3 Langkah Wajib Untuk Mencapai Tujuan Trading Forex

Menentukan tujuan trading forex yang tidak realistis bisa berbahaya bagi kesehatan akun. Seperti apa tujuan yang tepat dan bagaimana cara mencapainya?

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi pada nahkoda, jika ia berangkat berlayar tapi tidak memiliki tujuan yang jelas hendak kemana? Tentu kebingungan dan kekhawatiran yang akan menghantuinya selama perjalanan, bukan? Analogi ini juga berlaku apabila Anda memutuskan untuk bertrading, tetapi tak tahu tujuan trading forex seperti apa yang Anda inginkan.

Ungkapan ini disampaikan oleh Justin Bennet, seorang trader forex sekaligus pendiri website Daily Price Action. Pada awalnya, Justin adalah seorang trader saham selama 5 tahun, tapi kesuksesannya tak sebanyak yang diharapkan. Hingga pada tahun 2007, ia kemudian "banting stir" menjadi seorang trader forex sukses dan mendirikan website Daily Price Action pada 2014.

Cara meraih tujuan trading forex menurut Justin Bennet

Bagi Justin Bennet, tujuan trading forex bukan selalu "memperoleh keuntungan 500 pips sebulan" atau "melipatgandakan modal hingga ratusan persen dalam setahun". Sebaliknya, tujuan trading yang hendaknya dimiliki oleh semua trader forex adalah "tujuan yang tidak muluk-muluk", alias sederhana tapi berlangsung secara berkelanjutan. Karena jika tujuan trading melulu dan terus-terusan berbicara mengenai besarnya pips yang diperoleh, "that type of goal setting will get you in a heap of trouble", kata Bennet.

Jika selama ini tujuan trading Anda selalu berfokus pada perolehan pips yang tinggi, modal trading berlipat, atau bahkan cepat kaya, cobalah untuk me-reset keinginan-keinginan itu dengan tujuan yang lebih realistis. Untuk bisa mencapainya, berikut adalah 3 langkah yang wajib Anda lakukan:

 

1. Fokus Pada Proses, Bukan Pada Hasil Trading

Ada ungkapan bijak yang mengatakan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Ungkapan yang sama juga berlaku dalam trading, di mana Anda harus lebih memperhatikan prosesnya -seperti apa strategi trading yang dipakai, setup Money dan Risk Managementnya- daripada fokus pada hasil seperti apa yang diharapkan.

Biasanya, sikap terlalu fokus pada hasil akhir trading cenderung membawa beragam kerugian. Saking terlalu inginnya memperoleh profit yang besar, kebanyakan trader banyak membuka posisi trading alias overtrading. Padahal, sikap seperti inilah yang justru cepat mengantarkan Anda pada kerugian.

Sebaliknya, menikmati setiap proses selama trading dapat membantu Anda memperoleh profit yang konsisten. Hal ini karena Anda turut pula berproses; melakukan evaluasi, merancang setup trading yang sudah diperbaiki, menemukan berbagai cara menganalisa pasar, dan sebagainya.

berproses selama trading

Pada dasarnya, memang banyak trader yang lebih tergoda untuk memperhatikan besarnya profit, daripada bagaimana strategi trading terbaik yang akan diterapkan. Sehingga tak mengherankan, jika pada akhirnya banyak trader yang terperangkap dalam jebakan psikologis, karena lebih mengutamakan emosi demi pencapaian tujuan trading yang diidam-idamkan.

"Jika Anda telah benar-benar tertarik pada proses dan mengubah tujuan trading Anda dari 'mendapatkan keuntungan besar' ke 'menjadi seorang trader yang mumpuni', maka 'keuntungan' tersebut akan bisa terwujud sebagai hasil akhir. Sebaliknya, terlalu fokus pada hasil akhir akan menyebabkan kebiasaan trading yang salah dan pada akhirnya akan menghancurkan account Anda."

 

Lantas, Bagaimanakah Cara Agar Bisa Fokus Pada Proses Trading?

  • Tuliskan rutinitas harian dari bangun tidur hingga kembali tidur lagi. Jangan lupa untuk memperhatikan kondisi badan dengan istirahat cukup serta menerapkan gaya hidup sehat. Anda mungkin bertanya-tanya apa manfaatnya, tetapi memiliki tubuh yang bugar dan pikiran positif dapat menuntun Anda untuk bertrading secara sehat dan rasional. Pun, memperhatikan aktivitas Anda selama sehari penuh, dapat membantu mengatur waktu trading yang tepat dan ideal.
  • Tentukan bagaimana cara analisa kondisi harga di pasar forex, sehingga Anda bisa menentukan strategi trading seperti apa yang akan diterapkan. Cara analisa dalam forex pada umumnya ada dua, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Beberapa trader yang lebih condong ke penggunaan analisa teknikal daripada fundamental, biasa disebut sebagai trader teknikal. Sementara trader yang menganalisa harga dari faktor penggerak pasar disebut sebagai trader fundamental.

analisa teknikal vs analisa fundamental

(Baca Juga: Perbandingan Antara Analisa Teknikal Dan Fundamental)

  • Tak perlu terus-menerus standby di depan chart untuk menemukan peluang profit, karena menghabiskan waktu terlalu lama di depan chart justru dianggap sebuah kesalahan. Sebaiknya, gunakan timeframe Daily untuk mengamati pergerakan harga pasar secara lebih akurat. Dengan Daily Chart, Anda bisa trading dengan cara "Set And Forget". Anda tidak perlu memantau pergerakan harga tiap jam atau bahkan dari menit ke menit. Cukup "donasikan" 30 menit waktu Anda setiap harinya untuk menganalisa chart harian. Tentunya, penggunaan time frame Daily ini harus diimbangi dengan pemahaman strategi trading yang efektif pula.

