Advertisement

iklan

Pola Head and Shoulders : Valid Untuk Semua Time Frame

Pola head and shoulders terjadi pada keadaan uptrend yang mengisyaratkan kemungkinan pembalikan arah trend.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Pola head and shoulders terjadi pada keadaan uptrend yang mengisyaratkan kemungkinan pembalikan arah trend (trend reversal). Untuk menemukan pola ini relatif tidak sulit, bisa terjadi dan valid pada semua time frame, oleh karenanya pola ini bisa digunakan untuk trading jangka pendek (day trading), menengah (swing trading) maupun jangka panjang. Dari pengamatan bisa ditentukan bagian kepala (head), lengan kiri (left shoulder) dan lengan kanan (right shoulder). Secara umum bentuk pola head and shoulders adalah seperti berikut:

                                              Pola Head and Shoulders : Valid Untuk Semua Time

Agar lebih mudah dalam mengamati dan menemukan pola ini maka perlu diketahui bahwa pergerakan harga membentuk gelombang yang sama dengan gelombang Elliot dimana trend yang kuat selalu diikuti dengan koreksi. Biasanya pembalikan arah trend terjadi bila harga gagal menembus neckline, dan semakin sudut neckline negatif atau miring kebawah maka probabilitas pembalikan arah trend akan semakin tinggi. Pola head and shoulders dan juga pola gelombang Elliot menunjukkan bahwa karakteristik permintaan dan penawaran pasar selalu mengikuti pola tertentu.

Dengan mengacu pada gambar diatas bisa dijelaskan:

Gelombang 1: seller mulai masuk ketika harga dinilai sudah terlalu tinggi (overvalued), tetapi tekanan jual tersebut tidak cukup kuat untuk menembus level support sebelumnya karena permintaan di pasar masih lebih kuat.
Gelombang 2: mereka yang menunggu untuk buy pada harga rendah segera masuk dan harga kembali naik (titik A, awal neckline). Harga terus bergerak naik hingga melewati level high sebelumnya (higher high).
Gelombang 3: pada level ini harga dianggap sudah terlalu tinggi dan mereka yang menunggu untuk sell pada harga tinggi segera masuk. Selain seller baru, mereka yang sebelumnya membeli pada harga rendah juga merealisasikan keuntungannya sehingga harga terkoreksi cukup tajam.
Gelombang 4: buyer baru yang menunggu harga turun hingga level support segera masuk sehingga harga kembali naik (titik B), namun karena jumlahnya tidak terlalu banyak maka tidak mampu menembus level high sebelumnya dan harga kembali jatuh.
Gelombang 5: seller baru kembali masuk hingga harga menembus level support sebelumnya, yang juga menembus neckline.
Gelombang 6: buyer kembali masuk karena harga dinilai sudah terlalu rendah (undervalued) tetapi sekali lagi masih belum bisa menembus level resistance sebelumnya, menunjukkan permintaan yang makin lemah.
Gelombang 7: penawaran di pasar yang sangat kuat membuat harga gagal menembus neckline (titik C) dan jatuh dengan tajam.

Langkah-Langkah Trading Dengan Pola Head And Shoulders

Pola Head and Shoulders : Valid Untuk Semua Time

  1. Setelah menemukan head, left shoulder dan right shoulder,  maka tariklah neckline dengan menghubungkan titik support left shoulder dan right shoulder.
  2. Entry sell setelah harga menembus neckline (sebagai support) dengan stop loss pada level right shoulder (sell-1)
  3. Entry sell setelah harga gagal menembus neckline (sebagai resistance) dengan stop loss beberapa pip diatas neckline (sell-2).


Menentukan Level Take Profit (TP)

Pola Head and Shoulders : Valid Untuk Semua Time

Level take profit bisa ditentukan sebesar jarak antara level head hingga neckline (garis x pada gambar atas). Probabilitas keberhasilannya cukup tinggi terutama jika sudut neckline-nya negatif atau miring ke bawah seperti pada gambar diatas.

Simak juga artikel mengenai pola-pola harga dalam forex lainnya, seperti Trading Dengan Pola Segitiga dan Pola Pennant Bearish Dan Bullish

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Juno
pola-pola grafik kayak gini (head and shoulder), bendera, gergaji.. kan triky banget master. susah buat belajarnya. kira-kira ada indikator bantuan gak ya? buat ngenalin bentuk pola tersebut?
Martin S
@ Juno:
Untuk indikator yang khusus mengenali pola chart sy belum pernah tahu, tetapi ada software yang namanya autochartist yang bisa menampilkan pola chart, Fibonacci dan level-level support dan resistance yang penting. Software autochartist ini bisa diinstall di Metatrader dan secara otomatis melakukan scanning pada chart trading Anda. Sekarang sudah banyak broker forex yang bekerja-sama dengan autochartist dan Anda bisa menggunakannya jika trading pada broker tersebut.
Shahri
inisih namanya menggabungkan analisa pola chart dgn elliot wave. kalo saya malah tambah bingung lihat pola head shoulder dgn gelombang elliot. mustinya ini bisa membantu utk lebih mengenali head shoulder, tapi karna saya kurang paham elliot wave jadi tambah bingung. heheh. tapi apa benar head shoulder ini cukup sering terjadi di chart?
Martin S
@ Shahri:
Agar bisa menganalisa dengan gelombang Elliot Anda mesti sering mengamati chart. Mengenai gelombang Elliot Anda bisa baca di: Mengenal Teori Gelombang Elliot
. Pola head and shoulders memang hampir sama dengan pola gelombang Elliot, dan cukup sering terjadi, bisa terjadi pada semua time frame. Untuk mengenali pola head n shoulders ini memang harus hafal bentuk polanya yang seperti gambar mahkota. Mengenai pola head n shoulders ini Anda bisa baca di: Pola Chart Yang Umum Dalam Pasar Forex (2)
Fiola Arum
Pola-pola chart emang perlu pengalaman jika ingin mudah ditemukan. Pertama memang susah untuk membaca pola itu terbentuk. Practice Makes Perfect..gitu kata orang bule.

Dengan banyak berlatih maka kemungkinan anda malah bisa menemukan kelemahan atau sinyal palsu dari pola head and shoulder ini. Sinyal hanya sebatas alat bantu, untuk eksekusi buy atau sell lebih condong pada pengalaman yang menentukan.
David
Ngapain pusing-pusing bikin teori sendiri? Ikuti aja petunjuk-petunjuk di dunia maya. ambil rata-rata nya aja. Jika emang sinyal-sinyal tersebut mengisyaratkan open sell...ngapain kurang kerjaan open buy?
Heri S
Gitu juga boleh..gan. Tapi bagaimanapun juga keyakinan diri sendiri itu yang lebih penting. Nah..keyakinan diri itu didapat dari latihan dan mencari pengalaman hari-kehari melihat sinyal yang muncul tersebut. Jika kelakuannnya ternyata berlawanan dengan teori atau pengalaman para master di dunia trading sana, ngapain juga maksain ngikut? Kenyataan yang muncul sekaranglah yang kita pakai untuk mendulang profit.