Trader terkadang kehilangan peluang nyata untuk membuka posisi. Dalam kasus lain, kekhawatiran juga dapat melumpuhkan trader untuk membuat keputusan yang sebenarnya sangat profitable.

Tidak sampai disitu saja, ketakutan bisa mempengaruhi bahkan ketika posisi sudah terbuka. Apabila dipengaruhi oleh emosi trading ini, trader akan mencoba untuk menutup posisi secepat mungkin, meskipun sebenarnya harga masih berpotensi bergerak lebih lanjut dalam tren. Ini tentu saja akan menyebabkan trader untuk memperoleh keuntungan yang lebih sedikit dari seharusnya.

 

Bagaimana Cara Mengendalikan Emosi Dalam Trading?

Ada beberapa cara untuk melakukannya serta beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk meminimalisir pengaruh emosi terhadap trading kripto. Hal pertama adalah disiplin diri. Trader yang memiliki disiplin diri kuat selalu mengikuti rencana mereka di setiap posisi. Tentu saja hal ini cukup sulit untuk dilakukan, dan perlu waktu lama untuk mendapatkan disiplin diri yang cukup kuat.

Apa saja perangkat utama yang membantu trader untuk mengendalikan emosi trading mereka?

  1. Rencana trading. Di sini Anda dapat mencatat semua alat trading Anda termasuk indikator yang atau bahkan strategi Anda. Rencana trading juga dapat mencakup catatan Anda pada situasi tertentu.
  2. Sistem manajemen risiko. Anda harus menghitung semua risiko dan profit yang mungkin muncul dalam trading sebelum melakukan eksekusi, bukan sebaliknya.
  3. Tetap Bugar. Faktanya, trader yang kelelahan atau tidak fit secara mental akan memiliki lebih sedikit peluang untuk mengenali peluang yang menguntungkan di pasar aset manapun. Maka dari itu, cobalah untuk trading hanya ketika Anda dalam keadaan fresh, sehingga semua keputusan yang mungkin diambil menjadi lebih jelas. Trader yang kelelahan memiliki lebih sedikit peluang untuk berhasil karena mereka membuat lebih banyak kesalahan di semua tahap perdagangan, termasuk analisa, pencarian titik entry, perhitungan Stop Loss, bahkan hingga di jenjang evaluasi trading.

 

Tetap Sabar Saat Trading

Kesabaran adalah salah satu faktor kunci bagi trader kripto untuk berhasil. Anda harus bersabar bukan hanya ketika menunggu kesempatan untuk membuka posisi, tetapi juga setelah posisi Anda sudah floating.

Mengapa kesabaran penting? Misalkan Anda saat ini sedang memantau BTC/USD dan mencari posisi harga yang lebih baik untuk membuka order. Kebanyakan trader pemula akan bergegas memasuki pasar tanpa benar-benar melakukan analisa mendalam terhadap peluang pergerakan harga. Sementara itu, trader profesional akan bersabar menunggu harga untuk memenuhi kondisi strategi trading mereka, sebelum melakukan order.

Trader profesional sabar saat bertrading

(Baca juga: Teliti Sinyal Trading Sebelum Buka Posisi, Jangan Terjebak)

Apa saja kondisinya? Ada beberapa kondisi perdagangan yang selalu dipikirkan oleh para trader profesional, yaitu:

  • Pengujian di support atau resistance. Ini adalah sinyal bahwa harga akan bergerak ke arah yang berlawanan. Trader pemula kadang-kadang melakukan open posisi ketika harga dekat dengan level tersebut tanpa mengetahui apakah harga akan menembus area atau berbalik arah. Di sisi lain, trader profesional akan menunggu sampai ada konfirmasi bounce atau breakout dari support resistance.
  • Pola Candlestick. Para trader profesional selalu menunggu sampai candle tertutup untuk mendapatkan sinyal yang benar-benar valid dari suatu pola. Sebaliknya, trader baru terkadang sudah open posisi meskipun candlestick masih dalam proses pembentukan. Ini adalah kesalahan besar karena situasinya dapat berubah pada akhir periode pembentukan candlestick.
  • Kondisi Oversold atau Overbought. Ini bukan sinyal seperti yang dipikirkan banyak pemula. Ini hanya peringatan untuk mempersiapkan trading.

 

Akhir Kata: Trading Adalah Jangka Panjang

Mayoritas trader baru bermimpi tentang mendapatkan ratusan, jutaan, atau bahkan miliaran Dolar setiap harinya. Mereka berpikir bahwa satu tahun berinvestasi dapat mengubah hidup mereka selamanya. Namun, untuk menjadi trader yang sukses, mindset semacam ini harus diubah menjadi "berapa Risk dan Reward yang mungkin didapatkan dari setiap transaksi". Jika berhasil menerapkannya, niscaya Anda sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi trader kripto jangka panjang.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.


Irmansyah
Apakah bitcoin juga termasuk trading crypto gan?
Rizal Sf
Informasi mengenai trading bitcoin bisa Anda dapatkan di halaman kumpulan artikel Bitcoin kami berikut ini. Anda juga bisa mendapatkan informasi mengenai Cara Trading Bitcoin Dengan Modal Kecil sebagai referensi tambahan.
Septian Ady
Jadi pengen coba trading crypto.