 

2. Stay on the Defensive

Poin kedua ini menekankan pada pentingnya mempertahankan modal Anda selama bertrading. Memang memperoleh profit itu perlu, tetapi mempertahankan balance forex adalah kunci utama. Masih bingung? Perhatikan ilustrasi di bawah ini:

"Target profit Anda bulan ini adalah 5%. Namun sayangnya, hingga akhir bulan, besar profit yang berhasil Anda kumpulkan baru sebesar 3%. Jika sudah demikian, langkah seperti apa yang harus Anda ambil?"

Bagi Bennet, tak perlu khawatir akan besarnya target yang belum bisa tercapai, karena melindungi modal trading jauh lebih penting daripada sekedar bisa menghasilkan profit. Sebaliknya, jika Anda memaksakan trading demi memenuhi target profit bulanan, maka jangan berurai air mata jika nantinya justru dana trading habis tak bersisa.

Guna mencegah kegagalan target profit terulang lagi, cobalah untuk membatasi jumlah trading setiap bulan. Dalam menghasilkan profit, yang terpenting bukan seberapa banyak trading yang Anda lakukan, tetapi seberapa baik analisa dan strategi trading yang diaplikasikan. Bagi Justin, kualitas trading lebih penting daripada kuantitas bertrading (untuk mencapai target profit bulanan).

menjaga dana trading

Selain itu, menentukan batas toleransi risiko untuk acuan Risk Reward Ratio setiap bulannya adalah alternatif lain yang bisa Anda terapkan. Dengan berpegangan pada Risk Reward Ratio, Anda bisa memperkirakan berapa kerugian serta keuntungan yang bisa Anda terima. Tentunya, kedua kunci untuk mencapai target bulanan di atas diterapkan secara disiplin dan penuh konsistensi.

 

3. Lakukan Trading Secara Bertahap

Beberapa trader mungkin "ogah" untuk berlatih trading terlebih dahulu. Padahal, berlatih trading forex dalam akun demo sangat penting dan bermanfaat. Selain dapat mengetahui kondisi pergerakan harga secara real time, Anda juga bisa mencoba trading tanpa khawatir kehilangan modal. Cukup dengan mendaftar akun demo di broker forex, maka Anda akan menerima modal berupa dana virtual yang bisa digunakan selama berlatih trading.

Ketika sudah mahir dalam akun demo dan sudah yakin untuk beralih menjadi trader sungguhan, saat inilah Anda dapat memutuskan untuk terjun dalam akun trading riil. Namun, jangan langsung menggantungkan hidup Anda kepada trading ya, karena trading for living bukan hal yang main-main. Jika dilakukan secara "sembrono", bisa bahaya tuh...

Nikmati saja setiap tahap pencapaian trading Anda. Jika memang profit yang dihasilkan belum bisa konsisten, maka jangan secara lantang mendeklarasikan diri sebagai fulltime trader. Kalaupun Anda memutuskan diri menjadi seorang fulltime trader, pastikan bahwa tujuan trading Anda tidak berlandaskan pada suatu "keharusan" - saya harus profit $100 untuk bayar cicilan ini dan itu. Sebab, trading yang tujuannya sudah dituntut keharusan cenderung sulit tercapai dan menimbulkan beban mental bagi si trader.

berproses dalam trading

 

Hal Terpenting Dalam Mencapai Tujuan Trading Forex

Dalam menentukan tujuan trading forex, terutama bagi Anda yang masih pemula, cobalah men-setting tujuan yang tidak terlalu muluk-muluk, tetapi Anda yakin dan siap untuk memperolehnya. Untuk apa menargetkan tujuan trading yang "wow" tetapi seluruh aktivitas trading Anda banyak dikuasai oleh emosi. Sebaliknya, dengan berfokus pada proses, tidak melakukan overtrading hanya demi pencapaian target, serta bersabar dalam setiap tahapan trading adalah langkah ideal bagi trader pemula untuk mencapai tujuan trading forex. Namun, perlu diingat bahwa ada 2 hal yang perlu diperhatikan dengan baik: konsistensi dan disiplin. Selamat bertrading!

 

Tahukah Anda, ternyata tujuan trading forex tidak melulu soal uang. Dengan berlatih trading secara tekun dan tanpa putus asa, Anda juga bisa memperoleh manfaat lain yang tak kalah "istimewa" dari sekedar memperoleh uang. Kira-kira, apa sajakah itu? Temukan jawabannya di artikel berjudul 5 Manfaat Belajar Trading Forex Selain Uang.

Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang sudah mengenal dunia jurnalistik sejak SMP. Sempat aktif sebagai Editor dan Reporter di UKM Pers UWKS, kini bekerja sebagai salah satu Online Journalist di seputarforex.com.